Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
SWA NEWS, MALANG — Kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ijen, Kota Malang, tampak berbeda pada Minggu (26/7/2026) pagi. Ribuan warga yang tengah berolahraga disuguhkan aksi flag off Parade Kendaraan Listrik (Electric Vehicle) yang dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Momen ini menandai gelaran Sosialisasi Kendaraan Non-Fosil Seri ke-4, di mana Kota Malang dipercaya menjadi salah satu pusat kampanye transisi energi bersih.
Puluhan kendaraan listrik berbagai tipe dan merek menyusuri sepanjang koridor Jalan Ijen. Kehadiran konvoi kendaraan ramah lingkungan ini tak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung mengenai teknologi transportasi masa depan yang bebas emisi.
Menjaga Kualitas Udara Malang
Dalam kesempatannya, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi penunjukan Kota Malang dalam rangkaian sosialisasi ini. Menurutnya, percepatan adopsi kendaraan berbasis energi bersih merupakan langkah krusial untuk menekan emisi karbon sekaligus memelihara kualitas udara kota agar tetap sejuk dan sehat.
“Dari seri keempat ini, Kota Malang melaksanakan sosialisasi kendaraan non-fosil yang tentunya diharapkan mampu mengurangi emisi karbon. Selama ini udara bersih di Kota Malang sudah terjaga dan tentu harus terus kita pertahankan bersama,” ujar Wahyu.
Pemilihan kawasan CFD Ijen sebagai lokasi acara dinilai sangat strategis. Tingginya antusiasme warga setiap akhir pekan menjadi momentum tepat untuk mengenalkan ekosistem kendaraan listrik secara lebih dekat dan inklusif.
Terobosan Pelayanan Publik dengan Inovasi Gerobak Sampah Listrik
Tak berhenti pada kampanye kendaraan pribadi, Pemerintah Kota Malang juga memamerkan inovasi di sektor pelayanan publik melalui operasional gerobak sampah bertenaga listrik.
Inovasi penanganan kebersihan ini dihadirkan untuk meningkatkan efisiensi kerja petugas lapangan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dari aktivitas pengangkutan sampah di pemukiman warga. Langkah terintegrasi ini mempertegas komitmen Pemkot Malang dalam mendukung transisi energi hijau secara berkelanjutan.


















