Minggu, September 13, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Relokasi Pasar Induk Gadang Belum Usai, Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

redaksi swanewsbyredaksi swanews
09/05/2026
in Ekonomi, Jawa Timur
0
0
SHARES
108
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News – Relokasi Pasar Induk Gadang, Kota Malang, masih menyisakan persoalan bagi para pedagang. Meski lokasi baru dinilai lebih tertib dan nyaman, sebagian pedagang mengeluhkan penjualan yang belum stabil bahkan cenderung menurun karena proses relokasi belum sepenuhnya selesai (08/05/2026).

Relokasi Pasar Induk Gadang
Pembeli sedang transaksi di Pasar Induk Gadang Baru (8/5). (Foto:Swa News/MJL)

Mukhlis, pedagang asal Kacuk, Kebonsari, Kota Malang, mengaku suasana berdagang di lokasi baru memang jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya. Kondisi pasar yang lebih tertata membuat aktivitas jual beli tidak lagi terganggu oleh kemacetan maupun proses bongkar muat barang di badan jalan. Namun, ia menilai belum semua pedagang berpindah sehingga pembeli masih terpecah.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Ibu Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Kota Batu Diringkus Polisi

Ibu Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Kota Batu Diringkus Polisi

12/09/2026
KONI Kota Batu Gelar FGD, Dorong Humas Cabor Jadi Motor Pemajuan Olahraga di Era Digital

KONI Kota Batu Gelar FGD, Dorong Humas Cabor Jadi Motor Pemajuan Olahraga di Era Digital

12/09/2026
Load More

“Secara umum lebih nyaman yang sekarang, baik dari ketertiban maupun kenyamanan berdagang. Dulu situasinya amburadul, macet karena barang diturunkan di jalan. Relokasi ini benar-benar membuat pedagang dan pembeli nyaman. Namun saya belum merasakan kestabilan penjualan, mungkin karena belum selesai semua. Ada sebagian pedagang yang belum pindah, tepatnya di sebelah barat. Kalau sudah tersentral, mungkin penjualan akan kembali stabil,” tegasnya.

Baca juga: Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka

Menurut Mukhlis, kondisi tersebut membuat sebagian pedagang masih harus beradaptasi dengan pola belanja masyarakat yang belum sepenuhnya berpindah ke lokasi baru. Ia berharap proses relokasi segera dituntaskan agar seluruh aktivitas perdagangan dapat terpusat dan daya beli kembali normal.

Di sisi lain, para pembeli justru merasakan perubahan positif dari relokasi ini. Bu Wati, pembeli asal Mergosono, menyebut lokasi pasar yang baru jauh lebih nyaman dan aman, terutama dari sisi parkir dan akses jalan yang kini lebih tertib.

Relokasi pasar induk Gadang
Pembeli sedang tawar menawar ikan pindang di Pasar Induk Gadang baru (8/5). (Foto: Swa News/MJL)

“Lebih nyaman, enak, tidak terganggu dengan lalu lalang kendaraan. Dulu khawatir ketika mau parkir motor, sekarang sudah tersedia tempat parkir yang lebih aman. Dulu nyebrang susah karena banyak kendaraan parkir di jalan, terutama saat loading barang. Sekarang sudah ada tempat khusus, jadi tidak macet lagi,” jelasnya.

Relokasi Pasar Induk Gadang Urai Kemacetan

Hal senada disampaikan Yudi, pembeli asal Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang. Ia menilai relokasi membawa perubahan besar bagi kenyamanan pengunjung karena area pasar kini lebih tertata dan tidak semrawut seperti sebelumnya.

“Lebih nyaman yang sekarang, lebih tertib, ketersediaan parkiran luas. Secara akses dan kenyamanan parkir sangat tertib, Pak,” ungkapnya. (MJL)

 

Tags: Ikan pindangPasar GadangPedagang pasarRelokasi Pasar induk Gadang
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Ibu Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Kota Batu Diringkus Polisi
Kriminal

Ibu Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Kota Batu Diringkus Polisi

byMukhamad Munif
12/09/2026
KONI Kota Batu Gelar FGD, Dorong Humas Cabor Jadi Motor Pemajuan Olahraga di Era Digital
Olahraga

KONI Kota Batu Gelar FGD, Dorong Humas Cabor Jadi Motor Pemajuan Olahraga di Era Digital

byMukhamad Munif
12/09/2026
Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja
Ekonomi

Perlindungan JKK Lalu Lintas, Pemkot Malang Komitmen Perkuat Jaminan Sosial bagi Pekerja

byMukhamad Munifand1 others
12/09/2026
Wakil Azerbaijan, Sabah FK
Bola

Wakil Azerbaijan, Sabah FK Dilumat Manchester United pada Debut Pertama di Liga Champions

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Bpkh
Agama

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Kapolda Jatim
Jawa Timur

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Next Post
Penggabungan BPR Danaputra Sakti ke BPR Harta Swadiri Disetujui OJK, Tingkatkan Kapasitas dan Efisiensi

Penggabungan BPR Danaputra Sakti ke BPR Harta Swadiri Disetujui OJK, Tingkatkan Kapasitas dan Efisiensi

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Jurusan sepi peminat di UNAIR

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di Unair untuk SNBT 2026

30/03/2026
Dewas KPK, 109 pegawai KPK kena sanksi

Gawat ! 109 Pegawai KPK Kena Sanksi Etik, Ada apa? ?

13/12/2024
Kebakaran Bromo

Kebakaran Hutan Bromo Capai 60 Hektare, Lumpuhkan Akses Jalur via Malang

06/08/2026
Cerpen dua laporan chapter 2

Cerpen Dua Laporan Chapter 1: Dari Gerobak Ke kantor

22/12/2024
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan