Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Kabupaten Malang, Swa News — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meluas hingga diperkirakan mencapai 80 hektare. BNPB akan mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk membantu pemadaman titik-titik api yang berada di kawasan lereng dengan medan terjal.

Kini Api membakar ekosistem savana, cemara gunung, pakis, hingga semak belukar di wilayah Blok Watu Gede, Jantur, hingga lereng Kaldera Bromo yang masuk wilayah administratif Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang (08/08/2026).
Baca juga : Kebakaran Hutan Bromo Capai 60 Hektare, Lumpuhkan Akses Jalur via Malang
Di lapangan, upaya pemadaman darat yang melibatkan Manggala Agni Gakkum Kehutanan, BB TNBTS, TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) terkendala vegetasi kering, keterbatasan air, angin kencang, serta medan bertebing terjal.
Kebakaran Bromo Meluas, BNPB Turunkan Helikopter Water Bombing
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menginstruksikan percepatan penanganan dari udara. Merespons titik api kebakaran bromo meluas dan berada di tebing ekstrem serta sulit dijangkau tim darat.
“BNPB akan mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk membantu pemadaman titik-titik api yang berada di kawasan lereng dengan medan terjal dan sulit dijangkau oleh tim darat,” ujarnya.
Sedangkan konfirmasi dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D. BNPB juga menyiapkan skema Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sesuai kondisi cuaca di lapangan.
BB TNBTS menutup sementara sebagian akses wisata Gunung Bromo dari arah Kabupaten Malang dan Lumajang (Pos Jemplang). Langkah ini didukung oleh penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla oleh Pemprov Jatim serta Pemkab Probolinggo. Penutupan dilakukan hingga seluruh titik api padam dan kondisi dinyatakan aman. (ARD)
Penulis : Ardian F. R
Editor : M. Munif


















