Rabu, April 29, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Wisata dan Kuliner

‎Lahan Makin Menyusut, Apel Batu Kian Merosot

redaksi swanews by redaksi swanews
29/04/2026
in Ekonomi, Wisata dan Kuliner
0
0
SHARES
103
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Batu, Swa News– ‎Luas lahan apel di Kota Batu Jawa Timur berkurang lebih dari 350 hektare dalam dua tahun terakhir. Jika penurunan tersebut terus terjadi, maka ikon Apel Kota Batu akan tinggal nama saja (29/04/2026).

Apel batu
‎Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota Batu saat memanen apel di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. (Foto: Prokopim Kota Batu)

‎Diketahui pada masa kejayaannya di era 1980-an, kebun apel di Kota Batu mencapai sekitar 3.000 hektare.

‎Data terbaru Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu menunjukkan pada 2022, luas kebun apel masih tercatat 1.092 hektare. Kemudian pada 2023 menyusut menjadi sekitar 823,33 hektare. Lalu kembali turun pada akhir 2024 menjadi hanya 740,07 hektare.

‎”Apel Batu harus terus dipertahankan. Karena Kota ini dikenal sejak lama sebagai sentra penghasil apel. Apel adalah identitas Kota Batu,” kata Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto.

‎Penyusutan lahan tersebut tentu berdampak langsung pada produksi. Data pemerintah kota menunjukkan produksi apel Kota Batu pada 2024 tercatat sekitar 140.285 kuintal.

‎Baca Juga: Jembatan Sungai Lembu Banyuwangi Masuk Tahap Lelang, Cahyanto: Selesai 2 Pekan

‎Heli menyebutkan beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya lahan apel. Diantaranya karena petani mulai meninggalkan tanaman apel karena serangan hama sejak 8 tahun terakhir.

Carousel Gambar Artikel

‎”Selain itu, perubahan iklim juga memengaruhi produktivitas tanaman apel yang dikenal membutuhkan kondisi suhu dan cuaca tertentu,” tambahnya.

‎Selain hama, tingginya biaya perawatan juga menjadi penyebab petani meninggalkan Apel. Mulai dari harga pupuk, obat tanaman, hingga biaya tenaga kerja yang terus meningkat.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka

Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka

27/04/2026
Relokasi Pasar Induk Gadang Dikebut, Pedagang Apresiasi Meski Bayang Trauma Masih Ada

Relokasi Pasar Induk Gadang Dikebut, Pedagang Apresiasi Meski Bayang Trauma Masih Ada

25/04/2026
Load More

‎Belum lagi alih fungsi lahan yang cukup masif. Terutama menjadi permukiman, vila, hingga kafe yang menjamur di kawasan wisata.

‎”Sentra kebun apel batu yang masih bertahan banyak berada di wilayah Kecamatan Bumiaji.  Di Desa Tulungrejo, Bulukerto, Sumbergondo, serta Desa Bumiaji,” ujar Heli.

Komitmen Pemkot dalam Penyelamatan Apel Batu

‎Heli menegaskan, pihaknya mulai menyiapkan langkah penyelamatan Apel Batu dari penurunan. Diantaranya melalui penguatan kelembagaan kelompok tani, pemberian bantuan bibit unggul, hingga perbaikan infrastruktur jalan usaha tani untuk mendukung distribusi hasil panen.

‎Selain itu, Pemkot Batu juga mendorong kolaborasi riset dengan berbagai pihak guna mengembangkan varietas apel yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

‎”Harapannya, kebun apel tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu kembali menjadi sumber ekonomi utama masyarakat. Kita ingin apel tetap hidup dan menjadi ikon Kota Batu,” tegasnya. (SL)

Tags: Apel batuKebun ApelPemkot Batu
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka
Wisata dan Kuliner

Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka

by redaksi swanews
27/04/2026
Relokasi Pasar Induk Gadang Dikebut, Pedagang Apresiasi Meski Bayang Trauma Masih Ada
UMKM

Relokasi Pasar Induk Gadang Dikebut, Pedagang Apresiasi Meski Bayang Trauma Masih Ada

by redaksi swanews
25/04/2026
Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif
Gaya hidup

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif

by redaksi swanews
20/04/2026
Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?
Ekonomi

Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?

by redaksi swanews
20/04/2026
Kota Kabupaten di Jawa Timur dengan Jumlah Pabrik Paling Banyak
Bisnis

5 Kota Kabupaten di Jawa Timur dengan Jumlah Pabrik Paling Banyak

by Imam Hanifah
15/04/2026
Molor Lagi! Ketidakpastian Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Para Pedagang
Ekonomi

Molor Lagi! Ketidakpastian Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Para Pedagang

by redaksi swanews
11/04/2026

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 9 Desember 2025

BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 9 Desember 2025

02/12/2025
Ini Sosok Mundi Rahayu, Guru Besar Culture Studies, Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang

Ini Sosok Mundi Rahayu, Guru Besar Culture Studies, Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang

07/12/2024
Skandal Ijazah Jokowi Memanas: Roy Suryo Cs Melawan, Jokowi Mengancam, Mahfud MD: Bisa Digugat Menggunakan UU KIP

Skandal Ijazah Jokowi Memanas: Roy Suryo Cs Melawan, Jokowi Mengancam, Mahfud MD: Bisa Digugat Menggunakan UU KIP

18/04/2025
Dilema Kebijakan Efisiensi

Dilema Kebijakan Efisiensi

17/02/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan