Rabu, Januari 14, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Trending
    Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

    Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

    Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

    Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

    Di Balik Politisasi Isu Tumpang Pitu, Banyuwangi Syndicate Menduga Ada Manuver Delegitimasi Politik

    Di Balik Politisasi Isu Tumpang Pitu, Banyuwangi Syndicate Menduga Ada Manuver Delegitimasi Politik

    Pemkab sampang

    Sehari Jelang Acara, Pemkab Sampang Batalkan Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah ke-113

    Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

    Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

    Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

    Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • National
  • Business
  • World
  • Opinion
  • Tech
  • Science
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Health
  • Travel
  • News
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Trending
    Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

    Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

    Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

    Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

    Di Balik Politisasi Isu Tumpang Pitu, Banyuwangi Syndicate Menduga Ada Manuver Delegitimasi Politik

    Di Balik Politisasi Isu Tumpang Pitu, Banyuwangi Syndicate Menduga Ada Manuver Delegitimasi Politik

    Pemkab sampang

    Sehari Jelang Acara, Pemkab Sampang Batalkan Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah ke-113

    Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

    Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

    Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

    Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politics
  • National
  • Business
  • World
  • Opinion
  • Tech
  • Science
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Health
  • Travel
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home PERISTIWA Bencana

BBC Soroti Kematian Orangutan Tapanuli Akibat Banjir Sumatera, Populasi Kian Terancam

redaksi swanews by redaksi swanews
16/12/2025
in Bencana, Internasional, PERISTIWA, SAINS
0
BBC Soroti Kematian Orangutan Tapanuli Akibat Banjir Sumatera, Populasi Kian Terancam
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tapanuli, Swa News– Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera turut memicu sorotan media internasional menyusul kabar matinya orangutan Tapanuli, salah satu spesies kera besar paling langka di dunia. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran serius akan semakin terancamnya kelangsungan hidup satwa endemik tersebut.

BBC Soroti Kematian Orangutan Tapanuli Akibat Banjir Sumatera, Populasi Kian Terancam

READ ALSO

Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Salah satu media asing yang mengangkat isu ini adalah BBC melalui artikel berjudul “Fears grow that world’s rarest apes were swept away in Sumatran floods” yang terbit Sabtu (13/12/2025). Dalam laporannya, BBC mengutip hasil wawancara dengan tim kemanusiaan, pakar konservasi, serta ahli biologi yang terlibat langsung di lokasi terdampak bencana.

Disebutkan, sejak Topan Senyar menerjang Sumatera pada 25 November 2025, keberadaan orangutan Tapanuli di sejumlah wilayah terdampak tidak lagi terpantau. BBC juga menyoroti penemuan bangkai satwa yang diyakini sebagai orangutan di Desa Pulo Pakkat, Kabupaten Tapanuli Tengah, oleh para relawan kemanusiaan.

Baca juga: Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Bangkai tersebut ditemukan dalam kondisi setengah terkubur lumpur bercampur kayu gelondongan yang diduga kuat terseret banjir dan longsor. Dokumentasi foto temuan itu kemudian diverifikasi oleh para ahli konservasi dan dinyatakan sebagai orangutan.

Salah satu pekerja kemanusiaan di Tapanuli, Deckey Chandra, yang sebelumnya berkecimpung di bidang konservasi orangutan Tapanuli, mengaku sempat ragu saat pertama kali melihat temuan tersebut.

“Awalnya saya tidak yakin itu apa, karena kondisinya sudah rusak, kemungkinan akibat tertimbun lumpur dan kayu,” ujar Chandra, seperti dikutip BBC. Ia menambahkan, selama beberapa hari terakhir dirinya banyak menemukan korban manusia, namun bangkai satwa liar tersebut merupakan yang pertama. “Biasanya mereka datang ke area ini untuk makan buah. Sekarang tempat itu justru tampak menjadi kuburan,” katanya.

Populasi orangutan Tapanuli sendiri diperkirakan kurang dari 800 individu. Para ahli menegaskan, kematian satu ekor saja dapat memberi dampak signifikan terhadap kelangsungan spesies ini.

Orangutan Tapanuli baru diidentifikasi sebagai spesies tersendiri pada 2017, berbeda dari dua spesies lainnya, yakni orangutan Kalimantan dan orangutan Sumatera.

 

Kerusakan hutan ribuan hektare

Ahli biologi sekaligus Direktur Pelaksana Borneo Futures di Brunei, Profesor Erik Meijaard, mengaku terkejut melihat foto bangkai orangutan tersebut. Ia menyoroti kondisi wajah satwa yang rusak parah. Menurutnya, longsor dalam skala besar membuat orangutan tidak memiliki peluang untuk bertahan.

“Jika hutan seluas beberapa hektare runtuh sekaligus, bahkan orangutan yang kuat pun tidak berdaya,” ujarnya.

Berdasarkan analisis citra satelit, Meijaard menyebut sekitar 4.800 hektare hutan di lereng pegunungan mengalami kehancuran akibat longsor. Karena sebagian area tertutup awan, estimasi awal kerusakan kemudian diperluas hingga mencapai 7.200 hektare.

Wilayah yang rusak tersebut diperkirakan menjadi habitat sekitar 35 orangutan. Dengan tingkat kehancuran yang terjadi, Meijaard menilai kemungkinan besar sebagian besar, bahkan seluruhnya, tidak selamat.

