Senin, November 9, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum

Pihak Penggugat Dugaan Perumahan Fiktif KPRI UIN Maliki Malang Optimis Memenangkan Gugatan Perdata pada Sidang Kesimpulan

Mukhamad MunifbyMukhamad Munif
24/09/2026
in Hukum, Kriminal, Pendidikan
0
0
SHARES
123
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

​Malang, Swa News — Pihak penggugat menyatakan optimisme tinggi akan memenangkan perkara kasus dugaan perumahan fiktif yang menyeret nama Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang. Sidang kesimpulan digelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen secara daring (e-court). (23/09/2026)

Pihak penggugat
Lahan persawahan yang diduga sebagai lokasi perumahan fiktif oleh KPRI UIN Maliki Malang (Foto: Swa News/Mnf)

​Kuasa hukum pihak penggugat, Fatwa Azis Wicaksono, menegaskan bahwa dokumen kesimpulan telah dikirimkan ke majelis hakim. Dalam kesimpulan tersebut, pihaknya tetap konsisten pada materi gugatan awal dan menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak tergugat, baik secara materiil maupun imateriil.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Jual Beli Suara Muktamar NU ke-35

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke-35 ke KPK

07/11/2026
Mantan Kapolri

Jejak Rumah Mantan Kapolri, Tempat Penangkapan Dewan Jenderal Penyadap Ilegal

07/11/2026
Load More

Baca juga : Hakim Kabulkan Sebagian Eksepsi Dugaan Perumahan Fiktif Koperasi UIN Maliki Malang, Penggugat Akan Ajukan Proses Hukum di PN Kota Malang

​Optimisme pihak penggugat bukan tanpa alasan. Fatwa menyoroti kelemahan mencolok dari kubu tergugat selama proses persidangan, yakni gagalnya mereka dalam menghadirkan alat bukti pembelaan.

​”Kami menyoroti kekosongan pembuktian dari pihak tergugat. Mereka sama sekali tidak memberikan bukti, baik berupa surat maupun keterangan saksi. Oleh karena itu, kami meminta agar majelis hakim menolak seluruh bantahan yang mereka ajukan,” tegas Fatwa dalam keterangannya.

​Menurut Fatwa, di mata hukum, bantahan pihak tergugat tidak memiliki bobot. “Sebuah bantahan hanya sekadar klaim sepihak apabila tidak disertai dengan alat bukti yang sah di persidangan,” tambahnya.

​Sebaliknya, kubu penggugat mengklaim telah menyerahkan deretan bukti yang solid. Fatwa memaparkan, pihaknya memfokuskan pembuktian pada 12 bukti surat. Bukti-bukti tersebut mencakup KTP para penggugat, sertifikat, bukti undangan pertemuan tertanggal 26 September 2023, daftar kehadiran pada 30 September 2023, hingga surat somasi.

​Selain bukti dokumen, keterangan saksi yang dihadirkan penggugat juga secara terang-benderang menguatkan keabsahan perjanjian antara kedua belah pihak.

​”Saksi kami mengetahui dan membenarkan adanya perjanjian tersebut. Fokus kami adalah memperlihatkan bahwa penandatanganan kesepakatan itu benar-benar terjadi, dilakukan tanpa tekanan, dan dilaksanakan pada 30 September 2023 sesuai dengan undangan resmi,” jelas Fatwa.

​Lebih lanjut, Fatwa memastikan bahwa seluruh argumentasi dan kesimpulan yang diajukan ke PN Kepanjen telah disusun dengan merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Titik beratnya ada pada terpenuhinya syarat sah suatu perjanjian hukum serta bukti konkret terjadinya wanprestasi (ingkar janji) oleh pihak tergugat.

​”Melihat fakta-fakta persidangan yang ada, kesimpulan kami jelas. Kami memohon dan berharap majelis hakim berkenan mengabulkan gugatan kami secara keseluruhan,” pungkasnya. (MJL)


Pewarta: Mujalli

Editor: Mukh. Munif

Tags: Kampus UIN Maliki MalangKasus KPRI UIN MalangPerumahan fiktif UIN Maliki MalangSidang perdata
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Jual Beli Suara Muktamar NU ke-35
Hukum

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke-35 ke KPK

byImam Hanifah
07/11/2026
Mantan Kapolri
News

Jejak Rumah Mantan Kapolri, Tempat Penangkapan Dewan Jenderal Penyadap Ilegal

byImam Hanifah
07/11/2026
Forum UAPPA-W
News

UB Perkuat Akuntabilitas Keuangan PTN se-Jawa Timur Melalui Forum UAPPA-W

byArdian FRand1 others
06/11/2026
KKN UNMER Malang
News

KKN UNMER Malang Berhasil Cetak 46 Hak Cipta dan Empat Desain Industri

byArdian FRand1 others
06/11/2026
Jenderal Listyo Sigit Prabowo
News

Sejumlah Nama Tokoh Diduga Disadap Jaringan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

byImam Hanifah
05/11/2026
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
News

Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden RI

byImam Hanifah
04/11/2026
Next Post
plt-amien-suyitno

Menag Nasaruddin Umar Tunjuk Plt. Amien Suyitno Gantikan Akhmad Muzakki sebagai Rektor UINSA Surabaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Ansor Night Fun Run 2026

Ansor Night Fun Run 2026, Dorong Anak Muda Banyuwangi Berolahraga Sambil Menjelajah Sejarah Lahirnya Gerakan Pemuda Ansor

30/05/2026
Drama Dibalik Pencekalan Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ Sukatani

Drama Dibalik Pencekalan Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ Sukatani

23/02/2025
Sepeda Listrik Meledak Saat Mengisi Daya di Ngawi, Warga Panik

Sepeda Listrik Meledak Saat Mengisi Daya di Ngawi, Warga Panik

07/01/2025
Unmer malang

UNMER Malang Kembangkan Praktikum Pariwisata Berbasis Virtual Reality Lewat Hibah KILAB 2026

18/10/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan