Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News – Sosok Rimzah Zubair menjadi sorotan publik terkait sikapnya dalam membela Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rimzah Zubair merupakan sosok politisi muda Kota Malang yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Gerindra.
Perannya sangat aktif mengawal kebijakan daerah, apalagi posisinya juga masuk dalam struktur Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang.
Karena posisinya saat ini juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, sehingga perannya menjadi tokoh sentral dalam gerakan partai tersebut.
Ia terpilih menjadi anggota legislatif (DPRD) Kota Malang 2024 melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Malang 1, yang meliputi wilayah Kecamatan Klojen.
Kini, nama Rimzah menjadi sorotan publik dan media. Sorotan itu terkait karena perannya saat berdialog langsung dengan massa mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang.
Saat itu, ia menunjukkan sikap keterbukaannya untuk menerima langsung aspirasi mahasiswa terkait tuntutan pemberhentian Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pada kesempatan tersebut, secara lantang ia menyatakan menolak pemberhentian program MBG. Melainkan, ia bersama Fraksi Gerindra mendukung proses evaluasi dan penyempurnaan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya lebih optimal bagi rakyat dan tepat sasaran.
Di hadapan para demonstran, ia juga berkomitmen membawa tuntutan masyarakat untuk disampaikan langsung ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra di pusat.
Punya Hubungan Kerabat dengan Ulama Salafi Khalid Basalamah
Sosok Rimzah Zubair merupakan kerabat dekat salah satu ulama salafi dan pebisnis terkenal, Ustaz Khalid Basalamah. Status kekerabatan tersebut karena ia menikah dengan Qisty Basalamah, yang merupakan kerabat Ustaz Khalid Basalamah.
Sosok Ustaz Khalid Basalamah sendiri merupakan lulusan Universitas Islam Madinah yang sempat kontroversial terkait dengan sepak terjangnya dalam dakwah Islam.
Ia pernah bersitegang dan mengalami penolakan sehingga pengajiannya pernah dibubarkan oleh Banser GP Ansor Sidoarjo, Jawa Timur, karena ceramahnya dinilai tidak selaras dengan praktik beragama Islam kaum Nahdliyin (2017).
Beberapa waktu lalu, Khalid Basalamah juga sempat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait dugaan korupsi penambahan kuota haji 2024 yang telah menyeret status tersangka mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (23/5/2026). (RD).
Penulis: RD
Editor: Imam Abu Hanifah

















