Kamis, Agustus 27, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Konyol Pidato Gibran! Netizen: Sekolah Lagi Sana

redaksi swanewsbyredaksi swanews
17/12/2024
in News, Politik
1
0
SHARES
103
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta,Swa News- Pidato Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara Konferensi Besar Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta, 13 Desember 2024, menjadi sorotan tajam di media sosial.

Penggunaan frasa “para-para” oleh Gibran dalam sambutannya menuai kritik pedas, baik dari ahli bahasa maupun masyarakat umum.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Menteri Agama Nasaruddin Umar

Breaking News! Menjelang Muktamar NU, Menteri Agama Nasaruddin Umar Dikabarkan Mengundurkan Diri

26/08/2026
RSUD Eka Candrarini & Dinkes Surabaya Bantah Temuan Limbah Medis di Parit Juanda Bukan Milik Rumah Sakit Daerah

RSUD Eka Candrarini & Dinkes Surabaya Bantah Temuan Limbah Medis di Parit Juanda Bukan Milik Rumah Sakit Daerah

26/08/2026
Load More

Dalam pidatonya, Gibran beberapa kali menggunakan frasa seperti “para-para kiai” dan “para-para ibu nyai,” yang seharusnya cukup disebut “para kiai” atau “para ibu nyai.”

Kesalahan ini dianggap tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, di mana kata “para” sudah berfungsi sebagai penanda jamak sehingga tidak perlu diulang.

Reaksi Netizen: “Sekolah Lagi!”

Netizen pun ramai-ramai mengomentari kesalahan tersebut di berbagai platform media sosial. Salah satu komentar yang viral menyebut, “Sekolah lagi yang benar, jangan cuma cosplay jadi Wakil Presiden!” Komentar ini merujuk pada dugaan bahwa Gibran kurang memahami tata bahasa Indonesia yang seharusnya menjadi kemampuan dasar, apalagi bagi pejabat negara sekelas Wakil Presiden.

Beberapa netizen lainnya menyindir bahwa kesalahan ini memalukan, mengingat pidato resmi di depan publik mencerminkan wibawa dan profesionalisme seorang pemimpin.

“Masalah kecil, tapi fatal. Kalau bicara saja nggak sesuai kaidah, gimana bikin kebijakan?” tulis pengguna lain di Twitter.

Baca juga: Akhirnya Keluarga Jokowi Dipecat PDIP, Ini 3 Alasannya !

 

Kesalahan ini juga memancing tanggapan dari para ahli bahasa. Mereka menilai bahwa penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah mencerminkan kurangnya perhatian terhadap tata bahasa, atau bahkan persiapan yang kurang matang sebelum memberikan pidato.

“Sebagai pejabat publik, Wakil Presiden seharusnya menjadi contoh dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Ini bukan sekadar soal tata bahasa, tapi soal wibawa negara,” ujar seorang ahli bahasa dari Universitas Indonesia yang enggan disebut namanya.

Ahli bahasa juga menyarankan agar Gibran lebih berhati-hati dan meningkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi. “Pidato resmi bukan hanya soal menyampaikan isi, tapi juga menjaga kredibilitas dan menghormati audiens,” tambahnya.

Gibran saat pidato

Pembelaan dan Sikap Gibran

Meski dihujani kritik, beberapa pendukung Gibran membela kesalahan tersebut sebagai hal yang manusiawi. “Semua orang bisa salah. Tidak perlu membesar-besarkan ini,” ujar salah satu pendukungnya di media sosial.

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Gibran atau pihak Istana terkait insiden ini. Banyak pihak berharap Gibran dapat mengambil pelajaran dari kesalahan tersebut dan memperbaiki diri di masa mendatang.

Baca juga: Bocoran Pertemuan Mochtar Riady dan Jokowi, Ini 3 Isinya!

Penguasaan bahasa Indonesia yang baik menjadi salah satu indikator penting dalam komunikasi pejabat publik. Sebagai bahasa resmi negara, penggunaan bahasa Indonesia yang tepat dalam pidato dan komunikasi resmi mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjunjung kebudayaan nasional.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pemimpin harus menunjukkan profesionalisme tidak hanya dalam tindakan, tetapi juga dalam kata-kata.

Bagi masyarakat, insiden ini adalah refleksi dari pentingnya pendidikan dan penguasaan dasar yang harus dimiliki oleh pemimpin bangsa.

Apakah kesalahan ini hanya akan menjadi lelucon semata, atau justru titik balik bagi Gibran untuk lebih berhati-hati di masa mendatang?

Tags: Gibran
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Menteri Agama Nasaruddin Umar
News

Breaking News! Menjelang Muktamar NU, Menteri Agama Nasaruddin Umar Dikabarkan Mengundurkan Diri

byImam Hanifah
26/08/2026
RSUD Eka Candrarini & Dinkes Surabaya Bantah Temuan Limbah Medis di Parit Juanda Bukan Milik Rumah Sakit Daerah
Gaya hidup

RSUD Eka Candrarini & Dinkes Surabaya Bantah Temuan Limbah Medis di Parit Juanda Bukan Milik Rumah Sakit Daerah

byMukhamad Munifand1 others
26/08/2026
Gaya hidup

Limbah Medis B3 di Parit Tol djuanda Diduga Milik RSUD Surabaya

byMukhamad Munifand1 others
26/08/2026
Legislatif dan Eksekutif Banyuwangi
News

Suwito Tegas Terkait Tudingan ‘Kongkalikong’ Legislatif dan Eksekutif Banyuwangi

byImam Hanifah
26/08/2026
Ketua Fraksi Gerindra
News

Terkait Desakan Ketua Fraksi Gerindra, Kepala BPKAD Pastikan Anggaran Tersedia, Tinggal Tunggu Proses Pengadaan

byImam Hanifah
25/08/2026
Polda Metro Angkat Suara Pemblokiran Rekening Bank Mandiri Botok, Organisasi Masyarakat Sipil Sebut Tak Ada Landasan Hukum
Ekonomi

Polda Metro Angkat Suara Pemblokiran Rekening Bank Mandiri Botok, Organisasi Masyarakat Sipil Sebut Tak Ada Landasan Hukum

byMukhamad Munifand1 others
25/08/2026
Next Post
Lulus Cumlaude! Andik Rony Irawan Dalam Ujian Doktoral UIN Maliki Malang

Lulus Cumlaude! Andik Rony Irawan Dalam Ujian Doktoral UIN Maliki Malang

Comments 1

  1. Ping-balik: Pelantikan PB PMII 2024-2027: Era Baru Menuju Indonesia Lebih Maju - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Jadwal bus Surabaya Mojokerto

Info Terbaru! Jadwal Bus Surabaya Mojokerto 2026: Jadwal dan Harga Tiket

15/03/2026
Toko Oen Kayutangan: Titik Temu Kuliner Tempo Doloe Tionghoa-Hindia Belanda di Malang

Toko Oen Kayutangan: Titik Temu Kuliner Tempo Doloe Tionghoa-Hindia Belanda di Malang

24/02/2026
Kinerja PT BPR Artha Kanjuruhan Dapat Apresiasi Sekda Malang, Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

Kinerja PT BPR Artha Kanjuruhan Dapat Apresiasi Sekda Malang, Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah

12/06/2026
Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

06/12/2024
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan