Sabtu, Juni 13, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Seni dan Budaya

Hotel Pelangi Malang Menjadi Percikan Simbol Harmonisasi Arsitektur Eropa dan Jawa

redaksi swanews by redaksi swanews
12/03/2026
in Seni dan Budaya
0
0
SHARES
133
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News— Hotel Pelangi Malang yang terletak di Jalan Merdeka Selatan merupakan salah satu hotel tertua di Kota Malang. Hotel yang menghadap ke arah Alun-Alun Kota Malang tersebut konon berdiri sejak 1860. Awalnya merupakan bangunan penginapan biasa yang didirikan oleh seorang pengusaha Belanda, Abraham Lapidoth.

Hotel Pelangi Malang
Suasana Hotel Pelangi Malang saat malam. Foto/Slamet

Kemudian sejak tahun 1915–1916, bangunan tersebut berubah menjadi sebuah hotel. Awalnya bernama Palace Hotel. Lantas pada zaman pendudukan Jepang tahun 1942–1945, berganti nama menjadi Asoma Hotel. Pada tahun 1945–1953 kembali lagi bernama Palace Hotel. Akhirnya pada tahun 1953, sejak diakuisisi oleh seorang pengusaha kontraktor asal Banjarmasin, H. Sjachran Hosein, hotel tersebut resmi bernama Hotel Pelangi. Kini, operasional Hotel Pelangi masih dikelola oleh generasi kedua keluarga H. Sjachran Hosein.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Miris! Dolar Meroket Tak Dongkrak Kunjungan Wisman di Kota Batu, Bukan Untung Malah Buntung

Miris! Dolar Meroket Tak Dongkrak Kunjungan Wisman di Kota Batu, Bukan Untung Malah Buntung

09/06/2026
Event di Banyuwangi Bulan Juni

Catat Jadwalnya! Inilah Rentetan Event di Banyuwangi Bulan Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi

07/06/2026
Load More

Baca juga Richie Heritage Hotel Malang: Titik Balik Kolonial Tempo Doeloe

Harmonisasi Arsitektur Hotel Pelangi Malang

Secara spesifik, Hotel Pelangi Malang memiliki corak arsitektur kolonial Belanda yang khas, khususnya perpaduan gaya landhuizen yang sangat populer sebagai tipologi rumah pedesaan Eropa dan gaya Empire Style yang megah, yang ditandai dengan pilar-pilar tinggi, bangunan kokoh, serta suasana klasik Eropa.

Hotel Pelangi Malang
Suasana Cafe Lapidoth Hotel Pelangi Malang

Pada bagian lain, bangunan yang ada juga memiliki sentuhan arsitektur tradisional Jawa, seperti gaya Joglo. Pada awal berdirinya (1850), bangunan tersebut berbentuk rumah Joglo sebelum mengalami transformasi. Meski demikian, hingga kini sentuhan Joglo Nusantara bercorak klasik tetap menghiasi struktur bangunan yang ada.

Saat ini, Hotel Pelangi Malang diakui sebagai salah satu ikon cagar budaya heritage Kota Malang. Alasannya, karena hotel ini tetap mempertahankan arsitektur kolonial aslinya, termasuk keaslian lantai, tegel, dan plafon khas masa kolonial. Selain itu, interior klasik seperti lukisan-lukisan peninggalan Belanda juga masih dipertahankan.

Secara holistik, arsitektur Hotel Pelangi merupakan perpaduan eksotis antara gaya kolonial Belanda dan nuansa Jawa. Meskipun dalam sejarahnya terdapat ketegangan politik akibat relasi kolonialisme, namun dalam ranah budaya lahir sebuah karya seni arsitektural yang berupaya menggambarkan harmonisasi sosial antara masyarakat Hindia Belanda dengan masyarakat Jawa. (SC)

Tags: Alun-alun Merdeka MalangCafe LapidothHotel Pelangi MalangJalan Merdeka
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Miris! Dolar Meroket Tak Dongkrak Kunjungan Wisman di Kota Batu, Bukan Untung Malah Buntung
Wisata dan Kuliner

Miris! Dolar Meroket Tak Dongkrak Kunjungan Wisman di Kota Batu, Bukan Untung Malah Buntung

by Mukhamad Munif
09/06/2026
Event di Banyuwangi Bulan Juni
Jawa Timur

Catat Jadwalnya! Inilah Rentetan Event di Banyuwangi Bulan Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi

by Imam Hanifah
07/06/2026
Ini Rahasia Osob Kiwalan Malang Lestari Lintas Generasi
Seni dan Budaya

Ini Rahasia Osob Kiwalan Malang Lestari Lintas Generasi

by Mukhamad Munif
06/06/2026
Diskon Tiket Kereta 30 Persen
News

Diskon Tiket Kereta 30 Persen Mulai 6 Juni 2026, KAI Daop 8 Surabaya Ajak Masyarakat Manfaatkan Libur Sekolah

by Imam Hanifah
06/06/2026
Asyik! Rangkaian Libur Panjang Mei 2026, Kota Batu Dibanjiri Wisatawan
Wisata dan Kuliner

Asyik! Rangkaian Libur Panjang Mei 2026, Kota Batu Dibanjiri Wisatawan

by Mukhamad Munif
02/06/2026
Bulu Tangkis, Pilihan Ekonomis Pelepas Penat Usai Bekerja
Gaya hidup

Bulu Tangkis, Pilihan Ekonomis Pelepas Penat Usai Bekerja

by redaksi swanews
27/05/2026
Next Post
Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026

EDITOR'S PICK

Ini Sosok Mundi Rahayu, Guru Besar Culture Studies, Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang

Ini Sosok Mundi Rahayu, Guru Besar Culture Studies, Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang

07/12/2024
Anti Klimaks, Sinetron Kasus Pagar Laut Tangerang

Anti Klimaks, Sinetron Kasus Pagar Laut Tangerang

28/02/2025
Skandal Ijazah Jokowi Memanas: Roy Suryo Cs Melawan, Jokowi Mengancam, Mahfud MD: Bisa Digugat Menggunakan UU KIP

Skandal Ijazah Jokowi Memanas: Roy Suryo Cs Melawan, Jokowi Mengancam, Mahfud MD: Bisa Digugat Menggunakan UU KIP

18/04/2025
Ketika IKN dan MBG Menciptakan Badai PHK

Ketika IKN dan MBG Menciptakan Badai PHK

01/05/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan