Minggu, Februari 15, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Ahmad Musawir by Ahmad Musawir
06/12/2024
in Kolom, Opini, Sastra
1
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Oleh: Ahmad Mussawir

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

13/02/2026
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

30/01/2026
Load More

Rabu malam (20/11/24), saya menyempatkan diri menghadiri acara Srehbungareh-Midway di IQ Coffee tentang fomo. Sebuah ruang diskusi yang hangat, di mana berbagai kalangan—mahasiswa, pedagang, driver ojol, guru, pekerja sosial, hingga pegiat literasi—berkumpul untuk berdiskusi dan mengobrol santai.

Tema yang diangkat kali ini cukup menarik: “Does Every One FOMO?”

FOMO, singkatan dari Fear of Missing Out, adalah fenomena yang cukup akrab di telinga generasi muda. Rasa cemas dan khawatir akan ketinggalan tren, baik itu dalam hal gaya hidup, teknologi, atau media sosial, seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Fenomena FOMO, menurut salah satu peserta diskusi, erat kaitannya dengan fenomena dromologi, sebuah kondisi di mana kita hidup dalam ritme yang semakin cepat dan serba instan.

FOMO seakan menjadi “epidemik” di kalangan generasi milenial dan Gen Z. Pertumbuhan pesat media sosial dan internet telah menciptakan lingkungan di mana setiap orang seolah-olah hidup dalam sorotan. Pembaruan status, foto-foto liburan, dan pencapaian pribadi terus bermunculan di beranda, menciptakan perasaan seolah-olah kita selalu ketinggalan sesuatu.

Baca juga: Demam Akik, Batu Sisifus dan Politik

 

Generasi milenial dan Gen Z tumbuh di era di mana konektivitas menjadi hal yang sangat penting. Mereka terbiasa mendapatkan informasi secara instan dan terus-menerus terhubung dengan orang lain. Hal ini membuat mereka rentan mengalami FOMO, karena mereka terus-menerus membandingkan hidup mereka dengan kehidupan orang lain yang terlihat sempurna di media sosial.

 

Srehbungareh-Midway: Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Srehbungareh-Midway

Di samping itu, generasi milenial dan Gen Z sering juga disebut sebagai “digital native”. Mereka lahir dan tumbuh di era digital, di mana teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kedekatan mereka dengan teknologi ini membuat mereka sangat rentan terhadap FOMO.

Sebagai digital native, generasi muda memiliki akses yang mudah dan hampir tanpa batas terhadap informasi. Mereka terbiasa dengan kecepatan dan instant gratification yang ditawarkan oleh dunia digital. Namun, di sisi lain, hal ini juga membuat mereka merasa tertekan untuk selalu “up-to-date” dan tidak ingin ketinggalan tren terbaru.

Sementara itu, FOMO dan asketisme tasawuf merupakan dua konsep yang sangat bertolak belakang. Jika FOMO mendorong kita untuk terus-menerus mengejar kepuasan duniawi, asketisme mengajarkan kita untuk melepaskan diri dari belenggu duniawi dan fokus pada pengembangan spiritual. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip asketisme, kita dapat mengatasi FOMO dan menemukan kebahagiaan sejati.

Di tengah obrolan tentang FOMO dan Tasawuf, saya tak bisa lepas dari pandangan pada dinding-dinding IQ Coffee. Lukisan-lukisan estetik bertema tasawuf, perlawanan kelas, dan budaya urban seakan menjadi kontras sekaligus menarik dengan tema diskusi tersebut. Tasawuf, yang mengajarkan tentang penyucian jiwa dan pendekatan diri kepada Tuhan, seolah menjadi semacam obat penawar bagi hiruk pikuk dunia yang penuh dengan FOMO.

Diskusi malam itu mengingatkan saya bahwa di tengah arus informasi yang begitu deras, kita perlu berhenti sejenak untuk merenung. Apakah segala sesuatu yang sedang kita kejar itu memang penting? Apakah kita sudah hidup seutuhnya? Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, namun jawabannya tidak selalu mudah.

Srehbungareh-Midway bukan hanya sekadar ajang diskusi, tetapi juga sebuah ruang untuk saling berbagi dan belajar. Di sini, kita diingatkan bahwa kebahagiaan tidak selalu terletak pada hal-hal materi atau pengakuan sosial. Kadang, kebahagiaan yang sesungguhnya bisa kita temukan dalam hal-hal sederhana, seperti pertemanan, keluarga, dan kegiatan yang kita sukai.

Srehbungareh-Midway

Ahmad Mussawir

Pegiat sastra, kolumnis Swa News

 

Ahmad Musawir

Ahmad Musawir

Pegiat Pojok Peradaban Institute Malang.

Related Posts

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan
Opini

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

by Haidar Bagir
13/02/2026
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan
Kolom

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

by Qosdus Sabil
30/01/2026
Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah
Kolom

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

by Qosdus Sabil
28/01/2026
Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!
Kolom

Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

by Hably Hasan
08/01/2026
Tumpang Pitu
EKONOMI

CSR Tumpang Pitu Wewenang Korporasi, Bukan Bupati!

by Hably Hasan
29/12/2025
Tumpang Pitu
Kolom

Jejak Sentralisasi Dinamika Tata Kelola Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

by Hably Hasan
18/12/2025
Next Post
Gus Miftah Tidak Diakui Keturunan Kyai Muhammad Besari. Lantas Siapa?

Gus Miftah Tidak Diakui Keturunan Kyai Muhammad Besari. Lantas Siapa?

Comments 1

  1. Ping-balik: Demam Akik, Batu Sisifus dan Politik - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

    Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komunitas Saung Alas Muara Gembong Berkolaborasi dengan UI Memulihkan Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan