Rabu, Juli 15, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Heboh! Bukti Dugaan Korupsi Jokowi: Said Didu Bongkar 5 Klaster dan 10 Sektor

redaksi swanews by redaksi swanews
05/01/2025
in News, Nasional, Politik
2
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News – Dugaan korupsi Jokowi selama sepuluh tahun masa kepemimpinannya kini menjadi sorotan.

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyatakan akan membuktikan berbagai praktik korupsi yang diduga terjadi dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Program Seragam Gratis Siswa Baru SD dan SMP Diprioritaskan untuk Keluarga Prasejahtera

Program Seragam Gratis Siswa Baru SD dan SMP Diprioritaskan untuk Keluarga Prasejahtera

15/07/2026
Jalin Keakraban Demi Keadilan, Kapolres Batu Sowan ke Kejari Bahas Akselerasi Penanganan Perkara

Jalin Keakraban Demi Keadilan, Kapolres Batu Sowan ke Kejari Bahas Akselerasi Penanganan Perkara

15/07/2026
Load More

Dalam keterangannya, Said Didu mengungkap lima klaster dan sepuluh sektor yang menjadi fokus temuannya.

Dugaan korupsi Jokowi

Lima Klaster Dugaan Korupsi Jokowi

Menurut Said Didu, dugaan praktik korupsi tersebut terbagi ke dalam lima klaster utama:

  • Korupsi untuk Melanggengkan Kekuasaan dan Dinasti Politik

Praktik yang dituding mencakup politik uang dan penggunaan kekuasaan untuk membangun dinasti politik tertentu.

  • Korupsi Sprindik (Surat Perintah Penyidikan)

Dugaan penggunaan surat perintah penyidikan sebagai alat politik untuk menekan lawan dan memperkuat kekuasaan.

  • Korupsi untuk Kepentingan Pribadi dan Keluarga 

 Said Didu menyoroti dugaan keuntungan yang diperoleh oleh keluarga presiden dari proyek atau kebijakan tertentu.

  • Korupsi Menyogok Oligarki

Praktik korupsi yang melibatkan oligarki guna mempertahankan dukungan politik atau ekonomi.

  • Korupsi Melalui Bantuan Sosial

Dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial untuk kepentingan politik, terutama menjelang pemilu.

Baca juga:

Heboh! Jokowi Tokoh Korupsi Dunia, KPK Harus Bertindak, Bangsa Indonesia Berduka

Sepuluh Sektor yang Disorot

Selain lima klaster tersebut, Said Didu juga memaparkan sepuluh sektor yang menurutnya menjadi tempat praktik dugaan korupsi jokowi selama pemerintahannya:

  • Proyek Strategis Nasional (PSN): Dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek besar pemerintah.
  • Pembangunan Infrastruktur: Penyimpangan anggaran di proyek-proyek infrastruktur nasional.
  • Penyerahan Sumber Daya Alam (SDA): Dugaan penyerahan SDA kepada pihak asing atau oligarki secara tidak transparan.
  • Penambahan Utang Negara dan BUMN: Peningkatan utang yang tidak terkelola baik.
  • BUMN: Dugaan korupsi sistemik di perusahaan negara.
  • Kuota Ekspor-Impor: Penyalahgunaan kuota untuk keuntungan kelompok tertentu.
  • Penyelundupan Barang: Dugaan praktik ilegal di sektor ekspor-impor.
  • Korupsi Perpajakan: Dugaan manipulasi di sektor perpajakan.
  • Mafia Ekonomi: Keterlibatan mafia dalam sektor strategis.
  • Pengadaan Barang dan Jasa: Penyimpangan pengadaan dengan anggaran negara.

Reaksi Publik dan Implikasi

Dilansir dari Fajar.co.id, pernyataan Said Didu ini menimbulkan reaksi beragam. Pendukung pemerintah menyebut tuduhan ini sebagai serangan politik, sementara oposisi dan aktivis mendukung upaya Said Didu dalam mendorong transparansi.

Said Didu menegaskan bahwa bukti-bukti terkait dugaan korupsi ini akan dibuka secara bertahap kepada publik. “Ini bukan sekadar isu politik, tetapi persoalan keadilan dan masa depan bangsa,” ujarnya dalam salah satu keterangannya.

Apakah pernyataan ini akan membawa perubahan signifikan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia? Atau justru menjadi dinamika baru dalam persaingan politik?


Penulis : Tim Swa News

Sumber: Fajar.co.id, RMOL, dan media daring lainnya

redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Program Seragam Gratis Siswa Baru SD dan SMP Diprioritaskan untuk Keluarga Prasejahtera
Pendidikan

Program Seragam Gratis Siswa Baru SD dan SMP Diprioritaskan untuk Keluarga Prasejahtera

by Mukhamad Munif
15/07/2026
Jalin Keakraban Demi Keadilan, Kapolres Batu Sowan ke Kejari Bahas Akselerasi Penanganan Perkara
Hukum

Jalin Keakraban Demi Keadilan, Kapolres Batu Sowan ke Kejari Bahas Akselerasi Penanganan Perkara

by Mukhamad Munif
15/07/2026
Sesuaikan Ketersediaan Anggaran, Dinas PUCKPP akan Pastikan Prioritaskan Pemeliharaan Jalan di Seluruh Kecamatan Banyuwangi
Jawa Timur

Sesuaikan Ketersediaan Anggaran, Dinas PUCKPP akan Pastikan Prioritaskan Pemeliharaan Jalan di Seluruh Kecamatan Banyuwangi

by Mukhamad Munif
14/07/2026
Sambut KKN Tematik FIA UB, Nurochman: Jadikan Desa Sebagai Laboratorium Solusi
Pendidikan

Sambut KKN Tematik FIA UB, Nurochman: Jadikan Desa Sebagai Laboratorium Solusi

by Mukhamad Munif
14/07/2026
SD Inovasi Muhammadiyah 1 Trenggalek
News

SD Inovasi Muhammadiyah 1 Trenggalek Putuskan Tak Ikut Program MBG Tahun Ajaran 2026/2027

by Imam Hanifah
14/07/2026
sidang dugaan Korupsi DJKA
Hukum

Viral! Nama Gus Miftah Disebut dalam Sidang Dugaan Korupsi DJKA, Diduga Terkait Aliran Dana Rp100 Juta

by Imam Hanifah
14/07/2026
Next Post
Patrick Kluivert

Coach Shin Tae Yong Dipecat, Akan Diganti Patrick Kluivert? 

Comments 2

  1. Ping-balik: Benarkah Nama Jokowi Dihapus dalam Finalis Koruptor Versi OCCRP? Cek Faktanya! - SWA NEWS
  2. Ping-balik: Heboh ! Aktivis 98 Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Jokowi dan Keluarga - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat

Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat

22/02/2025
Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

Pendidikan Kontekstual Sebagai Jalan Partisipasi Semesta, Dari Ruang Kelas Menuju Realitas

03/05/2026
Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

06/03/2026
Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

28/01/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan