Selasa, Oktober 27, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Bias Londo (gak) Ireng!

Selamet CasturImam HanifahbySelamet CasturandImam Hanifah
26/07/2026
in Kolom
0
bias londo

Presiden Prabowo (kiri) dan Kakeknya, Philip Frederik Laurens Sigar, dari jalur ibu (Foto: Dok. adrianuskojongian)

0
SHARES
153
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Swa News – Dalam pidato sambutannya saat menghadiri acara Hari Lahir PKB ke-28 di Jakarta (23/7/2026), Presiden Prabowo menggunakan kiasan negatif “londo ireng” terhadap jurnalis, pengamat, dan LSM karena dianggap melayani kepentingan asing untuk melemahkan negara.

Ia mempertanyakan sumber pendanaan mereka. Ia juga menilai ada media, pengamat, dan LSM yang tidak objektif serta hanya fokus menyoroti kekurangan rezim pemerintahan saat ini.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

25/10/2026
Kolonialisasi Islam

[De] Kolonialisasi Islam

11/10/2026
Load More

Latar Historis

Istilah londo ireng bermula dari sejarah Perang Diponegoro (1825–1830). Kala itu, kebijakan perang pemerintah Belanda telah banyak menguras tenaga dan keuangan sehingga mengalami krisis militer.

bias londo
Kakek Prabowo, Philip Frederik Laurens Sigar, saat diperbantukan di pemerintahan Jawa Barat pada 1925 (Foto: Dok. KITLV)

Untuk mengatasi krisis militer dan keuangan tersebut, pada tahun 1830 pemerintah Belanda merekrut tentara yang berasal dari Afrika.

Sebagian besar dari mereka berkulit hitam untuk bergabung dengan tentara KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger). Masyarakat pribumi kemudian menyebut mereka Londo Ireng (Zwarte Hollanders).

Transformasi Simbolik

Rupanya, istilah londo ireng juga mengalami pergeseran makna. Pada masa kolonial, istilah tersebut juga digunakan untuk menyebut orang pribumi yang dinilai menjadi pembelot dan pengkhianat.

Dalam pergaulan politik kontemporer, metafora londo ireng kerap dipakai untuk memberikan label kepada orang maupun kelompok yang dinilai lebih berpihak pada kepentingan asing.

Penggunaan istilah itulah yang kemudian menimbulkan polemik karena digunakan Presiden Prabowo untuk menilai beberapa orang dan kelompok yang selama ini banyak mengkritik kebijakan pemerintahannya.

Kilas Balik

Akhirnya, kini muncul sosok penting dalam sejarah pergolakan militer pada awal abad ke-19, yakni Benjamin Thomas Sigar, yang disebut sebagai kakek buyut Presiden Prabowo.

Prabowo merupakan putra Sumitro Djojohadikusumo, seorang tokoh ekonomi dan mantan menteri di Indonesia, serta Dora Marie Sigar, perempuan berdarah Minahasa, Sulawesi Utara.

Dora Marie Sigar merupakan putri Philip Frederik Laurens Sigar (1885–1946), seorang pejabat pemerintah dan anggota Volksraad, serta Cornelie Emilia Maengkom (1888–1946), yang berasal dari keluarga birokrat Sulawesi Utara.

bias londo
Dokumen foto Kakek buyut Prabowo, Benjamin Thomas Sigar (1790–1879) (Foto: Dok. KITLV)

Silsilah keluarga Prabowo kemudian terhubung dengan Benjamin Thomas Sigar (1790–1879), yang dikenal sebagai perwira militer sekaligus pemimpin Pasukan Tulungan asal Minahasa (Hulptroepen). Ia merupakan kakek buyut Prabowo dari garis ibu, Dora Marie Sigar.

Mengutip catatan Adrianus Kojongian, seorang pemerhati Sejarah Manado, dalam artikelnya yang berjudul Tentang Keluarga Sigar, ia menjelaskan Benjamin Thomas Sigar juga punya andil dalam sejarah Perang Jawa (1825–1830). Kala itu, Benjamin Thomas Sigar ditunjuk sebagai kapiten yang memimpin Pasukan Tulungan asal Minahasa untuk membantu pihak kolonial di Jawa.

Selama perang berlangsung, pasukannya terlibat dalam sejumlah operasi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Konon, ia juga terlibat dalam operasi penangkapan Pangeran Diponegoro di Magelang pada 28 Maret 1830. (SC)

 

Tags: londo irengPrabowo Subianto
Selamet Castur

Selamet Castur

Imam Hanifah

Imam Hanifah

Penulis SEO seputar Jawa Timur, bisnis, wisata dan pendidikan

Related Posts

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam
Kolom

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

byMukhamad Munif
25/10/2026
Kolonialisasi Islam
Kolom

[De] Kolonialisasi Islam

bySelamet Castur
11/10/2026
Perempuan Penjaga Demokrasi
Opini

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

byMelpi M. Marpaung
09/10/2026
Cak Munir
Kolom

Kenduri untuk Cak Munir

bySelamet Castur
09/09/2026
Islam Ala Prabowo
Kolom

Peneguhan Politik Identitas Ala Islam Ala Prabowo

bySelamet Castur
06/09/2026
SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis
Jawa Timur

SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis

byMukhamad Munif
01/09/2026
Next Post
Lapak Bendera Merah Putih Musiman Mulai Sesaki Kota Batu

Lapak Bendera Merah Putih Musiman Mulai Sesaki Kota Batu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Anak Desil 1 Kota Malang Gagal Lolos Jalur Afirmasi SPMB 2026, DPRD Minta Maaf dan Janji Kawal Kasus

Anak Desil 1 Kota Malang Gagal Lolos Jalur Afirmasi SPMB 2026, DPRD Minta Maaf dan Janji Kawal Kasus

29/06/2026
Bersama PPKB FIB UI, 11 Aparat Pemerintah Timor Leste Kunjungi Desa Baduy, Ada Apa?

Bersama PPKB FIB UI, 11 Aparat Pemerintah Timor Leste Kunjungi Desa Baduy, Ada Apa?

06/12/2024
Polres Batu Damaikan Cekcok Gara-Gara Bakar Sampah

Cekcok Gara-Gara Bakar Sampah Viral, Polres Batu Damaikan Dua Tetangga Lewat Restorative Justice

14/10/2026
Aksi Massa Lawan Indonesia Gelap, Luhut: Kau yang Gelap!

Aksi Massa Lawan Indonesia Gelap, Luhut: Kau yang Gelap!

20/02/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan