Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Batu, Swa News– Pemerintah Kota Batu memastikan Balai Kota Among Tani akan disiapkan sebagai lokasi utama kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 untuk warga.
Gedung ikonik di pusat kota itu dipilih menjadi ruang publik agar masyarakat bisa menyaksikan tim favorit dengan nuansa kebersamaan.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menjelaskan, penyediaan ruang terbuka seperti ini penting untuk menyalurkan semangat para pecinta sepak bola. Dengan adanya tempat resmi dari pemerintah, euforia suporter di Kota Batu bisa tersalurkan secara tertib dan aman, tanpa harus nobar di jalanan atau tempat yang kurang layak.
“Antusiasme warga Kota Batu terhadap sepak bola sangat tinggi. Karena itu kami fasilitasi ruang publik supaya mereka bisa nonton bareng dengan nyaman. Balai Kota Among Tani kami siapkan agar euforia itu tersalur dengan baik dan tetap kondusif,” katanya, Kamis (18/6/2026).
Pemilihan Balai Kota Among Tani jadi pusat nobar Piala Dunia 2026 bukan tanpa alasan. Heli menyebutkan, gedung tersebut berada di lokasinya strategis, berada di tengah kota sehingga mudah dijangkau warga dari Kecamatan Batu, Bumiaji, hingga Junrejo.
“Selain itu, gedung ini punya halaman luas, akses listrik memadai. Serta pengalaman sukses menggelar nobar laga besar seperti Derby Jatim Arema vs Persebaya beberapa waktu lalu,” sambungnya.
Kapasitas Balai Kota Among Tani Jadi Pusat Nobar Piala Dunia 2026
Dengan kapasitas dan fasilitas yang sudah teruji, Politisi Gerindra itu optimis Balai Kota Among Tani bisa menampung ribuan warga yang ingin merasakan atmosfer Piala Dunia secara bersama. Rencananya, Pemkot juga akan menyiapkan layar lebar, sistem suara, serta petugas keamanan dan kebersihan agar kegiatan berjalan tertib.
“Meski begitu, nobar tidak akan digelar tiap hari selama turnamen. Kami akan menggelar nobar pertandingan tertentu. Detail jadwalnya nanti diumumkan,” imbuhnya.
Penempatan lokasi Nobar tersebut sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar daerah ikut memeriahkan Piala Dunia 2026.
Melalui fasilitasi itu, ia berharap Balai Kota Among Tani tidak hanya jadi pusat pemerintahan, tapi juga ruang kebersamaan warga. Nobar Piala Dunia 2026 diharapkan jadi momen mempererat solidaritas suporter Kota Batu sambil tetap menjaga keamanan dan ketertiban
“Nobar ini nanti akan menjadi bukti bahwa warga kota Batu ini guyub dan rukun. Artinya, kita sama sama menjaga kota wisata ini agar tetap kondusif dan nyaman bagi siapapun,” tegas Heli. (SL)
Penulis : Sholeh
Editor : M. Munif


















