Rabu, Februari 4, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Agama, Kopi, dan Pasar

Mat Ray by Mat Ray
22/01/2025
in Kolom, Opini, Seni Budaya
1
Agama, Kopi, dan Pasar
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Agama, Kopi, dan Pasar

Oleh: Selamet Castur

Tulisan ini merupakan sekapur sirih Imam Ghozali dalam mengajarkan hikmah pengalaman seorang sufi As Subaly ketika memberikan pelajaran makna kecintaan abadi.

READ ALSO

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

Pada suatu ketika, As Subaly menerima rombongan tamu. Saat itu, As Subaly bertanya pada para tamu tersebut, “Apa maksud tujuan kamu semua ke sini?” Para tamu itu lantas menjawab, “Karena kami adalah pengagum dan pecinta Anda.”

Mendengar jawaban itu, seketika As Subaly tertawa, kemudian melempari para tamu tersebut dengan batu. Tentu, para tamu itu lari semua menghindari lemparan batu tersebut.

Seketika itu, As Subaly menertawakan mereka sambil berkata, “Bagaimana mungkin kamu semua mendedikasikan diri menjadi pecinta dan pengagumku? Hanya karena ujian lemparan batu saja kamu sudah melarikan diri.”

Barangkali, jika peristiwa itu berlangsung saat ini, bisa saja As Subaly akan membuat pertanyaan, “Apakah kamu semua juga akan tetap mencintai dan mengagumi diriku jika kemudian dirayu dengan kenikmatan harta dan tahta?”

 

Membaca metafor As Subaly ini seakan kita ingin mengilustrasikan kesempitan cara pandang manusia yang sering memanipulasi pikirannya, yang tidak bisa lagi membedakan keniscayaan keyakinan transenden dengan puncak kepuasan imanen materialisme yang seakan menjadi pencapaian tertinggi spiritual.

Itu pasti berbeda. Karena prinsip keyakinan spiritual tidak pernah bergantung pada sudut ruang, waktu, dan personal. Sementara kecintaan berbasis materialisme itu akan berbatas pada ruang, waktu, dan kesenangan sesaat yang dibangun atas dasar persepsi semu.

Agama, Kopi, dan Pasar As Subaly

Kita bisa beranalogi ketika minum kopi. Bukan cangkir yang kita pakai yang akan melambungkan sensasi aroma rasa kenikmatan—karena itu masalah ruang dan waktu—tapi yang melambungkan hakikat sensasi kenikmatan adalah rasa kopi itu sendiri, meskipun pada kenyataannya rasa kopi itu juga tentatif, bergantung pada formulasi dan rasa kebatinan siapa yang membikin.

Oleh karena itu, sensasi rasa sesungguhnya adalah konfirmasi pikiran kita pada kreasi ontologis Sang Pencipta kopi: para petani yang menginisiasi secara kreatif membudidayakan berbagai aneka ragam lokalitas cita rasa. Kemudian beragam rasa itu akan menentukan makna universalitas kopi yang bertebaran dalam alam raya Sang Maha Pencipta, rahmatan lil’alamin.

Pada bagian lain, ada problem revolusi industri. Persoalan utama revolusi pasar industri kopi terletak pada kepandaian para produsen kopi yang mengubah rasa keaslian kopi menjadi berbagai ragam rasa kontemporer, mengubah lokalitas rasa menjadi selera transnasional, dan sekaligus mengiring lidah para konsumen penikmat kopi sesuai dengan kepentingan pasar produsen.

Ternyata kehidupan beragama juga sudah mengalami proses revolusi pasar. Agama menjadi komoditas industrial, kehilangan rasa syariat dan estetika yang menyuguhkan keindahan. Agama kemudian mirip sajian kuliner yang akan beradaptasi dengan selera pasar, selera korporasi, selera rasa yang berkombinasi secara beragam di luar hakikat dan kuasa agama itu sendiri.

 

Pasar memang terkadang manipulatif, mengajak konsumen hidup di bawah alam sadar. Bahkan, para produsen agen fatwa agama terkadang ikut menghalalkan berbagai cara, tidak segan lagi menyuguhkan “formalin” dan sari rasa kimiawi, yang seakan menjadi keniscayaan dalam sajian penuh aromatik dan bergizi.

Padahal, semua toleransi itu secara perlahan juga akan ikut membunuh akal pikiran, budaya, dan peradaban agama dalam menjaga kelestarian, keselarasan sosial, serta keberlanjutan masa depan peradaban yang lebih unggul.

 

Kisah As Subaly ini seakan ingin menggambarkan ulang adanya sebuah perbandingan rumus alam dan hukum sejarah yang bertingkat secara vertikal, yang kemudian berhasil membuka kesadaran manusia akan eksistensi yang berbeda dan memiliki kesinambungan antara alam ‘lahut’, ‘malakut’, dan ‘nasut’.

 

La ilaha illa Allah Itulah hakikat pembelajaran As Subaly: menimbang kehampaan di balik siklus keabadian. Adakalanya kita harus berhenti sejenak melihat revolusi bumi yang secara elips selalu bekerja dalam sistem edar ilahiyah (sunatullah) untuk selalu mengelilingi matahari. Karena di balik proses peredaran bumi, ada transformasi sifat holistik ketika memaknai kesatuan cinta abadi, kesatuan sejarah, serta kesatuan Tuhan, ‘monism in unity of God‘.

Agama, Kopi dan Pasar

Selamet Castur

Kolumnis Swa News

Tags: AgamaAgama kopi dan pasarAs SubalyKopi dan pasarTokoh sufi

Related Posts

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan
Kolom

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

30/01/2026
Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah
Kolom

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

28/01/2026
Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!
Kolom

Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

08/01/2026
Tumpang Pitu
EKONOMI

CSR Tumpang Pitu Wewenang Korporasi, Bukan Bupati!

29/12/2025
Tumpang Pitu
Kolom

Jejak Sentralisasi Dinamika Tata Kelola Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

18/12/2025
Dilema Kedaulatan Santri?
Kolom

Dilema Kedaulatan Santri?

22/10/2025
Next Post
Aktris Cantik Livy Renata Kecam Keras Deddy Corbuzier, Bahas Keperawanan hingga ‘Nabok’ Anak Kecil

Aktris Cantik Livy Renata Kecam Keras Deddy Corbuzier, Bahas Keperawanan hingga 'Nabok' Anak Kecil

Comments 1

  1. Ping-balik: Pembangunan 6 TPS di Malang Tidak Memenuhi Target, Ini Kata Pj Wali Kota - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

13/02/2025
Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

23/01/2026
Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi

MUI Akan Membawa Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi ke Jalur Hukum? 

19/01/2026

EDITOR'S PICK

Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat

Megawati Melarang Kepala Daerah Ikut Retreat, Sinyal Perlawanan PDIP Terhadap Rezim Prabowo?

21/02/2025
Baru ! 5 Alasan Bobon Santoso Mualaf, Netizen: “Paling Hanya Cari Sensasi Aja!”

Baru ! 5 Alasan Bobon Santoso Mualaf, Netizen: “Paling Hanya Cari Sensasi Aja!”

12/03/2025
Dua Laporan Chapter 2: Buku Laporan

Dua Laporan Chapter 2: Buku Laporan

29/12/2024
Polemik KDMP Kandang Semangkon Menunggu Keputusan Bupati? Awas Ada Politisasi !

Polemik KDMP Kandang Semangkon Menunggu Keputusan Bupati? Awas Ada Politisasi !

09/06/2025
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In