Rabu, Mei 6, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Agama, Kopi, dan Pasar

Mat Ray by Mat Ray
22/01/2025
in Kolom, Opini, Seni dan Budaya
1
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Agama, Kopi, dan Pasar

Oleh: Selamet Castur

Tulisan ini merupakan sekapur sirih Imam Ghozali dalam mengajarkan hikmah pengalaman seorang sufi As Subaly ketika memberikan pelajaran makna kecintaan abadi.

Pada suatu ketika, As Subaly menerima rombongan tamu. Saat itu, As Subaly bertanya pada para tamu tersebut, “Apa maksud tujuan kamu semua ke sini?” Para tamu itu lantas menjawab, “Karena kami adalah pengagum dan pecinta Anda.”

Mendengar jawaban itu, seketika As Subaly tertawa, kemudian melempari para tamu tersebut dengan batu. Tentu, para tamu itu lari semua menghindari lemparan batu tersebut.

Seketika itu, As Subaly menertawakan mereka sambil berkata, “Bagaimana mungkin kamu semua mendedikasikan diri menjadi pecinta dan pengagumku? Hanya karena ujian lemparan batu saja kamu sudah melarikan diri.”

Carousel Gambar Artikel

Barangkali, jika peristiwa itu berlangsung saat ini, bisa saja As Subaly akan membuat pertanyaan, “Apakah kamu semua juga akan tetap mencintai dan mengagumi diriku jika kemudian dirayu dengan kenikmatan harta dan tahta?”

 

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

03/05/2026
Sambut Idul Adha 1447 H, Masjid Al-Hamid The Green Sukun Buka Program Titip Hewan Kurban Lebih Awal

Sambut Idul Adha 1447 H, Masjid Al-Hamid The Green Sukun Buka Program Titip Hewan Kurban Lebih Awal

30/04/2026
Load More

Membaca metafor As Subaly ini seakan kita ingin mengilustrasikan kesempitan cara pandang manusia yang sering memanipulasi pikirannya, yang tidak bisa lagi membedakan keniscayaan keyakinan transenden dengan puncak kepuasan imanen materialisme yang seakan menjadi pencapaian tertinggi spiritual.

Itu pasti berbeda. Karena prinsip keyakinan spiritual tidak pernah bergantung pada sudut ruang, waktu, dan personal. Sementara kecintaan berbasis materialisme itu akan berbatas pada ruang, waktu, dan kesenangan sesaat yang dibangun atas dasar persepsi semu.

Agama, Kopi, dan Pasar As Subaly

Kita bisa beranalogi ketika minum kopi. Bukan cangkir yang kita pakai yang akan melambungkan sensasi aroma rasa kenikmatan—karena itu masalah ruang dan waktu—tapi yang melambungkan hakikat sensasi kenikmatan adalah rasa kopi itu sendiri, meskipun pada kenyataannya rasa kopi itu juga tentatif, bergantung pada formulasi dan rasa kebatinan siapa yang membikin.

Oleh karena itu, sensasi rasa sesungguhnya adalah konfirmasi pikiran kita pada kreasi ontologis Sang Pencipta kopi: para petani yang menginisiasi secara kreatif membudidayakan berbagai aneka ragam lokalitas cita rasa. Kemudian beragam rasa itu akan menentukan makna universalitas kopi yang bertebaran dalam alam raya Sang Maha Pencipta, rahmatan lil’alamin.

Pada bagian lain, ada problem revolusi industri. Persoalan utama revolusi pasar industri kopi terletak pada kepandaian para produsen kopi yang mengubah rasa keaslian kopi menjadi berbagai ragam rasa kontemporer, mengubah lokalitas rasa menjadi selera transnasional, dan sekaligus mengiring lidah para konsumen penikmat kopi sesuai dengan kepentingan pasar produsen.

Ternyata kehidupan beragama juga sudah mengalami proses revolusi pasar. Agama menjadi komoditas industrial, kehilangan rasa syariat dan estetika yang menyuguhkan keindahan. Agama kemudian mirip sajian kuliner yang akan beradaptasi dengan selera pasar, selera korporasi, selera rasa yang berkombinasi secara beragam di luar hakikat dan kuasa agama itu sendiri.

