Kamis, November 5, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Qosdus SabilbyQosdus Sabil
30/01/2026
in Kolom, Opini
0
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan
0
SHARES
123
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Bagian 2

Oleh: Qosdus Sabil

 

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

25/10/2026
Kolonialisasi Islam

[De] Kolonialisasi Islam

11/10/2026
Load More

Dalam perspektif Kuntowijoyo, ideologi bukan sekadar slogan normatif, melainkan kesadaran historis yang menuntut keberpihakan nyata. Menurutnya, jika ideologi hanya bermuara pada bahasa moral an sich, maka kerja kritik atas struktur ketidakadilan akan lenyap dari kenyataan.

Kini, tambang menjadi wajah paling menggiurkan dari produk kapitalisme ekstraktif. Ia memiliki modus operandi memanipulasi keadaan melalui bingkai isu ikhtiar pembangunan, serapan tenaga kerja, dan kesejahteraan rakyat. Kenyataannya, tambang merupakan relasi kolaboratif antara elit kuasa negara dan korporasi untuk mengakumulasi modal. Sementara itu, peninggalan kerusakan lingkungan yang masif dan sistemik akan menjadi beban masyarakat lokal.

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah 

Melalui problem tambang saat ini, dakwah berkemajuan sedang diuji. Barangkali, jika panggung retorika dakwah hanya mengumandangkan amar ma’ruf melalui konsep etika semata tanpa upaya nahi munkar dengan menyebut aktor perusak lingkungan, maka dakwah hanya akan menjadi nasihat individual. Masalah tersebut pernah disinggung Buya Syafii Maarif: jika hal demikian terjadi dalam dakwah, maka agama akan kehilangan maknanya dalam menghadapi ketidakadilan. Kuntowijoyo juga pernah mengkritik keras kecenderungan normativisme Islam yang enggan turun pada analisis struktural.

Baca juga: Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah

Di tengah pusaran konsesi tambang, kelihatannya Muhammadiyah masih sangat fasih berbicara tentang etika lingkungan, tetapi gagap ketika harus menyebut rezim ekstraktivisme.

Padahal, dalam konstruksi paradigma Islam profetik Kuntowijoyo, telah digarisbawahi bahwa sikap dakwah tidak mengenal netralitas dalam situasi ketidakadilan struktural. Dakwah justru dituntut melakukan keberpihakan dan pembelaan terhadap struktur yang tertindas.

Jalan Tengah Masalah Lahan Tambang Muhammadiyah

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah perlu mempertimbangkan saran dan nasihat Prof. Din Syamsuddin terkait pengembalian lahan tambang kepada pemerintah. Namun, keputusan mengembalikan IUP tambang tersebut bukan perkara mudah. Sebab, persoalannya bukan hanya terletak pada hasil akhir, melainkan juga pada proses inisiasi yang kurang selaras dengan kerangka ideologi dan konstitusi organisasi.

Salah satu bentuk kekeliruan terjadi ketika pengambilan keputusan menerima lahan tambang hanya melalui sebuah Rapat Konsolidasi Nasional. Padahal, istilah tersebut tidak dikenal dalam nomenklatur permusyawaratan resmi Muhammadiyah. Ia bukan Tanwir, bukan Muktamar, dan bukan pula Musyawarah Nasional.

Sejak awal, ketika Muhammadiyah mendapat tawaran konsesi tambang, semestinya hal tersebut tidak direspons secara reaktif. Sebaliknya, harus lebih dahulu melalui pengkajian dan analisis yang komprehensif, melibatkan pertimbangan manfaat, mafsadat, maslahah mursalah, serta keberlanjutan lingkungan.

Kalau misalnya kemudian diputuskan untuk menerima konsesi tersebut, paling tidak kewenangannya tidak melekat langsung pada ormas Muhammadiyah, melainkan pada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dengan melibatkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang memiliki program studi pertambangan.

Namun demikian, seluruh skema teknis tata kelola konsesi tambang tersebut tetap tidak boleh menutupi persoalan prinsip yang menjadi dasar pedoman tajdid dan dakwah jam’iyah Muhammadiyah.

Wallahu a’lam bisshawab.


Qosdus Sabil

Anggota Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah

 

Tags: Dakwah MuhammadiyahKrisis ideologi dakwahTambang dan krisis ideologi
Qosdus Sabil

Qosdus Sabil

Related Posts

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam
Kolom

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

byMukhamad Munif
25/10/2026
Kolonialisasi Islam
Kolom

[De] Kolonialisasi Islam

bySelamet Castur
11/10/2026
Perempuan Penjaga Demokrasi
Opini

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

byMelpi M. Marpaung
09/10/2026
Cak Munir
Kolom

Kenduri untuk Cak Munir

bySelamet Castur
09/09/2026
Islam Ala Prabowo
Kolom

Peneguhan Politik Identitas Ala Islam Ala Prabowo

bySelamet Castur
06/09/2026
SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis
Jawa Timur

SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis

byMukhamad Munif
01/09/2026
Next Post
Hari Ini KPK Periksa Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Apa Langsung Ditahan?

Hari Ini KPK Periksa Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Apa Langsung Ditahan?

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Anwar Usman

5 Pedoman Mahkamah Konstitusi Untuk Rekayasa Konstitusi Pembatasan Jumlah Capres

04/01/2025
Kontingen Drumband Gita Cendekia Sabet Juara Harapan di Kejurkot Batu Open 2026

Kontingen Drumband Gita Cendekia Sabet Juara Harapan di Kejurkot Batu Open 2026

22/05/2026
Skandal Judol Kemenkominfo, Mahfud dan Islah Bahrawi Keras pada Budi Arie

Skandal Judol Kemenkominfo, Mahfud dan Islah Bahrawi Keras pada Budi Arie

09/06/2025
Rekam Usher GIIAS 2026 Tanpa Izin dan Minta Uang ‘Takedown’, Ebemartono Akhirnya Minta Maaf

Rekam Usher GIIAS 2026 Tanpa Izin dan Minta Uang ‘Takedown’, Ebemartono Akhirnya Minta Maaf

07/08/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan