Sabtu, September 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News Nasional

Mengupas Peta Kekuatan Trio Srikandi Guru Besar Bakal Calon Rektor UIN Maliki Malang 2025–2029

redaksi swanewsbyredaksi swanews
25/04/2025
in Nasional, News, Pendidikan
0
0
SHARES
105
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News –Ada Trio Srikandi Guru besar dari 12 nama yang secara resmi mendaftarkan diri menjadi bakal calon rektor UIN Maliki Malang periode 2025-2029.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Profil Fahd A Rafiq

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

19/09/2026
Profil Gus Arif

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

18/09/2026
Load More
Srikandi Guru Besar

Proses pendaftaran sudah berakhir, Rabu (23/4). Ketiga sosok perempuan yang akan ikut meramaikan proses kontestasi dari 12 nama guru besar pendaftar tersebut. Antara lain, Prof. Umi Sumbulah, Prof. Ilfi Nurdiana, serta Prof. Sri Harini. Selanjutnya, akan mengikuti proses yang dilakukan panitia penjaringan.

Kalau dilihat dari struktur agenda panitia, setelah proses pendaftaran yang sudah berlangsung 21–23 April 2025, maka berikutnya pada tanggal 24–28 April 2025 akan dilanjutkan Verifikasi Persyaratan Administrasi berbasis dokumen. Kemudian secara berurutan, pada 29 April 2025 Penetapan dan Pengumuman Bakal Calon yang Memenuhi Persyaratan Administrasi.

Selanjutnya, tanggal 30 April 2025, Penyerahan Hasil Penjaringan Bakal Calon Rektor oleh Panitia Penjaringan kepada Rektor. Tanggal 02–23 Mei 2025 Penyerahan hasil penjaringan bakal calon rektor oleh Rektor kepada Senat. Tanggal 23 Mei 2025, Rapat Pertimbangan Kualitatif oleh Senat. Tanggal 26–27 Mei 2025 Penyerahan Hasil Pertimbangan Kualitatif oleh Ketua Senat kepada Rektor. Tanggal 26–27 Mei 2025 Penyerahan Hasil Pertimbangan Kualitatif oleh Rektor kepada Menteri Agama.

Baca juga: Menghadapi Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, KAHMI Merekomendasi 4 Kader Guru Besar Menjadi Kandidat

Srikandi Guru besar

Tiga nama srikandi itu tidak asing bagi kalangan mahasiswa, karyawan, dan dosen, karena ketiganya merupakan sosok yang saat ini masih mengemban jabatan di kampus hijau ini.

Misal, sosok Prof. Umi Sumbulah saat ini menjabat Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, kemudian Prof. Ilfi Nurdiana masih menjabat Wakil Rektor 2 Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan, sedangkan Prof. Sri Harini saat ini merupakan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.

Menurut analisis Swa News ketika membedah profil ketiganya, berdasarkan berbagai sajian media informasi, nampak masing-masing memiliki kualifikasi yang memadai serta kompetensi akademik dan kepemimpinan yang setara.

Swa News juga memetakan relasi ketiganya terkait dengan kesempatan untuk bisa memenangkan kontestasi yang akan berlangsung, dan rupanya ketiganya memiliki peluang yang sama.

Kemungkinan plus-minusnya, sosok Prof. Umi Sumbulah memiliki sentimen positif soal isu gender serta jejaring birokrasi yang ada saat ini. Sisi negatifnya, ada problem personal yang berdampak komunal yang bisa memengaruhi psikologis akibat gesekan politik masa lalu yang relatif serius.

Untuk Prof. Ilfi Nurdiana, sebenarnya sosok ini memiliki jejaring politik yang lebih luas dibanding dua bakal calon srikandi lainnya, karena yang bersangkutan selain memiliki hubungan kultural dengan sumber daya pesantren nahdliyin jejaring birokrasi, dan juga memiliki hubungan patronase dengan elit partai politik. Meski demikian, Prof. Ilfi dinilai memiliki resistensi politik yang sangat kuat karena diasosiasikan dengan salah satu faksi elit politik yang hingga kini masih mengalami konflik dalam internal organisasi keagamaan.