 

Pasar memang terkadang manipulatif, mengajak konsumen hidup di bawah alam sadar. Bahkan, para produsen agen fatwa agama terkadang ikut menghalalkan berbagai cara, tidak segan lagi menyuguhkan “formalin” dan sari rasa kimiawi, yang seakan menjadi keniscayaan dalam sajian penuh aromatik dan bergizi.

Padahal, semua toleransi itu secara perlahan juga akan ikut membunuh akal pikiran, budaya, dan peradaban agama dalam menjaga kelestarian, keselarasan sosial, serta keberlanjutan masa depan peradaban yang lebih unggul.

 

Kisah As Subaly ini seakan ingin menggambarkan ulang adanya sebuah perbandingan rumus alam dan hukum sejarah yang bertingkat secara vertikal, yang kemudian berhasil membuka kesadaran manusia akan eksistensi yang berbeda dan memiliki kesinambungan antara alam ‘lahut’, ‘malakut’, dan ‘nasut’.

 

La ilaha illa Allah Itulah hakikat pembelajaran As Subaly: menimbang kehampaan di balik siklus keabadian. Adakalanya kita harus berhenti sejenak melihat revolusi bumi yang secara elips selalu bekerja dalam sistem edar ilahiyah (sunatullah) untuk selalu mengelilingi matahari. Karena di balik proses peredaran bumi, ada transformasi sifat holistik ketika memaknai kesatuan cinta abadi, kesatuan sejarah, serta kesatuan Tuhan, ‘monism in unity of God‘.

Agama, Kopi dan Pasar

Selamet Castur

Kolumnis Swa News

Tags: AgamaAgama kopi dan pasarAs SubalyKopi dan pasarTokoh sufi
Mat Ray

Mat Ray

Penjelajah Sastra Spiritual Prophetik

Related Posts

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas
Pendidikan

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

by redaksi swanews
03/05/2026
Sambut Idul Adha 1447 H, Masjid Al-Hamid The Green Sukun Buka Program Titip Hewan Kurban Lebih Awal
Agama

Sambut Idul Adha 1447 H, Masjid Al-Hamid The Green Sukun Buka Program Titip Hewan Kurban Lebih Awal

by redaksi swanews
30/04/2026
Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah
Kolom

Antara Keras dan Kejam: Salah Paham yang Melahirkan Krisis Moral di Sekolah

by redaksi swanews
22/04/2026
Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif
Gaya hidup

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif

by redaksi swanews
20/04/2026
Silaturrockhim 7, Ruang Apresiasi Musisi Malang untuk Masyarakat dan Wadah Bagi Talenta Baru
Seni dan Budaya

Silaturrockhim 7, Ruang Apresiasi Musisi Malang untuk Masyarakat dan Wadah Bagi Talenta Baru

by redaksi swanews
19/04/2026
Ma'sum Faqih
Agama

Pesan K.H. Ma’sum Faqih di Halal Bihalal KESAN Langitan: Selain Syiar dan Dakwah, Santri Juga Harus Melek Politik

by redaksi swanews
08/04/2026
Next Post
Aktris Cantik Livy Renata Kecam Keras Deddy Corbuzier, Bahas Keperawanan hingga ‘Nabok’ Anak Kecil

Aktris Cantik Livy Renata Kecam Keras Deddy Corbuzier, Bahas Keperawanan hingga 'Nabok' Anak Kecil

Comments 1

  1. Ping-balik: Pembangunan 6 TPS di Malang Tidak Memenuhi Target, Ini Kata Pj Wali Kota - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026

EDITOR'S PICK

Bahaya ! Balita 3,5 Tahun Hanyut di Selokan Saat Bermain Hujan

Bahaya ! Balita 3,5 Tahun Hanyut di Selokan Saat Bermain Hujan

25/12/2024
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kontra TNI, Balelo Pada Presiden, Siapa Pemain Utamanya?

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Kontra TNI, Balelo Pada Presiden, Siapa Pemain Utamanya?

21/01/2025
Jurusan Sepi Peminat di IPB

Siap SNBT 2026, Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di IPB dan Peluangnya

30/03/2026
Menggugat Keaslian Ijazah Jokowi : Mantan Pimpinan dan Alumni UGM Turun Gunung

Menggugat Keaslian Ijazah Jokowi : Mantan Pimpinan dan Alumni UGM Turun Gunung

14/04/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan