Minggu, Juni 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

Anthony Budiawan by Anthony Budiawan
05/02/2025
in Kolom, Opini, Politik
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Saya ditanya kawan, kenapa saya menduga Jokowi di belakang kebijakan gas elpiji 3 kg yang menghebohkan ini. Meskipun sudah saya sampaikan alasannya di artikel tersebut, tapi saya tetap mencoba menjelaskannya dengan lebih detail, sebagai berikut:

 

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

20/06/2026
Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

18/06/2026
Load More

Bahlil membuat kebijakan blunder yang membuat heboh di seluruh negeri. Apa Prabowo yang memberi instruksi? Ternyata bukan. Apa inisiatif Bahlil sendiri? Pasti tidak mungkin. Jadi siapa mastermind yang mengatur kebijakan yang hanya berumur satu hari, yang kemudian dibatalkan Prabowo? Patut diduga keras Jokowi.

Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

Karena, Bahlil adalah loyalis Jokowi. Bahlil menjadi menteri di era Jokowi maupun di era Prabowo karena Jokowi. Kemudian, siapa yang diuntungkan kalau Prabowo berhadapan dengan rakyat akibat kebijakan yang membuat rakyat marah besar?

 

Gibran!

 

Kalau Prabowo Subianto bermasalah dengan rakyat, maka posisi Gibran sebagai wakil presiden sangat diuntungkan. Inilah motif Jokowi untuk mendiskreditkan Prabowo, untuk mempromosikan Gibran.

 

Pagar laut misterius yang terletak di Tangerang akhirnya terungkap, di mana Aguan memiliki Hak Guna Bangunan di atas laut melalui anak perusahaannya. Setelah nama Aguan mencuat sebagai pemilik pagar laut, kasus ini sengaja dikaburkan dengan memunculkan isu lainnya.

 

Bahkan, regulasi untuk mendapatkan tabung gas LPG 3 kg sengaja dipersulit untuk menggeser fokus masyarakat yang terus saja mengangkat kasus pagar laut. Aguan, melalui Agung Sedayu Group, telah menjadi sorotan khalayak umum karena pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) di Tangerang. Proyek ini tidak hanya mencakup pengembangan properti eksklusif, tetapi juga memasang pagar laut, yang menimbulkan pertanyaan tentang privatisasi ruang publik dan akses masyarakat ke sumber daya alam.

 

Jeffrey A. Winters menjelaskan bahwa oligarki adalah sistem di mana sekelompok individu kaya raya menggunakan kekuatan ekonomi mereka untuk mempertahankan serta memperkuat status quo politik yang menguntungkan mereka.

 

Bagaimana bisa negara dipecundangi oleh seorang Aguan? Bahkan, aparat negara yang seharusnya menjaga wilayah teritorial demi kedaulatan negara, justru ikut membiarkan Aguan “memopoki tai” ke wajah institusi mereka.

 

Presiden memang memerintahkan pembongkaran pagar laut milik Aguan, namun kelanjutannya mana? Aparat hanya membongkar beberapa kilometer pagar laut, yang katanya agar nelayan bisa memiliki akses keluar dan masuk. Alasan yang paling konyol yaitu, katanya pembongkaran harus dilakukan oleh pihak pengembang karena negara akan mengeluarkan biaya ekstra jika pembongkaran itu dilakukan oleh negara.

 Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

Pagar laut yang bermasalah dan ada deal bawah meja, distraksinya dengan kebijakan gas 3 kg. Apakah Bapak Prabowo Subianto tidak peka terhadap situasi? Apakah Bapak takut kepada Aguan?

 

Memang aneh negara ini. Yang bukan masalah, dibikin masalah, heboh sendiri, lalu diselesaikan sendiri. Setelah itu, pidato gagah-gagahan di hadapan rakyat, seolah telah menjadi pahlawan.

 

Giliran yang benar-benar masalah, sudah lama tetap menjadi masalah, tak ada solusi untuk menyelesaikan hingga rakyat dibuat susah berlama-lama. Rakyat menjadi seperti yatim. Kehadiran negara nyaris tak ada.

