Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News– Proses registrasi ulang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SDN Kebonsari 2 Kota Malang berjalan lancar dan berhasil diselesaikan dalam satu hari sesuai target yang telah ditetapkan panitia. Sebanyak 84 calon peserta didik yang diterima sesuai pagu sekolah telah menyelesaikan proses daftar ulang pada Sabtu (13/6/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam memberikan pelayanan yang tertib dan efektif kepada masyarakat. Dari total 127 pendaftar yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 84 calon peserta didik yang dinyatakan diterima berhasil menyelesaikan registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Baca juga : Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Apresiasi Pelaksanaan SPMB di SDN Kebonsari 2 Malang
Sejak pagi hari, panitia SPMB telah menempati loket pelayanan masing-masing untuk mendampingi orang tua dan calon peserta didik dalam melengkapi persyaratan administrasi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan proses registrasi berjalan cepat, tertib, dan tanpa hambatan. Di sisi lain, para orang tua juga hadir sejak pagi untuk menyerahkan berkas yang diperlukan.
Ketua Panitia SPMB SDN Kebonsari 2, Sulistiyowati, S.Pd., mengaku bersyukur atas kelancaran pelaksanaan registrasi ulang yang berlangsung sesuai rencana.
“Alhamdulillah, semua sudah daftar ulang dan berjalan sesuai jadwal. Tidak ada kendala yang menghambat, dan seluruh berkas dapat diterima dengan baik,” ujarnya.
Sesuai Target Registrasi Ulang SPMB SDN Kebonsari 2 Malang
Menurut Sulistiyowati, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi yang baik antara panitia sekolah, Dinas Pendidikan, serta orang tua calon peserta didik. Bahkan, panitia juga aktif melakukan komunikasi dan jemput bola untuk memastikan seluruh peserta yang diterima dapat menyelesaikan proses registrasi tepat waktu.
“Kelancaran dan ketepatan waktu sesuai dengan deadline kami ini tidak lain karena kerja sama panitia, dinas, dan juga orang tua calon peserta didik yang sangat kooperatif,” tambahnya.
Berdasarkan data panitia, dari total 84 siswa yang diterima, sebanyak 67 siswa berasal dari jalur domisili atau zonasi, 12 siswa dari jalur afirmasi, dan 5 siswa melalui jalur mutasi. Dengan rampungnya proses registrasi ulang tepat waktu, pihak sekolah berharap tahapan berikutnya dapat berjalan tertib sehingga kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (MJL)
Editor : M. Munif


















