Banyuwangi, Swa News — Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Banyuwangi yang dilaksanakan di Hotel Santika tersebut berlangsung pada Minggu (5/4/2026). Forum itu akhirnya merekomendasikan delapan nama kandidat.

Awalnya, hasil pemetaan DPP PKB merekomendasikan tujuh kandidat. Namun, terdapat aspirasi dari bawah (DPAC) yang mengusulkan nama KH. M. Ali Makki untuk masuk dalam bursa calon ketua.
Di antara delapan kandidat tersebut, yakni Hj. Ma’mulah Harun, Arvy Rizaldy, H. Muhammad Ali Mahrus, H. Susiyanto, Inayanti Kusumasari, Dr. Zaki Al Mubarok, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah, serta KH. M. Ali Makki, muncul salah satu nama politisi muda, Arvy Rizaldy.
Baca juga: HUT ke-112 Kota Malang, Sam Anas Soroti Minimnya Kolaborasi dan PR Perkotaan yang Belum Tuntas
Arvy, yang saat ini juga mengemban amanah memimpin GP Ansor Banyuwangi, mendapat apresiasi luas dari kalangan kaum nahdliyin Banyuwangi.
Arvy Rizaldy di Kalangan Nahdliyin
Bahkan, ketika Swa News melakukan jajak opini terhadap suara nahdliyin, salah satu tokoh NU Banyuwangi—yang tidak bersedia disebutkan namanya demi menjaga netralitas—menyebut bahwa figur Arvy Rizaldy menjadi sosok strategis untuk memimpin PKB Banyuwangi ke depan.
“Mas Arvy merupakan sosok politisi muda Banyuwangi yang memiliki modal kuat untuk memimpin PKB. Ia memiliki modal sosial, modal finansial, serta jejaring politik yang luas,” ujarnya.

Jika ditelusuri dari profil pribadinya, Arvy Rizaldy memang merupakan sosok yang cukup kompleks untuk memenuhi persyaratan memimpin PKB Banyuwangi. Ia seorang aktivis, memiliki kompetensi intelektual, pengalaman politik, serta jejaring akar sosial yang luas, baik di bidang sosial keagamaan, kepemudaan, maupun ekonomi, bisnis, dan UMKM.
Dapat disimpulkan, untuk menjembatani proses transisi dan transformasi politik Banyuwangi, sosok Arvy Rizaldy bukan hanya sekadar pilihan alternatif, tetapi juga menjadi pilihan strategis. Hal ini karena yang bersangkutan dinilai memiliki kemampuan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi politik, baik dalam kepentingan kepartaian maupun pembangunan Banyuwangi secara luas. (HB)

