 

Misalnya, saat ini. Gas melon 3 kg bukan masalah. Sibuk dibikin masalah oleh Bahlil dengan melarang pedagang eceran menjualnya. Dibikin heboh lalu diselesaikan kembali dengan membolehkan pengecer jualan. Lalu, Prabowo Subianto hadir seolah seorang pahlawan. Persis analogi lawak.

 

Akan tetapi, untuk masalah pagar laut dan sertifikat laut, sudah tiga minggu heboh. Benar-benar masalah yang merampas hak rakyat dan mengancam kedaulatan negara, sampai saat ini negara seperti tak hadir.

 

Jangankan membongkar aktor intelektualnya. Aktor lapangan pun, sampai hari ini tidak ada yang ditangkap. Padahal, kalau urusan terorisme, cepat sekali rilis pelaku ditangkap, menjelaskan sel ini dan itu.

 

Padahal, untuk urusan pagar laut PIK 2 ini sederhana. Sudah dikasih tahu oleh rakyat, ada Mandor Memet, Eng Cun alias Gojali, Ali Hanafiah Lijaya, orangnya Aguan. Tapi tetap saja tidak ditangkap.

 

Di lapangan, ada koordinator lapangan, yaitu kepala desa setempat. Salah satunya Arsin, Kades Kohod. Bukan cepat ditangkap, sekarang Arsin malah dibiarkan kabur duluan bersama Rubicon-nya.

 

Menteri ATR/BPN juga bikin parodi stand-up comedy. Memberikan sanksi berat dan mencopot jabatan pejabat BPN yang sudah pensiun. Ini mau ngelawak atau ngurusi negara?

 

Belum lagi, dari 263 SHGB cuma 50 biji yang dibuat. Masalah tanah musnah, yang seolah dahulu daratan terkena abrasi, justru dilegitimasi. Jangan-jangan, ini prakondisi untuk memuluskan Aguan mereklamasi laut dengan dasar Pasal 66 PP No. 18 Tahun 2021?

Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

Ah, sudahlah. Malas dan bikin jengkel membahas kelakuan pejabat di negeri ini. Bikin marah!


Prof. Anthony Budiawan

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS).  

 

Anthony Budiawan

Anthony Budiawan

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS).  

Related Posts

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG
Politik

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

by Mukhamad Munif
20/06/2026
Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi
News

Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

by Mukhamad Munif
18/06/2026
DPRD Kota Malang Pecah
Jawa Timur

DPRD Kota Malang Pecah, PDIP Akan Evaluasi, Gerindra Klaim Ibu-Ibu Harap Program MBG Lanjut Terus

by Mukhamad Munif
18/06/2026
Momentum 1 Muharram, Hijrah Menuju Masyarakat yang Lebih Baik
Agama

Momentum 1 Muharram, Hijrah Menuju Masyarakat yang Lebih Baik

by Mukhamad Munif
17/06/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang
Politik

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

by Mukhamad Munif
16/06/2026
Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat
News

Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat

by Mukhamad Munif
15/06/2026
Next Post
KPK Geledah Rumah Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Pemuda Pancasila. Terkait Korupsi Apa?

KPK Geledah Rumah Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Pemuda Pancasila. Terkait Korupsi Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Prof Suhartono: Saya Punya Obsesi Membangun Universitas Islam Unggul Berstandar Global

Prof Suhartono: Saya Punya Obsesi Membangun Universitas Islam Unggul Berstandar Global

12/05/2025
Toko Oen Kayutangan: Titik Temu Kuliner Tempo Doloe Tionghoa-Hindia Belanda di Malang

Toko Oen Kayutangan: Titik Temu Kuliner Tempo Doloe Tionghoa-Hindia Belanda di Malang

24/02/2026
Memilukan! Kader PSI Pembela Ijazah ‘Asli’ Jokowi Malah Dipolisikan

Memilukan! Kader PSI Pembela Ijazah ‘Asli’ Jokowi Malah Dipolisikan

18/05/2025
Rektor Bungkam ! Aliansi Mahasiswa Gugat Proyek Perumahan Fiktif KPRI UIN Maliki Malang: Korban 235 Orang, Kerugian Capai Rp19 Miliar

Rektor Bungkam ! Aliansi Mahasiswa Gugat Proyek Perumahan Fiktif KPRI UIN Maliki Malang: Korban 235 Orang, Kerugian Capai Rp19 Miliar

26/08/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan