Minggu, September 20, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Civitas Akademika UINSA Surabaya Tolak Akhmad Muzakki Kembali Jadi Rektor, Ini Alasannya

Imam HanifahbyImam Hanifah
20/09/2026
in News, Jawa Timur
0
civitas akademika UINSA Surabaya
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Surabaya, Swa News – Pelantikan Prof. Akh. Muzakki sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026–2030 diwarnai gelombang penolakan dari sejumlah elemen civitas akademika. Mahasiswa, dosen, guru besar, hingga alumni menyuarakan keberatan terhadap keputusan pengangkatan kembali Akhmad Muzakki sebagai rektor.

Penolakan civitas akademika UINSA Surabaya tersebut disampaikan melalui sejumlah aksi mahasiswa dan pernyataan dari kalangan akademisi. Mereka menyampaikan beberapa alasan, mulai dari persoalan tata kelola kampus, fasilitas pendidikan, kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga adanya dugaan perkara hukum yang dikaitkan dengan proses sertifikasi dosen.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Profil Akhmad Muzakki

Profil Akhmad Muzakki, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya yang Kembali Menjabat Periode 2026-2030

20/09/2026
Profil Fahd A Rafiq

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

19/09/2026
Load More

Berbagai Alasan Penolakan Akhmad Muzakki

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah beredarnya surat permintaan keterangan dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa suap atau gratifikasi dalam proses sertifikasi tenaga pendidik atau dosen tahun 2024–2025.

Kejaksaan menyelidiki dugaan tersebut dengan potensi nilai pungutan yang disebut mencapai Rp897.050.000. Namun, proses tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga surat permintaan keterangan tidak dapat dimaknai sebagai bukti bahwa pihak yang dipanggil telah melakukan tindak pidana.

Sorotan tersebut turut menjadi alasan keberatan dari sejumlah dosen UINSA. Salah satunya disampaikan Hermanto Jakfar, Dosen Filsafat Fakultas Ushuluddin UINSA Surabaya.

“Kami para dosen merasa keberatan atas pengangkatan kembali Akh. Muzakki. Hal ini karena rektor yang baru dilantik diduga melakukan tindak pidana.”

Pernyataan Hermanto tersebut juga diberitakan sejumlah media ketika menyampaikan keberatan terhadap pengangkatan kembali Muzakki sebagai rektor.

Guru Besar Soroti Tata Kelola Kampus

Penolakan terhadap kepemimpinan periode kedua Muzakki juga datang dari Forum Guru Besar UINSA. Juru Bicara Forum Guru Besar UINSA, Prof. Ghazali Said, menyoroti persoalan tata kelola dan suasana akademik di lingkungan kampus.

“Kami menolak karena tata kelola yang dilakukan banyak menimbulkan kegaduhan di kampus UINSA,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai alasan Forum Guru Besar UINSA dalam menyikapi pengangkatan kembali Muzakki sebagai rektor untuk periode 2026–2030.

Mahasiswa Soroti UKT dan Fasilitas Kampus

Sementara itu, penolakan dari kalangan mahasiswa juga dikaitkan dengan sejumlah persoalan fasilitas dan kebijakan pendidikan. Koordinator aksi, Koko Prakoso, menyebut mahasiswa menyoroti besaran UKT, kondisi perpustakaan, penerimaan mahasiswa baru, serta sejumlah kebijakan kampus lainnya.

civitas akademika UINSA Surabaya
Koko Prakoso, Koordinator Aksi (Foto: Dok.)

Koko menilai kepemimpinan Muzakki sebelumnya masih menyisakan sejumlah persoalan yang menurut mahasiswa perlu dipertanggungjawabkan.

“Muzakki telah melakukan banyak kecacatan yang merugikan mahasiswa. Salah satunya UKT. UKT mahal. Ini benar-benar mencekik mahasiswa. Perpustakaan juga mangkrak,” jelasnya.

Dalam aksi pada 17 September 2026, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain meminta pertanggungjawaban terkait UKT, jumlah penerimaan mahasiswa baru yang dinilai berdampak terhadap keterbatasan fasilitas, serta penyelesaian persoalan perpustakaan.

Pendemo Akan Temui Komisi VIII DPR RI

Koordinator aksi Koko Prakoso menyatakan mahasiswa akan terus menyampaikan aspirasi agar Muzakki turun dari jabatan rektor. Mereka juga berencana menyurati Komisi VIII DPR RI untuk meminta adanya ruang dialog antara mahasiswa dan pihak terkait melalui rapat dengar pendapat.

Koko mengkritik keputusan Kementerian Agama yang kembali mengangkat Muzakki sebagai Rektor UINSA. Menurutnya, Komisi VIII DPR RI diharapkan dapat menjadi pihak yang menjembatani aspirasi mahasiswa dengan Kementerian Agama.

“Karena Kemenag sudah tidak kompeten, atau tidak menjalankan tugasnya secara maksimal atau totalitas, maka kami akan minta Komisi VIII DPR RI untuk menjembatani.”

Pernyataan tersebut disampaikan Koko dalam aksi mahasiswa pada Kamis, 17 September 2026. Rencana penyampaian aspirasi kepada Komisi VIII DPR RI juga diberitakan oleh Suara Surabaya.

Rangkaian penolakan tersebut menunjukkan adanya perbedaan sikap di lingkungan UINSA terhadap kepemimpinan Akh. Muzakki untuk periode kedua. Di satu sisi, pengangkatan telah berlangsung untuk masa jabatan 2026–2030, sementara di sisi lain sejumlah mahasiswa, dosen, guru besar, dan alumni terus menyampaikan tuntutan evaluasi terhadap kepemimpinannya.

Penulis: M. Mudzakir

Editor: Imam Abu Hanifah

Tags: Rektor UIN Sunan AmpelUIN Sunan Ampel
Imam Hanifah

Imam Hanifah

Penulis SEO seputar Jawa Timur, bisnis, wisata dan pendidikan

Related Posts

Profil Akhmad Muzakki
News

Profil Akhmad Muzakki, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya yang Kembali Menjabat Periode 2026-2030

byImam Hanifah
20/09/2026
Profil Fahd A Rafiq
News

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

byImam Hanifah
19/09/2026
Profil Gus Arif
News

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

byImam Hanifah
18/09/2026
Mahasiswi Malang
Hukum

Mahasiswi Malang Jadi Korban Pelecehan, Polisi Buru Pelaku Berhelm Merah Lewat Rekaman CCTV

byArdian FRand1 others
18/09/2026
Batu Street food Festival
Ekonomi

Batu Street Food Festival Didorong Jadi Ekosistem Gastronomi Kota Batu

byMukhamad Munif
17/09/2026
Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan
Gaya hidup

Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan

byArdian FRand1 others
17/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026

EDITOR'S PICK

Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Kapal Jurnalis Hilang, Menengok Sejarah Tragedi dan Ancaman Gelombang Tinggi di Selat Sunda

10/09/2026
Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

23/01/2026
Terbaru ! Sengketa KMP Kandangsemangkon, Ombudsman Akan Periksa Dinas Koperasi Kabupaten Lamongan

Terbaru ! Sengketa KMP Kandangsemangkon, Ombudsman Akan Periksa Dinas Koperasi Kabupaten Lamongan

01/10/2025
Haris Azhar Melawan! Akan Laporkan Rudi ‘Kurawa’, Stafsus Meutia Hafid. Pernah Sebar Hoaks?

Haris Azhar Melawan! Akan Laporkan Rudi ‘Kurawa’, Stafsus Meutia Hafid. Pernah Sebar Hoaks?

18/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan