Malang, Swa News– Gelaran Bumiayu Esports Championship (BEC) yang berlangsung pada 18–19 April 2026 sukses menyedot antusias ratusan atlet esports Kota Malang. Sebanyak 16 tim turut ambil bagian dalam kompetisi ini, dan kini menyisakan 4 tim terbaik yang akan melaju ke babak semifinal. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang ini juga dihadiri oleh Camat Kedungkandang serta Lurah Bumiayu.(19/04/2026)

Suryadi, Pimpinan Komisi D DPRD Kota Malang sekaligus Ketua Karang Taruna Kota Malang, menilai fenomena esports saat ini bukan sekadar hiburan, melainkan telah menjadi gaya hidup sekaligus peluang masa depan bagi generasi muda. Ia menyebut, potensi anak muda di Kota Malang sangat besar, baik dari segi keterampilan, minat, hingga terbentuknya komunitas-komunitas esports yang semakin berkembang.
Baca juga: Silaturrockhim 7, Ruang Apresiasi Musisi Malang untuk Masyarakat dan Wadah Bagi Talenta Baru
Menurut Suryadi, BEC 2026 menjadi bukti nyata bahwa ruang aktualisasi bagi anak muda di bidang esports sangat dibutuhkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan perlu dikembangkan menjadi program berkelanjutan yang dapat direplikasi oleh Karang Taruna di berbagai wilayah.
Bumiayu ESports Championship Prototype Pengembangan Industri Kreatif
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa esports kini telah menjelma menjadi industri besar dengan potensi penghasilan yang menjanjikan, bahkan mampu melampaui sejumlah profesi konvensional. Ke depan, ekosistem esports diprediksi akan terus berkembang, tidak hanya pada aspek kompetisi, tetapi juga merambah ke sektor industri kreatif seperti konten kreator, streamer, hingga manajemen tim.

Suryadi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengembangan esports di Kota Malang melalui peran Karang Taruna. Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan sponsor, komunitas, dan pelaku usaha, di tengah keterbatasan anggaran. “Ini bukan sekadar soal game, tapi bagaimana kita membaca peluang zaman dan mengambil peran untuk masa depan pemuda Kota Malang,” pungkasnya. (MJL)

















