Minggu, Maret 15, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

3 Penyebab Sertifikasi Halal Dianggap Rumit, Kesadaran Pedagang Masih Rendah

redaksi swanews by redaksi swanews
15/12/2024
in Ekonomi, UMKM
0
Sosialisasi Ketua BPJPH tentang Sertifikasi halal
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News– Meski sertifikasi halal semakin menjadi perhatian konsumen, masih banyak pedagang warteg di Jabodetabek yang belum memahami pentingnya langkah ini untuk meningkatkan daya saing usaha mereka.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, pun turun tangan langsung untuk memberikan sosialisasi kepada para pedagang dalam pertemuan di Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (8/12/2024).

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

10/03/2026
Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

09/03/2026
Load More

Masih Rendahnya Kesadaran Sertifikasi Halal

Dalam pertemuan tersebut, Haikal menyampaikan bahwa banyak warteg belum memanfaatkan peluang besar dari sertifikasi halal.

Padahal, dengan adanya label halal, usaha warteg tidak hanya memiliki nilai tambah, tetapi juga mampu menarik lebih banyak pembeli.

Baca juga: Bocoran 5 Tempat Makan Keluarga di Malang

“Ini adalah keunggulan yang seharusnya dimanfaatkan, terutama di tengah pasar yang semakin kompetitif,” kata Haikal.

 

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal
Haikal Hassan/Babe Haekal Kepala BPJPH

Ia menambahkan, sertifikasi halal memberikan rasa aman kepada konsumen yang ingin memastikan makanan yang mereka konsumsi sesuai dengan standar halal.

Namun, rendahnya kesadaran pedagang warteg menjadi tantangan tersendiri bagi BPJPH dalam memperluas program sertifikasi halal ini.

Proses Gratis, Tapi Masih Dianggap Sulit

BPJPH memastikan bahwa proses sertifikasi halal untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti warteg tidak dipungut biaya alias gratis.

Haikal menegaskan, jika ada pihak yang memungut biaya, hal itu adalah pelanggaran. Namun, meskipun proses ini gratis, masih banyak pedagang warteg yang menganggap pengurusan sertifikasi halal sebagai sesuatu yang rumit.

“Kami terus mendekatkan diri dengan pelaku UMKM untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan dalam proses ini,” ujar Haikal.

Sosialisasi Sertifikasi Halal
Babe Haekal Berbicara Dengan Pemilik Warteg

Ketua Komunitas Warung Nusantara (KOWANTARA), Mukroni, menyebutkan bahwa masih banyak pedagang yang belum memahami manfaat dari sertifikasi halal.

Setelah mendengar penjelasan BPJPH, komunitas ini berencana untuk melakukan pendataan dan mendampingi para pedagang dalam proses pengajuan sertifikasi halal.

“Ini langkah yang bagus, tapi butuh kerja sama lebih lanjut agar semua pedagang warteg benar-benar memahami pentingnya sertifikasi halal,” ujar Mukroni.

Dengan adanya sertifikasi halal, warteg tidak hanya memberikan rasa aman kepada pembeli, tetapi juga mampu bersaing lebih baik dengan rumah makan lain.

Haikal menegaskan, sertifikasi halal seharusnya menjadi standar minimal bagi pelaku usaha makanan, khususnya di daerah urban seperti Jabodetabek, di mana kesadaran konsumen terhadap halal semakin tinggi.

Kurangnya Pendekatan Langsung

BPJPH terus berupaya mendorong UMKM, termasuk warteg, untuk segera mengurus sertifikat halal. Selain memberikan rasa aman kepada konsumen, langkah ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar pelaku UMKM.

Meski begitu, Haikal mengakui bahwa edukasi kepada pedagang menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah.

Dengan pendekatan langsung dan sosialisasi yang intensif, BPJPH berharap program sertifikasi halal dapat menjadi kebiasaan positif yang diadopsi oleh semua pelaku usaha di sektor makanan dan minuman. (Mmu)

Tags: babe haekalBPJPHHalalSertifikasi Halal
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh
Jawa Timur

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

by redaksi swanews
10/03/2026
Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka
Wisata dan Kuliner

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

by redaksi swanews
09/03/2026
Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang
UMKM

Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang

by redaksi swanews
07/03/2026
Djamal, Mengais Rezeki dari Daun Pepaya di Usia Senja
Ekonomi

Djamal, Mengais Rezeki dari Daun Pepaya di Usia Senja

by redaksi swanews
26/02/2026
Berburu Takjil di Kranggahan Sawah Surabaya, Favorit Warga Tunjungan Plaza
UMKM

Berburu Takjil di Kranggahan Sawah Surabaya, Favorit Warga Tunjungan Plaza

by redaksi swanews
20/02/2026
Pasar Takjil Mergosono Hidupkan Ekonomi Warga Sejak 7 Tahun Lalu
Agama

Pasar Takjil Mergosono Hidupkan Ekonomi Warga Sejak 7 Tahun Lalu

by redaksi swanews
19/02/2026
Next Post
Wajib Tahu, Ini 3 Alasan TikTok Akan Dihapus pada 2025 !  

Wajib Tahu, Ini 3 Alasan TikTok Akan Dihapus pada 2025 !  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan