Minggu, Juni 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

Qosdus Sabil by Qosdus Sabil
28/01/2026
in Kolom, Opini
0
0
SHARES
130
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

(Bagian 1)
Oleh: Qosdus Sabil

 

Ekologi politik memandang persoalan lingkungan bukan sebagai masalah teknis atau moral semata, melainkan sebagai hasil dari relasi kuasa yang bekerja dalam konteks ekonomi dan politik tertentu. Bahkan, ihwal kerusakan lingkungan selalu terkait dengan distribusi kekuasaan yang tidak seimbang antara aktor negara, korporasi, dan masyarakat lokal (Bryant dan Bailey, 1997).

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Refleksi Hari Lahir Pancasila

Refleksi Hari Lahir Pancasila

01/06/2026
Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

03/05/2026
Load More

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan

Isu pertambangan di Indonesia saat ini juga sedang menghadapi situasi politicized environment: problem lingkungan menjadi arena konflik kepentingan. Sementara itu, hadirnya narasi pembangunan, pertumbuhan ekonomi, dan nasionalisme sumber daya hanya digunakan untuk menutupi ketimpangan ekologis dan sosial (Robbins, 2012).

Maka, dalam konteks problem tambang, sikap Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modernis dengan legitimasi moral yang kuat patut dikaji secara kritis. Meski Muhammadiyah secara normatif selalu menempatkan diri sebagai pembela keadilan sosial, kemaslahatan, dan keberlanjutan, namun jika dilihat dari perspektif ekologi politik kekinian, sikap normatif tersebut belum menjelma menjadi kritik terhadap struktur kekuasaan yang menopang ekstraktivisme.

Baca juga :Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

Pada bagian lain, Bryant dan Bailey telah mengingatkan soal institutional accommodation, yakni adanya kecenderungan struktur sosial untuk menyesuaikan diri dengan pengaruh kuasa besar yang hegemonik demi menjaga harmonisasi organisasi. Pengingat tersebut seakan hampir selaras dengan sikap akomodatif Muhammadiyah dalam masalah tambang yang cenderung netral, tanpa ada kritik yang memadai dan mampu menjadi penanda sikap kritis.

Belum lagi, dalam banyak kasus tambang, manfaat ekonomi hanya terpusat pada lingkaran elit kekuasaan, sementara biaya kerusakan ekologis dan sosial ditanggung masyarakat lokal. Hal ini pula yang digambarkan Martinez-Alier (2002) terkait problem ecological distribution conflicts, yakni konflik yang muncul akibat distribusi biaya dan manfaat ekologis yang tidak adil. Ia kemudian menawarkan urgensi environmentalism of the poor, sebuah perspektif lingkungan yang lahir dari pengalaman konkret kelompok terdampak.

Permasalahannya, jika Muhammadiyah juga tidak secara tegas memihak pada suara yang terdampak langsung, maka meminjam istilah Robbins (2012), organisasi tersebut telah terjebak dalam irama apolitical ecology: hilangnya kritik struktural terhadap kekuasaan atas kebijakan lingkungan yang destruktif.

Di sinilah relevansi pemikiran Kuntowijoyo yang menggagas ilmu sosial profetik, yang memandu pemahaman realitas secara holistik melalui perspektif sejarah dan struktural, bukan sekadar normatif semata. Pendekatan tersebut mengharuskan adanya sikap intervensi struktural untuk tetap melakukan kritik guna meminimalisir kebijakan yang tidak berkeadilan.

Ujungnya, isu tambang menjadi batu uji tajdid Muhammadiyah di era krisis lingkungan. Tuntutan dakwah berkemajuan tidak sekadar berkutat pada masalah norma dan stabilitas institusional semata. Karena kini yang lebih urgen adalah melakukan proses transformasi sosial profetik melalui struktur organisasional Muhammadiyah untuk melahirkan manifesto keberpihakan pada keadilan ekologis.


Qosdus Sabil

Anggota Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah

 

Tags: Etika keberpihakanKritik MuhammadiyahProblem tambang
Qosdus Sabil

Qosdus Sabil

Related Posts

Refleksi Hari Lahir Pancasila
Kolom

Refleksi Hari Lahir Pancasila

by Uril Bahrudin
01/06/2026
Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas
Pendidikan

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

by redaksi swanews
03/05/2026
Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah
Kolom

Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah

by redaksi swanews
22/04/2026
BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA
Kolom

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

by redaksi swanews
08/04/2026
Bubarkan KPK!
Opini

Bubarkan KPK!

by Mat Ray
24/03/2026
Nuzulul Iqra
Agama

Nuzulul Iqra

by Mat Ray
07/03/2026
Next Post
Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan 2017–2019, KPK Tetapkan 4 Tersangka Siapa Saja?

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Rumah di Songgokerto Kota Batu Ludes Terbakar Diduga Korsleting

Rumah di Songgokerto Kota Batu Ludes Terbakar Diduga Korsleting

04/05/2026
Bupati Malang, Sanusi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Gedangan

Bupati Malang, Sanusi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Gedangan

26/05/2026
Warung Thower Raci

Melegenda! Warung Thower Raci di Pati, Sajikan Kuliner Khas Pesisir Utara Jawa yang Eksis Hingga Kini

24/03/2026
Para kandidat Rektor UIN Maliki Malang yang diusung 'poros hijau'

Ucapan Selamat Para Kandidat Rektor UIN Maliki Malang Poros Hijau Pengukuhan Doktor Honoriscausa Prof Nasaruddin Umar

17/05/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan