Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Banyuwangi, Swa News — Semarak gelaran Ansor Night Fun Run 2026 (AnsorRUN 2026) menjadi cara kreatif yang dilakukan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi untuk mengenang jejak perjuangan salah satu pendirinya, KH Saleh Lateng. Melalui event lari malam yang digelar di Gesibu Blambangan Banyuwangi, Sabtu (30/05/2026), kaum muda nahdliyin diajak menapaki kembali sejarah lahirnya GP Ansor
Ketua Cabang GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengatakan bahwa event kreatif yang disajikan GP Ansor Banyuwangi tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan kembali sejarah perjuangan pendiri GP Ansor kepada generasi muda.
“Event AnsorRun 2026 ini bertujuan mengenalkan kembali sejarah berdirinya GP Ansor dengan konsep yang lebih dekat dengan tren masa kini,” ujar Arvy pada Swa News di tengah persiapan acara, Sabtu (30/5/2026).
Jika dilacak dari jejak sejarah, KH Saleh Lateng bersama KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan punya peran besar dan menjadi tokoh penting berdirinya Gerakan Pemuda Ansor yang dideklarasikan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-9 di Banyuwangi pada tanggal 24 April 1934.

Menanggapi besarnya apresiasi publik pemuda terhadap kegiatan tersebut, Ketua Umum AnsorRUN 2026, Dani Ainur Rofiq menegaskan, antusias peserta terhadap event yang dilaksanakan GP Ansor saat ini cukup tinggi.
Menurutnya, selama masa pendaftaran yang dimulai 1 Mei–24 Mei 2026, jumlah peserta sudah tercatat sekitar 600 orang. Menurutnya, kegiatan AnsorRUN 2026 ini juga diikuti peserta luar daerah, ada yang datang dari Indramayu, Ponorogo, Pasuruan, Situbondo, dan kota lain.
“Alhamdulillah antusias peserta sangat luar biasa. Tidak hanya dari Banyuwangi, tapi juga banyak peserta dari luar daerah yang ikut mendaftar,” ujar Dani, Jumat (29/05/2026).
Lebih lanjut, Dani menuturkan jika konsep AnsorRUN 2026 ini bukan sekadar kegiatan olahraga semata. Melainkan juga terdapat unsur pengenalan dan pembelajaran sejarah pada peserta.

Oleh karena itu, peserta AnsorRUN 2026 akan melalui rute sepanjang 5 kilometer dengan melewati kawasan yang berkaitan bersejarah dengan lahirnya GP Ansor.
Seperti yang dipublikasikan di laman IG Ansor Banyuwangi, peserta akan berlari mulai kawasan kelahiran KH Saleh Lateng di Kelurahan Lateng, Masjid Agung Baiturrahman, kawasan Perliman, hingga berakhir di Taman Blambangan.
“Peserta bukan hanya menikmati event lari malam, tapi juga diajak mengetahui jejak perjuangan pendiri Ansor di Banyuwangi,” ungkap Dani yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Banyuwangi.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldy, mengapresiasi ide kreatif kader Ansor Banyuwangi yang mampu mengemas napak tilas sejarah tersebut dengan konsep yang lebih modern, populis, dan dekat dengan anak muda.
“Ini menjadi inisiatif yang bagus dan bisa menjadi kultur baru bagi generasi muda. Selain sehat lewat olahraga, juga ada nilai sejarah dan kebersamaan yang dibangun dalam event ini,” ujar Arvy.
Dan tidak kalah menarik, kegiatan lari AnsorRUN 2026 juga menghadirkan berbagai doorprize serta hiburan yang menghadirkan beberapa bintang tamu (guest star) untuk menghibur peserta setelah menyelesaikan rute lari malam nanti. (RD).

















