Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Jakarta, Swa News– Berselang dua hari pasca pertemuan dengan pimpinan BGN, langkah mengejutkan diambil oleh koki selebriti Arnold Poernomo atau Chef Arnold.
Awalnya nama Chef Arnold masuk komposisi pihak yang ditunjuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyusun petunjuk teknis (juknis) baru Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah 3 T. Namun, juri MasterChef Indonesia ini secara resmi memutuskan tidak akan terlibat.

Klarifikasi terbuka terkait penarikan dirinya dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut disampaikan langsung oleh Chef Arnold melalui unggahan di Instagram Story pribadinya pada Kamis (11/6/2026) sore.
Baca juga: BGN Gandeng Chef Arnold, Upaya Rombak Tata Kelola MBG Imbas Sengkarut Dapur di Daerah
Arnold menegaskan, dirinya dan tim memang sempat diminta oleh Kepala BGN, Nanik Deyang untuk memberikan pendapat serta meninjau ulang (review) draf juknis MBG. Namun, setelah membedah cetak biru program tersebut, ia menyadari adanya kompleksitas operasional yang sangat besar, terutama jika dipaksakan berjalan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
“Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya and tim sudah review dan pelajari. Program MBG ini sangat complex, terutama untuk 3T dari logistik, kesediaan bahan, SDM, dll,” tulis Chef Arnold dalam unggahan klarifikasinya.
Bersikap Realistis Mengenai Skala Program Nasional
Melihat beratnya tantangan rantai pasok logistik, keterbatasan bahan baku, hingga kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di lapangan, pria berusia 36 tahun ini memilih bersikap realistis mengenai batas kapasitas kemampuannya.
Ia menilai, eksekusi program nasional yang melibatkan ribuan dapur komunal ini membutuhkan keahlian makro yang berbeda. Alhasil, ia memilih mundur dan menyerahkan tanggung jawab besar itu kepada pihak lain yang dinilai jauh lebih mumpuni di bidang manajemen logistik massal.
“Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable, dan paham lebih dari saya. Semua masukan tentang operasional sudah kami sampaikan dan semoga bisa lebih strategis,” imbuh Chef Arnold pilih mundur dan memastikan seluruh poin evaluasi dari timnya diserahkan ke BGN.
Alasan Chef Arnold Pilih Mundur dari Proyek PSN Makan Bergizi Gratis
Di akhir pernyataannya, Chef Arnold pilih mundur dari proyek unggulan Pemerintahan Prabowo-gibran ini dengan sebuah kutipan dari buku The Daily Stoic guna menegaskan pandangan personalnya dalam mengambil keputusan penting.
“Enggak semua itu harus di-iyain atau disepakatin,” tulis Arnold.
Melalui klarifikasi tertulis ini, Chef Arnold memberikan jawaban pasti atas spekulasi publik sekaligus membatasi keterlibatan aktifnya secara operasional di dalam program-program kerja bentukan pemerintah. (ARD)
Penulis : Ardian F. R
Editor : M. Munif


















