Rabu, Agustus 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Kaleidoskop Piala Dunia 2026, Rich Foundation Rajut Kebersamaan Masyarakat Pantura Lamongan Lewat Nobar, Jandoman dan Dangdut

Imam HanifahbyImam Hanifah
24/07/2026
in News, Seni dan Budaya
0
Rich Foundation Lamongan
0
SHARES
122
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Lamongan, Swa News – Perhelatan Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat hubungan sosial masyarakat.

Momentum tersebut dimanfaatkan Rich Foundation dengan menggelar sejumlah kegiatan nonton bareng (nobar), khususnya saat Timnas Argentina bertanding.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Lapas Kelas 1 Malang

Lapas Kelas 1 Malang Keluarkan Remisi untuk 1.752 Napi dan 17 Orang Langsung Bebas pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia

18/08/2026
Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

18/08/2026
Load More

Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Sukunan, Desa Paciran, Kabupaten Lamongan, itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari besarnya kecintaan warga terhadap Timnas Argentina yang selama ini dikenal sebagai salah satu tim favorit di kalangan pecinta sepak bola di kawasan pesisir utara Lamongan.

Nonton Bareng Piala Dunia

Bagi Rich Foundation, nonton bareng bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola secara bersama-sama. Kegiatan tersebut menjadi media untuk membangun kedekatan sosial sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kerja sama, perjuangan, dan strategi dalam mencapai tujuan.

Rich Foundation Lamongan
Warga Kampung Sukunan Desa Paciran antusias nobar final Piala Dunia 2026 bersama Rich Foundation (Foto: Dok.)

Sepak bola menghadirkan banyak pelajaran tentang kehidupan. Di dalamnya terdapat kerja tim, disiplin, kemampuan membaca situasi, hingga keberanian mengambil keputusan pada saat yang tepat. Nilai-nilai tersebut menjadi refleksi bahwa setiap tujuan besar memerlukan proses, perencanaan, dan kerja keras.

Melalui suasana nobar yang santai, masyarakat tidak hanya menikmati jalannya pertandingan, tetapi juga memiliki ruang untuk saling berdiskusi, berbagi cerita, dan memperkuat hubungan antarsesama warga.

Jandoman

Di tengah masyarakat pesisir Lamongan, budaya berkumpul atau jandoman telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Tradisi ini memiliki makna yang hampir serupa dengan jagongan atau cangkrukan dalam budaya Jawa, yakni menjadi ruang bertemunya berbagai kalangan tanpa sekat.

Rich Foundation Lamongan
Warga Kampung Sukunan, Desa Paciran ikut dalam jandoman jelang final piala dunia (Foto: Dok.)

Rich Foundation menjadikan budaya tersebut sebagai bagian penting dalam setiap kegiatannya. Menurut penggagas Rich Foundation, Rickyanto, jandoman merupakan temali kultural yang mampu merajut kedekatan batin sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui tradisi tersebut, komunikasi berlangsung lebih terbuka sehingga berbagai persoalan maupun gagasan dapat dibahas secara santai tanpa menghilangkan rasa saling menghormati.

Argentina Mania

Kecintaan masyarakat Kampung Sukunan terhadap Argentina bukanlah sesuatu yang baru. Nama besar Argentina yang telah lama mewarnai sejarah sepak bola dunia, ditambah kehadiran megabintang Lionel Messi, menjadikan tim berjuluk La Albiceleste memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.

Popularitas tersebut kemudian melahirkan rasa memiliki yang melampaui batas geografis. Meski berbeda negara, masyarakat tetap menunjukkan dukungan dengan penuh antusias setiap kali Argentina bertanding.

Semangat itulah yang kemudian mewarnai setiap pelaksanaan nobar yang digelar Rich Foundation, sehingga suasana pertandingan terasa semakin hidup dan penuh kebersamaan.

Dangdut Mania

Selain kecintaan terhadap sepak bola, masyarakat pesisir Pantura Lamongan juga memiliki kedekatan yang kuat dengan musik dangdut. Hampir setiap hari alunan musik dangdut terdengar dari berbagai sudut kampung, menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat setempat.