“Dua minggu lalu area ini masih berupa hutan primer. Kini di citra satelit tampak seperti tanah kosong, gundul dan hancur total. Pasti mengerikan berada di hutan saat bencana itu terjadi,” ungkapnya.

BBC Soroti Kematian Orangutan Tapanuli Akibat Banjir Sumatera, Populasi Kian Terancam

Tidak sempat menyelamatkan diri

Pendiri Pusat Informasi Orangutan, Panut Hadisiswoyo, menilai kondisi bangkai menunjukkan bahwa sejumlah orangutan Tapanuli kemungkinan besar tidak sempat melarikan diri saat air bah dan longsor menyapu habitat mereka.

Sementara itu, Serge Wich, profesor biologi primata dari Universitas Liverpool John Moores yang lama meneliti orangutan Tapanuli, menjelaskan bahwa dalam kondisi hujan normal, orangutan biasanya bertahan di atas pohon atau menggunakan ranting dan dedaunan sebagai pelindung sambil menunggu hujan reda.

“Namun kali ini, ketika hujan berhenti, semuanya sudah terlambat. Lereng dan lembah tempat mereka hidup telah hilang akibat longsor, dan itu pasti membawa konsekuensi besar,” ujarnya.

Dampak bencana juga dirasakan oleh fasilitas penelitian. Sejumlah pusat riset orangutan di Sumatera dilaporkan rusak berat, termasuk Stasiun Penelitian Ketambe di Aceh yang dikenal sebagai pusat penelitian orangutan tertua di dunia.

Direktur Ilmiah Program Konservasi Orangutan Sumatera, Dr. Ian Singleton, menyebut fasilitas tersebut hancur total dan perlu segera dibangun kembali agar tetap dapat menjalankan peran penting dalam perlindungan hutan dan populasi orangutan di wilayah tersebut.(IK)

Tags: Banjir SumatraBbcOrangutan TapanuliSatwa langka

Related Posts

Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?
NEWS

Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

09/01/2026
Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi
NEWS

Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

08/01/2026
Pemkab sampang
NEWS

Sehari Jelang Acara, Pemkab Sampang Batalkan Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah ke-113

18/12/2025
Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional
Bencana

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

17/12/2025
Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?
Kriminal

Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

17/12/2025
Sempat Ditutup karena Protes Limbah, PT QL Hasil Laut Sedayulawas, Brondong, Lamongan Kembali Beroperasi
Kesehatan

Sempat Ditutup karena Protes Limbah, PT QL Hasil Laut Sedayulawas, Brondong, Lamongan Kembali Beroperasi

15/12/2025
Next Post
Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

Terbaru! BPK Bongkar Kuota Haji “Siluman”, Akankah Yaqut Diperiksa untuk Menjadi Tersangka?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

08/01/2026
Alokasi Dana Desa Kabupaten Pacitan 2025 : Pantau dan Kawal !

Alokasi Dana Desa Kabupaten Pacitan 2025 : Pantau dan Kawal !

30/12/2024
Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?

09/01/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Prof Uril Bahrudin Dinilai Layak Perkuat Kerjasama UIN Maliki dengan Saudi Fund for Development

Prof Uril Bahrudin Dinilai Layak Perkuat Kerjasama UIN Maliki dengan Saudi Fund for Development

20/05/2025

EDITOR'S PICK

Selama 2 Tahun Yati Pesek Dendam pada Gus Miftah, Kenapa?

Selama 2 Tahun Yati Pesek Dendam pada Gus Miftah, Kenapa?

07/12/2024
Kontroversi Pagar Laut ! Kerugian Capai 116,9 Miliar? 

Kontroversi Pagar Laut ! Kerugian Capai 116,9 Miliar? 

16/01/2025
Mediasi dengan Aguan dan Anthony Salim, Akankah Oligarki Tunduk Pada Otoritas NKRI?

Mediasi dengan Aguan dan Anthony Salim, Akankah Oligarki Tunduk Pada Otoritas NKRI?

10/02/2025
Tidak Diblokir! Mantan Menkominfo Budi Arie Diduga Dapat Jatah 50 Persen dari Situs Judi Online

Tidak Diblokir! Mantan Menkominfo Budi Arie Diduga Dapat Jatah 50 Persen dari Situs Judi Online

20/05/2025

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • Bencana
  • Bisnis
  • Bola
  • Business
  • EKONOMI
  • ENTERTAINMENT
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaya hidup
  • Health
  • Hukum dan Perpajakan
  • Internasional
  • KARIER
  • Kesehatan
  • KOLOM
  • Kriminal
  • Kuliner
  • LIFESTYLE
  • Nasional
  • National
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • Opini
  • Opinion
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • Politics
  • POLITIK
  • SAINS
  • Sastra
  • Science
  • SENI BUDAYA
  • Sports
  • Tech
  • Tekno
  • Travel
  • TRAVELING
  • Trending
  • UMKM
  • Viral
  • Wisata
  • World

Recent Posts

  • Terbaru! Status Hukum Yai MIM Bisa Bebas?
  • Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!
  • Heboh! Yai MIM Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi
  • CSR Tumpang Pitu Wewenang Korporasi, Bukan Bupati!

Newsletter

  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
  • News
  • Politics
  • National
  • Business
  • World
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Health
  • Lifestyle
  • Opinion
  • Science
  • Tech
  • Travel

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In