Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan menyalurkan program seragam gratis bagi siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program tersebut kini diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera sebagai dampak penyesuaian akibat efisiensi anggaran.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa jumlah seragam gratis yang disediakan tahun ini mengalami pengurangan. Karena itu, bantuan akan difokuskan kepada siswa dari keluarga kurang mampu agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
“Bismillah, saya yakin program ini akan tepat sasaran. Insyaallah masyarakat akan jujur. Dengan adanya perubahan jumlah seragam gratis ini, kami fokuskan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Saya berharap masyarakat benar-benar mendukung program ini dengan bersikap jujur. Jika memang mampu, katakan mampu. Jangan sampai mengambil hak mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Suwarjana kepada jurnalis Swa News, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Abaikan Laporan Yakuza Maneges, Manajemen Icha Chellow Fokus Hadapi Somasi Anisa Bahar
Distribusi Program Seragam Gratis Mengacu Data Jalur Afirmasi
Suwarjana menambahkan, proses pendistribusian seragam akan dikoordinasikan bersama pihak sekolah dengan mengacu pada data pendaftaran peserta didik baru. Siswa yang masuk melalui jalur afirmasi, khususnya kategori desil 1, akan menjadi prioritas penerima bantuan.
Meski demikian, Disdikbud tidak menutup kemungkinan melakukan verifikasi berlapis dengan melibatkan sejumlah pihak guna memastikan bantuan diterima oleh siswa yang benar-benar berhak.
“Sementara kami koordinasikan dengan pihak sekolah agar informasi ini disampaikan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada momen itu seluruh program sekolah, termasuk seragam gratis, akan dijelaskan kepada orang tua dan siswa. Bismillah, masyarakat bisa bekerja sama dan jujur sehingga penerima bantuan benar-benar warga yang berhak. Seragam akan didistribusikan setelah sekolah menyerahkan data calon penerima,” jelasnya.
Program seragam gratis ini diharapkan menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Malang dalam membantu meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan. Melalui pendataan yang cermat, verifikasi yang ketat, serta partisipasi masyarakat, bantuan tersebut diharapkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi siswa yang membutuhkan.(MJL)
Reporter: MJL
Editor: M. Munif

