Rich Foundation Lamongan
Keseruan warga Kampung Sukunan, Desa Paciran ikut berpartisipasi di acar hiburan musik bersama Rickyanto sebelum nobar final Piala Dunia 2026 (Foto: Dok.)

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa budaya lokal tetap hidup berdampingan dengan berbagai hiburan modern. Kehadiran musik dangdut pun semakin menghangatkan suasana kebersamaan dalam berbagai aktivitas masyarakat.

Makan, Ngopi, dan Ngrokok Bersama

Tradisi berkumpul di masyarakat pesisir hampir selalu diiringi dengan makan bersama, menikmati secangkir kopi, serta berbincang santai. Kebiasaan sederhana tersebut menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Dalam suasana seperti itu, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, maupun mencari solusi atas persoalan yang dihadapi bersama. Tidak ada yang merasa paling pintar ataupun paling benar, karena seluruh peserta diposisikan setara dalam membangun dialog.

Bagi Rich Foundation, budaya berkumpul seperti ini merupakan modal sosial yang sangat penting untuk memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus menjaga nilai-nilai gotong royong yang telah lama tumbuh di lingkungan pesisir.

Melalui rangkaian kegiatan nobar bersama masyarakat Kampung Sukunan, Desa Paciran, Kabupaten Lamongan, Rich Foundation berharap tradisi lokal seperti jandoman dapat terus terjaga sebagai budaya alternatif yang memperkuat solidaritas sosial, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang berkeadilan.

(Advertorial)

 

Tags: Kampung Sukunan Paciranpiala dunia 2026Rich FoundationRickyanto
Imam Hanifah

Imam Hanifah

Penulis SEO seputar Jawa Timur, bisnis, wisata dan pendidikan

Related Posts

Lapas Kelas 1 Malang
Hukum

Lapas Kelas 1 Malang Keluarkan Remisi untuk 1.752 Napi dan 17 Orang Langsung Bebas pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia

byArdian FRand1 others
18/08/2026
Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia
Pendidikan

Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

byMukhamad Munif
18/08/2026
Logo dies natalis ke-72
Jawa Timur

UM Luncurkan Logo Dies Natalis ke-72 dan Gelanggang Bantuan Gempa NTT pada Peringatan HUT ke-81 RI

byArdian FRand1 others
18/08/2026
Kado Kemerdekaan
Ekonomi

Kado Kemerdekaan, BI Gratiskan MDR QRIS Transaksi di Bawah 100 Ribu Rupiah

byArdian FRand1 others
18/08/2026
News

Karut-Marut Penanganan Gempa NTT di Berdikari Nagekeo, Syarat Birokrasi dan Toilet Berbayar

byArdian FRand1 others
17/08/2026
Duka gempa NTT
Jawa Timur

Duka Gempa NTT, Pemkab Tuban Resmikan Pembatalan Pesta Kemerdekaan 2026

byArdian FRand1 others
17/08/2026
Next Post
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu

Progres Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Batu Capai 56,32 Persen, Target Selesai Akhir Agustus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pameran Like a Rolling Stone di Kota Batu

Pameran Like a Rolling Stone di Kota Batu, 33 Seniman Kritik Gaya Hidup Konsumtif

26/07/2026
Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir

Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir

06/05/2026
Kini KDMP Kandangsemangkon Masih Mangkrak, Ombudsman Nyatakan Kades Lakukan Penyalahgunaan Wewenang

Kini KDMP Kandangsemangkon Masih Mangkrak, Ombudsman Nyatakan Kades Lakukan Penyalahgunaan Wewenang

21/05/2026
Anti-klimaks! Hasto Tidak Ditahan Setelah 3,5 Jam Pemeriksaan KPK, Apa Takut Ancaman?

Anti-klimaks! Hasto Tidak Ditahan Setelah 3,5 Jam Pemeriksaan KPK, Apa Takut Ancaman?

13/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan