Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Lumajang, Swa News — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menyalurkan beasiswa tahap akhir kepada 114 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu angkatan 2022. Selain menjamin penuntasan studi hingga jenjang perguruan tinggi, Pemkab Lumajang juga membekali para calon sarjana ini dengan arahan khusus agar siap mengarungi dunia kerja maupun wirausaha.
Penyerahan beasiswa tahap akhir Pemkab Lumajang tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Gedung Panti PKK Kabupaten Lumajang, Kamis (30/7/2026).
Dalam arahannya, bupati yang akrab disapa Bunda Indah mengapresiasi kerja keras para penerima beasiswa yang berhasil mempertahankan prestasi akademik hingga pengujung masa studi.
“Selamat ya, anak-anak Bunda. Kalian telah menyelesaikan masa kuliah dan berhasil meraih nilai terbaik di akhir semester ini. Ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lumajang,” ujar Bunda Indah.
Pesan Bupati Lumajang, Mahasiswa Jangan Cuma Andalkan IPK
Memasuki fase akhir perkuliahan, dengan estimasi kelulusan dalam enam bulan ke depan—Bunda Indah mengingatkan para mahasiswa agar tidak hanya bergantung pada Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Menurutnya, persaingan pascakampus membutuhkan kesiapan mental, penguasaan keterampilan praktis (soft skills), perluasan jaringan (networking), hingga keberanian membuka lapangan kerja secara mandiri.
Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Lumajang untuk terus membuka akses pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi warga kurang mampu melalui keberlanjutan program beasiswa.
“Tahun ini program beasiswa mahasiswa berprestasi bagi keluarga kurang mampu kembali dibuka. Kami ingin semakin banyak putra-putri Lumajang yang memiliki kesempatan meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-citanya,” tegasnya.
Evaluasi dan Syarat Ketat Penerima
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Indriono Krisna Mukti, membeberkan rincian penerima bantuan.
Dari total 134 mahasiswa angkatan 2022 yang terdata, sebanyak 114 mahasiswa resmi memenuhi kriteria untuk menerima beasiswa pencairan tahap akhir.
Sementara 20 mahasiswa lainnya tidak menerima pencairan tahap akhir ini dengan beberapa alasan teknis, antara lain telah menyelesaikan studi lebih awal, belum memenuhi ambang batas IPK minimal 3,00, atau berhalangan hadir karena fokus menyelesaikan tugas akhir perkuliahan.
Melalui program investasi SDM ini, Pemkab Lumajang berharap lahir generasi muda daerah yang berdaya saing, memiliki daya tahan di dunia kerja, serta siap berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Lumajang.
Foto : Kominfo Lumajang


















