Minggu, Juni 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kritik Said Didu: Hadiah Tahun Baru 2025 Dari Pemerintah, Apa Saja?

redaksi swanews by redaksi swanews
27/12/2024
in Ekonomi, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News– Kritik Said didu merespon kebijakan yang diambil pemerintah ramai jadi perbincangan warganet. Dalam cuitannya di akun X, @msaid_didu , mengungkap kritik pada pemerintah dengan bahasa sarkas, “apakah ini hadiah tahun baru 2025 dari pemerintah?” Tulisnya.

Sorotan tajam dari Said Didu ini berkaitan dengan empat kebijakan utama yang akan dijalankan pemerintah pada tahun 2025. Kebijakan tersebut dianggap hanya menguntungkan kalangan tertentu dan akan menjadi beban bagi masyarakat kelas menengah bawah.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

20/06/2026
Moratorium MBG

Muhammadiyah Desak Moratorium MBG, Qodari Tetap Ngotot Lanjut

19/06/2026
Load More

Ini 4 kebijakan pemerintah yang jadi sorotan kritik said didu :


Kritik said didu

1. Kenaikan Tarif PPN Menjadi 12%

Salah satu kebijakan yang mendapat kritik keras adalah kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2025. Kebijakan ini mencakup berbagai barang dan jasa yang sebelumnya tidak terkena PPN atau tarifnya lebih rendah.

Kritik said didu soal kenaikan PPN 12%

Said Didu menilai bahwa kebijakan ini akan berdampak langsung pada harga barang dan jasa, yang pada gilirannya akan membebani daya beli masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah yang sudah tertekan dengan tingginya biaya hidup.

Meski pemerintah beralasan bahwa kebijakan ini akan meningkatkan penerimaan negara, Said Didu menganggap kebijakan ini tidak berpihak pada rakyat kecil.

2. Rencana Amnesti Pajak Jilid III

Kebijakan amnesti pajak jilid III juga menjadi sorotan utama dalam kritik Said Didu. Program ini direncanakan untuk dilaksanakan pada 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan mengoptimalkan penerimaan negara.

Tax amnesty jilid III

Namun, Said Didu menilai bahwa program ini akan lebih menguntungkan kalangan pengusaha besar dan orang kaya, yang dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengungkapkan harta yang belum dilaporkan dengan imbalan pengurangan sanksi.

Bagi Said Didu, kebijakan ini memperburuk ketimpangan sosial, di mana masyarakat yang membayar pajak secara jujur justru tidak mendapatkan manfaat yang sebanding.

3. Pengampunan Koruptor Melalui Denda Damai

Said Didu juga mengkritik kebijakan pengampunan bagi koruptor melalui denda damai, yang memberi kesempatan kepada pelaku korupsi untuk menghindari hukuman pidana dengan membayar denda yang disepakati.

Kritik said didu
Sumber Gambar: infokediriraya

Menurut Said Didu, kebijakan ini menciptakan ketidakadilan karena memberikan kesempatan kepada pelaku korupsi untuk melunasi tindakan kriminal mereka dengan uang, sementara masyarakat yang terkena dampak korupsi justru tidak mendapatkan keadilan yang sebanding. Kebijakan ini, menurutnya, berpotensi merusak sistem hukum dan moralitas publik.

4. Penghapusan Pidana Bagi Pengguna Narkoba

Kritik Said Didu juga mencakup kebijakan pemerintah terkait penghapusan pidana bagi pengguna narkoba dan menggantinya dengan rehabilitasi. Walaupun kebijakan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pemulihan bagi pengguna narkoba, Said Didu menilai bahwa kebijakan ini mungkin tidak akan efektif.

Gambar : Facebook Muslimah News

Beberapa pihak juga menganggap bahwa pengalihan penanganan narkoba ke lembaga rehabilitasi tanpa solusi yang jelas justru bisa memperburuk masalah, tanpa memberikan hasil yang signifikan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.

Baca juga:

Heboh ! Hasto Tersangka, Menanti Perlawanan Mega

Kritik Said Didu terhadap kebijakan pemerintah menjelang tahun 2025 mencerminkan keprihatinan tentang arah kebijakan yang lebih menguntungkan kalangan tertentu dan semakin membebani rakyat.

Dengan kenaikan PPN, amnesti pajak jilid III, pengampunan bagi koruptor, serta kebijakan penghapusan pidana bagi pengguna narkoba, Said Didu menilai bahwa kebijakan tersebut cenderung tidak pro-rakyat dan lebih berpihak pada kelompok pengusaha besar dan elite.

Masyarakat diharapkan lebih kritis dan meminta pemerintah untuk mempertimbangkan kembali kebijakan-kebijakan ini agar lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat banyak.(Mmu)

Tags: Hadiah tahun baru 2025Kebijakan pemerintahKenaikan PPN 12Kritik said didu
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG
Politik

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

by Mukhamad Munif
20/06/2026
Moratorium MBG
News

Muhammadiyah Desak Moratorium MBG, Qodari Tetap Ngotot Lanjut

by Imam Hanifah
19/06/2026
Cara daftar nobar Piala Dunia 2026
News

Cara Daftar Nobar Piala Dunia 2026 Resmi, Komunitas dan UMKM Bisa Gratis

by Imam Hanifah
19/06/2026
ASN Pemkot Malang wajib pakai jersey Piala Dunia
News

Ikuti Arahan Kemendagri, ASN Pemkot Malang Wajib Pakai Jersey Piala Dunia Setiap Hari Jumat

by Imam Hanifah
19/06/2026
Rimzah Zubair
News

Profil Rimzah Zubair Politisi Gerindra Kota Malang Pembela MBG, Masih Kerabat Ustaz Khalid Basalamah?

by Imam Hanifah
18/06/2026
Sulthonul Arifin, Meranggi Keris Demi Menjaga Napas Pusaka Nusantara
Seni dan Budaya

Sulthonul Arifin, Meranggi Keris Demi Menjaga Napas Pusaka Nusantara

by Mukhamad Munif
18/06/2026
Next Post
Penerima Bansos 2025: Ini Panduan Lengkap Cara Daftar dan Syaratnya

Penerima Bansos 2025: Ini Panduan Lengkap Cara Daftar dan Syaratnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Setelah Dua Kali Periksa Bupati Lamongan, KPK Kembali Panggil Sejumlah Pejabat Pemkab

Setelah Dua Kali Periksa Bupati Lamongan, KPK Kembali Panggil Sejumlah Pejabat Pemkab

08/07/2025
Persiapan Timnas, Vietnam vs Indonesia

Vietnam vs Indonesia di Piala AFF 2024: Kalah Head to Head, Tim Garuda Fokus Bertahan ?

15/12/2024
SPMB SMP Kota Malang Jalur Domisili

SPMB SMP Kota Malang Jalur Domisili 2026 Dibuka 8 Juni, Siswa Bisa Pilih 3 Sekolah

01/05/2026
Tragedi Bus Pariwisata di Kota Batu: Rem Blong Sebabkan 4 Orang Meninggal di Tempat

Tragedi Bus Pariwisata di Kota Batu: Rem Blong Sebabkan 4 Orang Meninggal di Tempat

08/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan