Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News – Pelaksanaan registrasi ulang dari rangkaian pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar di SDN Kebonsari 2 Malang yang berlangsung tertib dapat apresiasi Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Suryadi (12/06/2026).

Suryadi menyampaikan pihaknya secara kontinu memantau pelaksanaan SPMB. Dari laporan yang masuk maupun kunjungan langsung ke lapangan. Dia sangat mengapresiasi pelaksanaan SPMB jenjang SD yang sudah berjalan tertib dan sesuai aturan yang berlaku. Salah satunya pelaksanaan SPMB jenjang Sekolah Dasar di SDN Kebonsari 2 Malang.
Baca juga: Targetkan Selesai Sehari, Registrasi Ulang di SDN Kebonsari 2 Malang Berlangsung Tertib
“Kami terus memantau 24 jam sejak awal pelaksanaan SPMB. Sejumlah laporan dan juga saat ke lapangan banyak pelaksanaan yang sudah berjalan sesuai aturan. Kami sangat mengapresiasi para panitia dilapangan.” Ujar Suryadi.
Meskipun demikian, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang sekaligus Ketua Fraksi Golkar ini menjelaskan hingga kini masih banyak keluhan dari para orang tua murid. Salah satunya adalah kebijakan prioritas usia 7 tahun memberatkan bagi sebagian orang tua murid.
“Tentu setiap wali murid ingin akses pendidikan terbaik untuk anak-anaknya, kami sangat memahami keresahan tersebut.” Imbuhnya
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Memastikan Pengawasan Jalannya SPMB jenjang SD
Diakhir, Suryadi juga memastikan DPRD Kota Malang terus melakukan pengawasan agar SPMB berjalan transparan, objektif dan sesuai aturan regulasi. Pihaknya juga berharap sosialisasi terkait aturan dari Pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah dapat berjalan secara intens.
Karena sosialisasi yang baik akan sangat membantu para wali murid memahami aturan dan regulasi yang diterapkan. Sehingga minim ditemukan kesalahpahaman dan sinergitas komunikasi antar pihak akan berjalan lebih efektif.
“Memang sosialisasi dari pemerintah harus dilakukan lebih intens, untuk meminimalisir kesalahpahaman. Kebanyakan keluhan yang kami terima berkaitan dengan pemahaman aturan tersebut,” Tuturnya. (MJL)
Editor : M. Munif


