Begitu pula dengan Prof. Sri Harini, secara personal juga punya kelebihan komunikasi dalam membangun jejaring dengan simpul akar kultural nahdliyin. Bahkan, Prof. Harini dinilai memiliki kelebihan membaca arah pragmatisme politik secara baik. Karena kemampuan membaca arah angin politik tersebut, hingga kini Sri Harini selalu mendapat keuntungan politik berupa bonus jabatan. Problemnya, jika dibandingkan dengan dua sosok srikandi lainnya saat ini, Harini memiliki keterbatasan relasi dengan elit sosial, politik, dan birokrasi. Tapi, jika Harini mampu berkolaborasi, mengompilasi, dan mengkapitalisasi dengan pilar lain, maka dirinya akan mampu bergerak maksimal dan kemungkinan berhasil.

Srikandi Guru besar

Permasalahannya, eksistensi politik trio srikandi yang bertarung sekarang tidak berdiri sendiri. Secara eksplisit mereka akan berkontestasi dengan ragam kandidat lain. Belum lagi, persaingan kali ini bukan hanya memainkan subordinat politik praksis semata, tetapi juga akan berkorelasi dengan kepentingan ideologi rezim yang sedang berkuasa.

Menurut analisis Swa News, kemungkinan besar pertautan politik pemilihan rektor saat ini secara simetris akan terhubung dengan orientasi ideologi kekuasaan rezim yang berkuasa yang sekarang bergeser ke arah ‘kanan’. Banyak sekali simbol politik rezim saat ini yang memang sangat nampak bermesraan dengan kelompok Islam kanan. Kondisi ini berbeda dengan era rezim Jokowi yang sangat memanjakan kelompok Islam kiri. Hampir ada kesamaan orientasi ideologi rezim Prabowo dengan rezim Orde Baru dalam membangun pola relasi politik dengan basis ideologi Islam.

Belum lagi, eksperimentasi politik trio srikandi yang ada kali ini juga akan berhadapan dengan agresivitas poros politik KAHMI, yang telah menformalisasi bakal calonnya melalui proses konvensi. Jika dibaca, strategi KAHMI ini bukan lagi soal formalisme, melainkan juga upaya substantif untuk menggugah kesadaran kolektif. Sehingga, poros politik KAHMI ini bisa dimaknai menyambung reorientasi politik kekuasaan yang sedang memperkuat basis dukungan politik Islam kanan.

Intinya, trio srikandi akan tetap memiliki akses yang luas untuk meraih kemenangan. Karena pada akhirnya, kemenangan bukan karena faktor hegemoni gender, melainkan juga ada relasi yang kompleks yang membutuhkan perumusan yang bijak yang mampu menafsirkan secara pragmatik dan sistemik dengan situasi politik yang ada saat ini. (Hdy)

Srikandi Guru besar

Tags: Guru besar UINPemilihan rektorSrikandi Guru besarTrio SrikandiUIN Malang
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Profil Fahd A Rafiq
News

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

byImam Hanifah
19/09/2026
Profil Gus Arif
News

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

byImam Hanifah
18/09/2026
Mahasiswi Malang
Hukum

Mahasiswi Malang Jadi Korban Pelecehan, Polisi Buru Pelaku Berhelm Merah Lewat Rekaman CCTV

byArdian FRand1 others
18/09/2026
Batu Street food Festival
Ekonomi

Batu Street Food Festival Didorong Jadi Ekosistem Gastronomi Kota Batu

byMukhamad Munif
17/09/2026
Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan
Gaya hidup

Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa
Gaya hidup

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Next Post
Ratusan Siswa Keracunan Makanan MBG, ICW Desak Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan

Ratusan Siswa Keracunan Makanan MBG, ICW Desak Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026

EDITOR'S PICK

Sony Sonjaya Ajukan Jadi Justice Collaborator, Disinyalir Ada Tokoh Besar di Balik Permainan MBG? 

Sony Sonjaya Ajukan Jadi Justice Collaborator, Disinyalir Ada Tokoh Besar di Balik Permainan MBG? 

07/06/2026
Pesawat Jeju Air Alami Kecelakaan Tragis di Bandara Muan: 176 Korban Tewas

Pesawat Jeju Air Alami Kecelakaan Tragis di Bandara Muan: 176 Korban Tewas

29/12/2024
JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

24/01/2025
Catatan Dibalik Syahwat Revisi UU TNI

Kritik Bukan Gonggongan: Kritik Merupakan Nyawa Demokrasi, Bukan Kebisingan yang Harus Dibenci

24/03/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan