Rabu, November 4, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum

Heboh ! BEM KM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektor Ova Emilia

redaksi swanewsbyredaksi swanews
26/05/2025
in Hukum, Kriminal, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
103
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Yogyakarta, Swa News – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) secara terbuka menyatakan mosi tidak percaya terhadap Rektor UGM, Ova Emilia.

BEM KM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektor Ova Emilia

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB

Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB Sabet Juara 1 di Ajang Internasional Hong Kong

03/11/2026
FK UB dan BRIN

FK UB dan BRIN Perkuat Sinergi Riset Vaksin Tuberkulosis Demi Kemandirian Nasional

03/11/2026
Load More

Sikap tersebut disampaikan oleh Ketua BEM KM UGM, Tiyo Ardianto, melalui surat pernyataan resmi tertanggal 23 Mei 2025. Namun, surat itu baru beredar luas pada Sabtu (25/5).

Dalam pernyataannya, BEM KM UGM menyinggung berbagai isu nasional, termasuk rekam jejak Presiden Prabowo Subianto dan proses naiknya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.

“Terpilihnya pelanggar HAM, Prabowo Subianto, sebagai Presiden Republik Indonesia, serta nepo-baby Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden—yang naik dengan mengubah konstitusi atas bantuan Raja Jawa Jokowi—menjadi bukti kuat betapa berkuasanya rezim yang didukung oleh UGM,” tulis BEM dalam surat yang beredar.

BEM KM UGM juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo yang dinilai tidak memiliki dasar argumentatif yang jelas.

“Segala kebijakan diberlakukan tanpa konsiderasi yang matang, seperti program Makan Bergizi Gratis, Inpres mengenai efisiensi anggaran, dan proyek Danantara,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Mengapa Kita Selalu Kalah? “Sebuah Esai untuk Membangun Indonesia Kembali”

 

Lebih lanjut, mereka menilai pemerintahan baru mengancam nilai-nilai reformasi dan menghidupkan kembali pendekatan otoritarianistik melalui militerisme.

“Prabowo menghendaki Revisi UU TNI sebagai langkah awal mengembalikan Dwi Fungsi TNI, mengubur cita-cita reformasi. Militerisme merangsek ke kampus dengan dalih penguatan nasionalisme,” tulis mereka.

BEM UGM juga menyoroti tindakan represif aparat terhadap mahasiswa yang menyuarakan kritik.

“Mahasiswa yang menyampaikan ekspresi kritis justru mendapat represi dan bahkan ditetapkan sebagai tersangka,” tulis mereka lagi.

Dalam siaran pers yang sama, Ketua BEM KM UGM memperingatkan kondisi demokrasi saat ini. “Demokrasi dalam bahaya!” tegas Tiyo.

Namun, desakan BEM agar Rektor UGM turut menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah tak mendapat respons. Sebagai bentuk protes, mahasiswa UGM menggelar aksi kemah di Balairung UGM.

Mahasiswa menuntut Rektor UGM menyatakan mosi tidak percaya terhadap lembaga negara yang dianggap mengeluarkan kebijakan semena-mena sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat.

“Betapa malu kami sebagai mahasiswa kampus kerakyatan menyaksikan rektor yang lembek menghadapi berbagai ketidakadilan dan penindasan yang terang-benderang,” ujar Tiyo.

“Kami tidak akan mencabut mosi ini sampai rektor menyatakan mosi tidak percaya sebagai bukti keberpihakan kepada rakyat atau menyatakan sesuatu yang setara dengannya,” pungkasnya. (Mus)

 

Tags: BEM KM UGMMosi Tidak PercayaRektor UGMUGM
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB
News

Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB Sabet Juara 1 di Ajang Internasional Hong Kong

byArdian FRand1 others
03/11/2026
FK UB dan BRIN
News

FK UB dan BRIN Perkuat Sinergi Riset Vaksin Tuberkulosis Demi Kemandirian Nasional

byArdian FRand1 others
03/11/2026
mahasiswa UMM Riset Hukum Komparatif di UniSZA
News

Perluas Wawasan Global, 10 Mahasiswa UMM Jalani Riset Hukum Komparatif di UniSZA Malaysia

byArdian FRand1 others
03/11/2026
Program Living Class UMM
News

Rektor UMM Dorong Alumni Hadirkan Program Living Class untuk Perkaya Pembelajaran Mahasiswa

byArdian FRand1 others
03/11/2026
Rotasi Besar di Pemkot Batu
News

Rotasi Besar di Pemkot Batu, 154 Pejabat Dilantik

byImam Hanifah
03/11/2026
Konferensi Pers Putusan Suket Ijazah Gibran
News

Diduga Ada Tekanan saat MA Mendadak Batalkan Konferensi Pers Putusan Suket Ijazah Gibran

byImam Hanifah
03/11/2026
Next Post
Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

jurusan paling favorit di unsoed

Daftar 15 Jurusan Paling Favorit di UNSOED untuk SNBT 2026, Administrasi Bisnis Jadi Favorit

29/03/2026
Polemik di Balik Proyeksi Strategis Dana Abadi Daerah (DAD) Kabupaten Banyuwangi

Polemik di Balik Proyeksi Strategis Dana Abadi Daerah (DAD) Kabupaten Banyuwangi

05/12/2025

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan di 4 Bandara Jawa Timur

07/09/2026
Pelaku Curanmor di Bunulrejo Malang Diringkus Usai Duel dengan Korban

Pelaku Curanmor di Bunulrejo Malang Diringkus Usai Duel dengan Korban

08/09/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan