Jumat, Agustus 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Negara dan Pasar

Selamet CasturbySelamet Castur
19/08/2026
in Ekonomi, Kolom
0
Negara dan Pasar
0
SHARES
115
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Oleh: Selamet Castur
CEO Swa Indonesia

Benar juga Clifford Geertz ketika akan memahami struktur kebudayaan masyarakat Indonesia, ia mengambil potret relasi sosial pasar tradisional, Peddlers and Princes (1963), yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Penjaja dan Raja: Perubahan Sosial dan Modernisasi Ekonomi di Indonesia.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Kado Kemerdekaan

Kado Kemerdekaan, BI Gratiskan MDR QRIS Transaksi di Bawah 100 Ribu Rupiah

18/08/2026
merdeka dalam kata

Merdeka Dalam Kata?

17/08/2026
Load More

Bagi Geertz, struktur sosial pasar tradisional bukan hanya merupakan pusat kegiatan ekonomi rakyat, tetapi juga memiliki makna dalam relasi kekuasaan.

Menurutnya, secara konvensional struktur sosial pasar tradisional, selain memiliki ikatan moral yang menghendaki kejujuran personal, pasar juga menjadi tempat transaksi pragmatis untuk mengejar keuntungan yang sering kali mengabaikan nilai moralitas sosial agama.

Kelihatannya, memang dalam proses pola interaksi sosial ekonomi pasar tradisional juga sudah mengenal mekanisme pasar bebas sebelum kaum kapitalis modern menggunakan mekanisme tersebut.

Negara dan Pasar

Dan yang menarik, bahwa sudah sejak lama dalam relasi ekonomi pasar tradisional juga sudah dikendalikan oleh kekuatan kaum pemodal, kaum kapitalis. Sehingga dalam struktur pasar tradisional, misalnya, keberadaan pedagang kecil yang membawa dagangannya dari hasil pertaniannya sendiri hanya akan menjadi substruktur yang selalu terpinggirkan.

Titik Temu

Berdasarkan hasil penelitian Clifford Geertz, pasar tradisional itu menyerupai struktur negara, yang kemudian melembagakan keduanya dalam hubungan budaya sosial ekonomi agraris.

Namun, pada saat yang sama, kaum agraris kemudian mengalami proses peminggiran struktural secara masif akibat dominasi budaya modernitas kaum kapitalis yang memengaruhi sistem demokrasi ekonomi pasar maupun sistem politik pemerintahan yang berhaluan liberal dan berbasis materialisme.

Akibatnya, kedua pilar tersebut bergerak menjadi kekuatan sistemik yang memengaruhi reorientasi sistem ekonomi dan kekuasaan politik yang bertumpu pada profit taking dengan tujuan untuk lebih memperkuat progresivitas jaringan patron politik dan korporasi bisnis. Kemudian, lahirlah sebuah sistem baru yang merupakan kekuatan besar di balik struktur negara yang bernama suprastruktur adikuasa yang dikendalikan para mafia ekonomi dan politik.

Ujungnya, secara spesifik, struktur sosial ekonomi pasar tradisional tersebut semakin memperjelas persepsi adanya kesamaan relasi dengan mekanisme kontrol kekuasaan negara atas publik melalui regulasi kontrak sosial politik yang dibuat secara sepihak, lantas menjadi konstitusi yang kemudian memaksa publik harus tunduk pada rezim penguasa dengan dalih atas nama kepentingan negara (pasar) dan publik itu sendiri.*

Selamet Castur

Selamet Castur

Related Posts

Kado Kemerdekaan
Ekonomi

Kado Kemerdekaan, BI Gratiskan MDR QRIS Transaksi di Bawah 100 Ribu Rupiah

byArdian FRand1 others
18/08/2026
merdeka dalam kata
Kolom

Merdeka Dalam Kata?

bySelamet Castur
17/08/2026
Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan
Kolom

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan

byMukhamad Munifand1 others
16/08/2026
Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan
Agama

Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan

byArdian FRand1 others
15/08/2026
Sisa Kuota Internet Pengguna
Ekonomi

MK Wajibkan Operator Melindungi Sisa Kuota Internet Pengguna, Skema Layanan Harus Transparan

byArdian FRand1 others
12/08/2026
bantuan beras presiden
Ekonomi

Sasarkan 5,6 Juta Penerima, Bulog Jatim Mulai Distribusikan Bantuan Beras Presiden Alokasi Tiga Bulan

byArdian FRand1 others
12/08/2026
Next Post
Asa di Atas Tanah Sumber Gempa, Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Kibarkan Merah Putih di Bukit Nangadhero

Asa di Atas Tanah Sumber Gempa, Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Kibarkan Merah Putih di Bukit Nangadhero

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Dilema ! Nasib 93 Pegawai PPPK, Pimpinan UIN Malang Berjanji Upayakan Semua Tetap Bisa Bekerja di Kampus?

Dilema ! Nasib 93 Pegawai PPPK, Pimpinan UIN Malang Berjanji Upayakan Semua Tetap Bisa Bekerja di Kampus?

07/07/2025
Kawasan Blok M Kota Malang, Favorit Mahasiswa Era ’90-an

Kawasan Blok M Kota Malang, Favorit Mahasiswa Era ’90-an

26/05/2026
tips mahasiswa baru di Malang

6 Tips Mahasiswa Baru di Malang Hadapi Cuaca Dingin Bediding, Wajib Siapkan Perlengkapan Ini!

25/07/2026
Heboh ! Pesan Revolusi Anies Saat Berkunjung Ke Tahanan Tom Lembong

Heboh ! Pesan Revolusi Anies Saat Berkunjung Ke Tahanan Tom Lembong

04/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan