Banyuwangi, Swa News– Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman (PU CKPP), Cahyanto Hendri Wahyudi, pastikan proses pembangunan Jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, segera memasuki tahap lelang pekerjaan.(29/04/2026)

Menurutnya proses tindak lanjut tersebut setelah proses review pembangunan Jembatan Sungai Lembu dinyatakan selesai dan tuntas. Perlu diingat, bahwa pembangunan jembatan sungai lembu tersebut karena sebelumnya mengalami keruskan parah akibat banjir pada 15 Juli 2025 lalu.
Cahyanto menyatakan untuk mengantisipasi mobilitas kegiatan masyarakat, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen, pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada 18 Juli 2025 juga telah menyelesaikan pembangunan jembatan darurat khusus untuk roda dua dan sudah bisa digunakan warga. Berikutnya, juga akan dibuatkan jembatan baja sistem knock down untuk roda empat.
Baca juga: Relokasi Pasar Induk Gadang Dikebut, Pedagang Apresiasi Meski Bayang Trauma Masih Ada
Cahyanto menambahkan bahwa jembatan prioritas yang akan dibangun tersebut berdimensi lebar 6 meter dengan bentangan sekitar 14 meter. Konstruksinya sendiri menggunakan pondasi tiang pancang dengan lantai (abutment) menggunakan beton. Karena pembangunan Jembatan Sungai lembu merupakan salah satu prioritas dan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD). Maka prosesnya juga harus melewati tahapan review dan audit dari Inspektorat terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaian prosedur dan transparansi.
“Review nya terkait perencanaan pekerjaan, RAB, hingga kemanfaatannya. Apalagi sekarang BBM juga naik, jadi perlu direview pula apakah RAB nya sesuai atau tidak dengan kondisi saat ini,” ungkapnya pada Swa News.
Pembangunan Jembatan Sungai Lembu Masuk Tahap Lelang
Berdasarkan informasi dari Dinas PU CKPP dan juga telah dikonfirmasi oleh Cahyanto, proses review dari Inspektorat saat ini telah selesai dilakukan. Selanjutnya dokumen review akan segera diserahkan ke bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk segera dilakukan proses lelang.
“Kami akan usahakan pekan ini, atau maksimal pekan depan sudah masuk proses lelang. Karena proses review juga sudah selesai,” ujarnya.
“Jika semua (proses lelang) berjalan lancar dan tidak ada hambatan pada evaluasi dokumen, pemenang tender diperkirakan sudah bisa ditetapkan dalam waktu sekitar dua pekan ke depan,” tambahnya.
Untuk proses pengadaan, Cahyanto juga menegaskan jika seluruh proses pengadaan akan dilakukan secara ketat dan mengikuti rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menjamin kualitas dan integritas proyek. (MM)


















