Sabtu, September 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum

Heboh ! BEM KM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektor Ova Emilia

redaksi swanewsbyredaksi swanews
26/05/2025
in Hukum, Kriminal, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Yogyakarta, Swa News – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) secara terbuka menyatakan mosi tidak percaya terhadap Rektor UGM, Ova Emilia.

BEM KM UGM Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Rektor Ova Emilia

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Profil Fahd A Rafiq

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

19/09/2026
Profil Gus Arif

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

18/09/2026
Load More

Sikap tersebut disampaikan oleh Ketua BEM KM UGM, Tiyo Ardianto, melalui surat pernyataan resmi tertanggal 23 Mei 2025. Namun, surat itu baru beredar luas pada Sabtu (25/5).

Dalam pernyataannya, BEM KM UGM menyinggung berbagai isu nasional, termasuk rekam jejak Presiden Prabowo Subianto dan proses naiknya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.

“Terpilihnya pelanggar HAM, Prabowo Subianto, sebagai Presiden Republik Indonesia, serta nepo-baby Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden—yang naik dengan mengubah konstitusi atas bantuan Raja Jawa Jokowi—menjadi bukti kuat betapa berkuasanya rezim yang didukung oleh UGM,” tulis BEM dalam surat yang beredar.

BEM KM UGM juga mengkritik sejumlah kebijakan pemerintahan Prabowo yang dinilai tidak memiliki dasar argumentatif yang jelas.

“Segala kebijakan diberlakukan tanpa konsiderasi yang matang, seperti program Makan Bergizi Gratis, Inpres mengenai efisiensi anggaran, dan proyek Danantara,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Mengapa Kita Selalu Kalah? “Sebuah Esai untuk Membangun Indonesia Kembali”

 

Lebih lanjut, mereka menilai pemerintahan baru mengancam nilai-nilai reformasi dan menghidupkan kembali pendekatan otoritarianistik melalui militerisme.

“Prabowo menghendaki Revisi UU TNI sebagai langkah awal mengembalikan Dwi Fungsi TNI, mengubur cita-cita reformasi. Militerisme merangsek ke kampus dengan dalih penguatan nasionalisme,” tulis mereka.

BEM UGM juga menyoroti tindakan represif aparat terhadap mahasiswa yang menyuarakan kritik.

“Mahasiswa yang menyampaikan ekspresi kritis justru mendapat represi dan bahkan ditetapkan sebagai tersangka,” tulis mereka lagi.

Dalam siaran pers yang sama, Ketua BEM KM UGM memperingatkan kondisi demokrasi saat ini. “Demokrasi dalam bahaya!” tegas Tiyo.

Namun, desakan BEM agar Rektor UGM turut menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah tak mendapat respons. Sebagai bentuk protes, mahasiswa UGM menggelar aksi kemah di Balairung UGM.

Mahasiswa menuntut Rektor UGM menyatakan mosi tidak percaya terhadap lembaga negara yang dianggap mengeluarkan kebijakan semena-mena sebagai bentuk keberpihakan pada rakyat.

“Betapa malu kami sebagai mahasiswa kampus kerakyatan menyaksikan rektor yang lembek menghadapi berbagai ketidakadilan dan penindasan yang terang-benderang,” ujar Tiyo.

“Kami tidak akan mencabut mosi ini sampai rektor menyatakan mosi tidak percaya sebagai bukti keberpihakan kepada rakyat atau menyatakan sesuatu yang setara dengannya,” pungkasnya. (Mus)

 

Tags: BEM KM UGMMosi Tidak PercayaRektor UGMUGM
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Profil Fahd A Rafiq
News

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

byImam Hanifah
19/09/2026
Profil Gus Arif
News

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

byImam Hanifah
18/09/2026
Mahasiswi Malang
Hukum

Mahasiswi Malang Jadi Korban Pelecehan, Polisi Buru Pelaku Berhelm Merah Lewat Rekaman CCTV

byArdian FRand1 others
18/09/2026
Batu Street food Festival
Ekonomi

Batu Street Food Festival Didorong Jadi Ekosistem Gastronomi Kota Batu

byMukhamad Munif
17/09/2026
Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan
Gaya hidup

Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa
Gaya hidup

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Next Post
Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026

EDITOR'S PICK

Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

13/12/2024
Sekapur Sirih Sirah Ramadan

Sekapur Sirih Sirah Ramadan

19/02/2026
Sahara Vs Yai MIM

Sahara Vs Yai MIM

07/10/2025
Bubarkan KPK!

Bubarkan KPK!

24/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan