Rabu, Agustus 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Pendidikan

DPRD Kota Malang Desak Evaluasi SDN 1 Gadang, Buntut Penahanan Kenaikan Kelas Siswa

Mukhamad MunifbyMukhamad Munif
25/07/2026
in Pendidikan
0
0
SHARES
127
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News – Anggota Komisi D DPRD Kota Malang desak evaluasi SDN 1 Gadang secara menyeluruh menyusul polemik penahanan kenaikan kelas terhadap seorang siswa berinisial MF. Kasus tersebut dinilai mencoreng citra Kota Malang sebagai kota pendidikan dan memunculkan pertanyaan mengenai penerapan prosedur penentuan kenaikan kelas di lingkungan sekolah. (25/07/2026)

DPRD Kota Malang Desak Evaluasi SDN 1 Gadang
Anggota DPRD Kota Malang Komisi D, Suyadi saat berkunjung ke rumah siswa MF(Foto: Istimewa)

Anggota komisi D DPRD Kota Malang, Suyadi, saat menemui keluarga MF, siswa kelas V SDN 1 Gadang. Menyatakan jika nilai rapor MF tergolong baik tetapi ia tetap tinggal di kelas V. Keputusan tersebut menjadi sorotan karena dari ratusan siswa di sekolah tersebut, hanya MF yang dinyatakan tidak naik kelas.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Lapas Kelas 1 Malang

Lapas Kelas 1 Malang Keluarkan Remisi untuk 1.752 Napi dan 17 Orang Langsung Bebas pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia

18/08/2026
Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

18/08/2026
Load More

Tak hanya itu, MF juga diduga mengalami perlakuan diskriminatif. Selama sekitar satu pekan, ia ditempatkan sendirian di ruang perpustakaan, hanya diberikan dua tugas tanpa pendampingan, serta disebut tidak diperbolehkan berinteraksi dengan teman-temannya. Kondisi tersebut membuat MF merasa terisolasi hingga rekan-rekan sekelasnya mengirimkan surat berisi dukungan dan harapan agar ia kembali belajar bersama.

Baca juga: Temui Keluarga Siswa, Suyadi Sebut Dugaan Sanksi pada Siswa SDN 1 Gadang Kota Malang Perlu Diusut

Menanggapi hal tersebut, Suyadi menilai sekolah tidak boleh mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan diskriminasi maupun mengabaikan hak-hak peserta didik.

“Sekolah sebaiknya melakukan pembenahan. Kalau memang ada kekeliruan, sampaikan permohonan maaf dan ambil langkah yang positif. Jangan menghindari komunikasi dengan orang tua atau pihak lain yang ingin menyelesaikan persoalan ini,” tegas Suyadi.

Ia mempertanyakan alasan karakter yang dijadikan dasar penahanan kenaikan kelas. Menurutnya, apabila aspek karakter menjadi pertimbangan utama, proses pembinaan seharusnya dilakukan secara berkelanjutan sejak awal tahun ajaran, bukan baru dijadikan dasar saat rapat pleno penentuan kenaikan kelas.

“Kalau memang karakter menjadi persoalan, mestinya dibina sejak awal. Jangan sampai alasan itu baru muncul ketika pleno kenaikan kelas, apalagi nilai akademiknya tergolong baik,” ujarnya.

Suyadi juga mengkritisi dugaan perlakuan yang diterima MF selama berada di sekolah. Menurutnya, jika benar siswa tersebut dipisahkan dari teman-temannya dan ditempatkan di perpustakaan tanpa pendampingan, maka tindakan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai pembinaan.

“Kalau memang begitu yang terjadi, itu bukan pembinaan, melainkan bentuk hukuman yang tidak mendidik,” katanya.

Selain meminta evaluasi internal, Suyadi juga menekankan pentingnya keterbukaan pihak sekolah dalam memberikan penjelasan kepada publik. Hingga saat ini, menurutnya, kepala sekolah sulit ditemui, sementara wali kelas juga belum memberikan keterangan terkait polemik tersebut.

“PR-nya adalah sekolah harus berbenah. Jangan sampai ada perlakuan yang terkesan semena-mena,” tambahnya.

DPRD Kota Malang Desak Evaluasi SDN 1 Gadang

Suyadi menilai kasus ini menjadi momentum untuk mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) penentuan kenaikan kelas di seluruh satuan pendidikan agar keputusan yang diambil benar-benar objektif, transparan, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi peserta didik.

“Malang adalah kota pendidikan. Maka setiap sekolah di kota ini harus menjaga marwahnya dengan praktik pendidikan yang adil, transparan, dan mendidik,” pungkasnya. (MJL)


Pewarta: MJL

Editor: M. Munif

Tags: Dinas Pendidikan Kota MalangDPRD Kota MalangKota MalangSDN 1 GadangSuyadi
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Lapas Kelas 1 Malang
Hukum

Lapas Kelas 1 Malang Keluarkan Remisi untuk 1.752 Napi dan 17 Orang Langsung Bebas pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia

byArdian FRand1 others
18/08/2026
Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia
Pendidikan

Kado Istimewa Pesantren Al-Umm pada HUT ke-81 RI, Wakili Kota Malang di Eko-Pesantren dan Gondol Juara Tiga Lomba Tingkat Asia

byMukhamad Munif
18/08/2026
Logo dies natalis ke-72
Jawa Timur

UM Luncurkan Logo Dies Natalis ke-72 dan Gelanggang Bantuan Gempa NTT pada Peringatan HUT ke-81 RI

byArdian FRand1 others
18/08/2026
Kado Kemerdekaan
Ekonomi

Kado Kemerdekaan, BI Gratiskan MDR QRIS Transaksi di Bawah 100 Ribu Rupiah

byArdian FRand1 others
18/08/2026
Duka gempa NTT
Jawa Timur

Duka Gempa NTT, Pemkab Tuban Resmikan Pembatalan Pesta Kemerdekaan 2026

byArdian FRand1 others
17/08/2026
Bupati Malang Sanusi
Agama

Bupati Malang Sanusi Ajak Warga Pujon Perkuat Iman dan Kebersamaan di Sholat Subuh Keliling

byMukhamad Munif
15/08/2026
Next Post
remitansi PMI Bank Jatim dan Bank NTT

Sasar Koridor Malaysia dan Hong Kong, Remitansi PMI Bank Jatim dan Bank NTT Permudah Pengiriman Uang hingga Pelosok Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

Pengalihan Isu, Jokowi yang Mengatur

05/02/2025
Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

06/03/2026
Syarat Dokumen untuk Ambil PIN SPMB

Ini Syarat Dokumen untuk Ambil PIN SPMB Jatim 2026! Lengkap Beserta Tata Cara dan Jadwalnya

29/05/2026
Gaduh ! Video Rieke Kritik PPN 12%, Oneng Dipanggil MKD, Anas Urbaningrum: Batalkan!

Gaduh ! Video Rieke Kritik PPN 12%, Oneng Dipanggil MKD, Anas Urbaningrum: Batalkan!

31/12/2024
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan