Minggu, Mei 24, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

redaksi swanews by redaksi swanews
08/04/2026
in Kolom
0
0
SHARES
114
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

Oleh : Feri Jatmiko

 

Aku mendengar gemuruh angin

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

03/05/2026
Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah

Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah

22/04/2026
Load More

Menggertak pucuk-pucuk pohon

Seperti tangan tak terlihat meninju nasib tanahku

Langit menghitam di atas sana

Sementara mata para pemangku

Laksana lampu pelabuhan yang padam

Tak pernah melihat buntilan harapan dan juga doa

ADI PODEI

Aku menyaksikan kegelisahan itu

Nasib saudara tua yang perlahan dibuang

Sementara adiknya berdiri gagah dengan pelabuhan yang ramai

Kapal-kapal datang seperti doa yang selalu dikabulkan

Aku dengar suara lirih di antara hujan dan angin yang singgah dalam pohon kesambi

 

Wahai Adi Rasa, bukan iri yang mengetuk dadaku

Namun engkau tahu, Eyang kita bersemayam di jalan robek ini

Ramanda kita terbaring di pulau ini

Di sinilah darah pertama kita jatuh tertumpah sebelum angin menerbangkan  jarak pada laut yang berbeda

ICT Watch Menyoroti Pelaksanaan Pembatasan Akses Digital Anak di Bawah Usia 16 Tahun

Hujan-hujan turun lagi

Desir angin dan ombak merobek lautan menyipta krikil jalan terjal

Dari seberang ombak jawaban itu datang perlahan

 

Kakandaku, Adi Podei…

Hidup tak selalu berlayar dengan puja dan puji

Hari ini bukan masa lalu

Anak cucu kita perlu perlu belajar merias diri

Ombak zaman telah berubah arah

Kita harus belajar berenang di dalamnya

 

Adi Podei menunduk lama

Debur laut terdengar berat seperti napas kapal yang menua

 

Aku telah lama menengadah, Dinda . .

Langkahku tak lagi panjang

Nafasku tersengal mengejar waktu yang berlari

 

Aku tak pasrah pada nasib

Tetapi anak-anakku kini lebih gemar berdendang dengan senyum di atas perutnya sendiri

Mereka menari di tepian mimpi tanpa menyadari bahwa ombak perlahan menusuk tanah di bawah kaki

 

Dinda, dalam angin senja yang turun ini

Aku berdiri dengan syukur, dan sedikit iri

 

Puasa kita sama, Dinda

Sama-sama sehari menahan lapar

Namun ketika malam membuka pintu

Hidanganmu berderet di meja dermaga

Sementara aku hanya menerima satu dua remah yang hanyut dari kapal yang singgah

 

Angin diam sejenak

Adi Rasa menjawab perlahan

 

Wahai Kakanda Adi Podei, bangunlah . . .

Kita tidak hidup dalam ruang kenangan

Tinggalkan santapan yang membuatmu terlelap dalam kantuk yang panjang

Tak seharusnya kita berbeda dalam segala hal

 

Tapi bila itu terjadi kita harus menyadari

Perbedaan bukan selalu datang dari laut yang tak kita ketahui

Perbedaan lahir dari tangan kita sendiri yang enggan mendayung

Padahal Tuhan telah memberikan sampan

Diatasnya telah dihadirkan bintang dan bulan sebagai kompas

 

Tapi kita selalu rebah oleh angin yang menjadi selimut

Kita lebih asyik tidur mendengkur kemudian bangun, sujud, dan bersyukur

Gayam,  2026


Feri Jatmiko

Sastrawan

Tags: PuisiPulau Sapudi
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas
Pendidikan

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

by redaksi swanews
03/05/2026
Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah
Kolom

Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah

by redaksi swanews
22/04/2026
Bubarkan KPK!
Opini

Bubarkan KPK!

by Mat Ray
24/03/2026
Nuzulul Iqra
Agama

Nuzulul Iqra

by Mat Ray
07/03/2026
Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan
Opini

Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan

by Nu'man Suhadi
03/03/2026
Masa Depan Kejahatan Luar Biasa, Dari Extra ke Ordinary?
Hukum

Masa Depan Kejahatan Luar Biasa, Dari Extra ke Ordinary?

by Muhammad Busyrol Fuad
01/03/2026
Next Post
Tokoh NU Banyuwangi Nilai Para Kandidat Akan Mampu Bawa PKB Banyuwangi Lebih Baik

Tokoh NU Banyuwangi Nilai Para Kandidat Akan Mampu Bawa PKB Banyuwangi Lebih Baik

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026

EDITOR'S PICK

Dewa 19 Akan Guncang Lamongan di Konser “Suara Semesta”, Ini Harga Tiketnya!

Dewa 19 Akan Guncang Lamongan di Konser “Suara Semesta”, Ini Harga Tiketnya!

18/12/2024
Terbaru! KPK Mengurai Peran Jaringan Yaqut Dalam Dugaan Korupsi Penambahan Kuota Haji 2023–2024

Terbaru! KPK Mengurai Peran Jaringan Yaqut Dalam Dugaan Korupsi Penambahan Kuota Haji 2023–2024

05/12/2025
Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

08/04/2026
Embong Arab

Embong Arab Jadi Jujugan Warga Malang Berburu Kurma: Omzet Pedagang Naik 100 Persen di Bulan Ramadan

18/02/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan