Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News– Masyarakat Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang mendapat bantuan sapi kurban kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia. Sapi kurban berbobot lebih dari satu ton itu secara simbolis diserahkan oleh Bupati Malang, M Sanusi kepada Takmir Masjid Nurul Iman, Rabu (27/5/2026).

Bantuan sapi kurban tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar, sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat dalam perayaan Hari Raya Idul Adha.
Bupati Malang, M. Sanusi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Idul Adha mengajarkan kepada kita tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat inilah yang harus terus kita jaga dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di Kabupaten Malang,” ujarnya.
Baca juga: Dusun Brau Kota Batu Dapat Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo
Bupati Malang, M. Sanusi beserta istri, Anis Zaidah Sanusi mengikuti Sholat Idul Adha di Masjid Nurul Iman Desa Pagersari. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat Ngantang, Forkopimcam Ngantang, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
”Nilai-nilai pengorbanan dan keteladanan Nabi Ibrahim AS diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Sanusi.
Harapan Bupati Malang saat Penyerahan Sapi Kurban di Ngantang
Bupati Malang menyampaikan harapannya agar momentum Idul Adha dapat semakin mempererat tali silaturahmi antar warga serta membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang, khususnya warga Ngantang.
”Momentum Hari Raya Idul Adha dimaknai tidak hanya sebagai pelaksanaan ibadah semata, namun juga sebagai sarana meningkatkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban,” urainya.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Malang bersama masyarakat tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat. (SL)


















