Minggu, September 13, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Bayangi Target Ekonomi 2027, Ekonom: Perlu Penguatan Dana Non-Dolar

redaksi swanewsbyredaksi swanews
22/05/2026
in Ekonomi
0
0
SHARES
113
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News – Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,8 hingga 6,5 persen yang tercantum dalam dokumen Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 memicu analisis mendalam. Masalahnya, dokumen rancangan fiskal tersebut juga mengantisipasi potensi pelemahan nilai tukar Rupiah yang bisa merosot hingga batas atas Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (21/05/2026).

Nilai Tukar Rupiah
Presiden RI Prabowo Subianto di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026) (Foto: Bakom RI)

Langkah pemerintah mematok angka pertumbuhan tinggi ini dipandang sebagai upaya memperluas ruang gerak finansial negara dalam jangka panjang. Namun, proyeksi batas atas kurs yang cukup dalam tersebut memperlihatkan adanya kalkulasi matang dari pemerintah terhadap risiko gejolak pasar global.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja

Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja

12/09/2026
Bpkh

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

11/09/2026
Load More

Menanggapi kalkulasi angka makro tersebut, Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, memaparkan bahwa lompatan ekonomi di atas 6 persen hanya bisa dicapai jika ada penguatan signifikan pada sistem pendanaan negara. Menurut analisisnya, Indonesia tidak bisa lagi terus bertumpu pada daya beli domestik maupun momentum kenaikan harga komoditas global semata.

Baca juga: Dibalik Baliho Permohonan Maaf, Reaksi Ketua BEM UGM Tuding Pengkhianatan Rezim Prabowo-Gibran

“Pertumbuhan ekonomi tinggi tidak bisa hanya bertumpu pada konsumsi atau booming komoditas semata. Untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi secara berkelanjutan, kapasitas negara harus ikut membesar,” ujar Fakhrul dalam keterangannya.

Fakhrul menilai ada titik lemah pada arsitektur keuangan dalam negeri saat ini. Walaupun performa perdagangan internasional mencatat surplus besar, pasar keuangan domestik dinilai masih rentan karena tingginya arus modal keluar (net outflow) pada pos neraca finansial. Ketimpangan struktural inilah yang membuat pergerakan dolar AS mudah menekan pasar keuangan nasional, termasuk melatarbelakangi munculnya angka Rp17.500 dalam draf asumsi KEM-PPKF.

Guna mengantisipasi risiko eksternal tersebut, ada tiga rekomendasi taktis yang perlu segera diakselerasi oleh otoritas keuangan untuk memperkokoh struktur pembiayaan:

  • Optimalisasi Pasar Derivatif: Menyediakan lebih banyak instrumen lindung nilai (hedging) di pasar domestik agar pelaku usaha lokal memiliki proteksi kuat terhadap fluktuasi kurs global.
  • Ekspansi Transaksi Rupiah: Memperluas pemakaian mata uang lokal secara bertahap melalui sistem local currency settlement di perdagangan kawasan regional demi mereduksi ketergantungan dolar.
  • Eksplorasi Pembiayaan Alternatif: Mulai melirik potensi likuiditas global di luar dolar AS, salah satunya lewat opsi penerbitan instrumen obligasi berdenominasi Renminbi.

“Indonesia perlu memanfaatkan sumber likuiditas global non-dolar agar pembiayaan nasional tidak terlalu tersandera siklus penguatan dolar AS,” kata Fakhrul.

Kalkulasi Nilai Tukar Rupiah

Di samping kalkulasi nilai tukar rupiah, dokumen KEM-PPKF 2027 juga menetapkan angka kuota produksi energi yang cukup moderat, di mana target lifting minyak mentah dirancang di kisaran 602–615 ribu barel per hari dengan asumsi harga minyak dunia (ICP) USD70–95 per barel. Kendati demikian, postur anggaran diproyeksikan tetap terjaga dengan patokan defisit yang dikunci pada level 1,80–2,40 persen terhadap PDB, beriringan dengan target pemangkasan angka kemiskinan menjadi 6,0–6,5 persen. (ARD)

Sumber Data: KEM-PPKF 2027 /InfoPublik.id

 

Tags: Analisa ekonomNilai tukar rupiahRAPBN 2027
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja
Ekonomi

Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja

byMukhamad Munifand1 others
12/09/2026
Bpkh
Agama

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Gelombang Tinggi di Selat Sunda
News

Kapal Jurnalis Hilang, Menengok Sejarah Tragedi dan Ancaman Gelombang Tinggi di Selat Sunda

byImam Hanifah
10/09/2026
DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah
Gaya hidup

DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah

byMukhamad Munifand1 others
10/09/2026
Lima jurnalis
Kesehatan

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Blok Po’o TNBTS
Nasional

Titik Api Baru Muncul di Blok Po’o TNBTS, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan Lereng Semeru

byArdian FRand1 others
08/09/2026
Next Post
Heboh! Babak Baru Skandal Perumahan Fiktif UIN Maliki Malang di Pengadilan Negeri Kepanjen

Heboh! Babak Baru Skandal Perumahan Fiktif UIN Maliki Malang di Pengadilan Negeri Kepanjen

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

HUT ke-112 Kota Malang, DPRD Soroti PR Urban: Parkir, Banjir hingga Tata Kota Belum Tuntas

HUT ke-112 Kota Malang, DPRD Soroti PR Urban: Parkir, Banjir hingga Tata Kota Belum Tuntas

01/04/2026
Rektor Universitas Jenderal Soedirman

Profil Prof. Akhmad Sodiq, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang Terjaring OTT KPK

22/08/2026
Maba UB Pilah Sampah Berhadiah pada Puncak Penutupan RAJA Brawijaya

Maba UB Pilah Sampah Berhadiah pada Puncak Penutupan RAJA Brawijaya

30/08/2026

Cetak Nirbobol Keenam, Statistik Lini Belakang Spanyol Samai Rekor Italia Plus Sindiran Tajam Lamine Yamal untuk Prancis

15/07/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan