Rabu, November 4, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Sahara Vs Yai MIM

Mat RaybyMat Ray
07/10/2025
in Kolom, Kriminal, Opini
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Sahara Versus Yai MIM

Oleh : Mat Ray

 

Beberapa hari terakhir, media sosial sedang asyik menyuguhkan absurditas opera sabun yang penuh sensasional yang mendramatisasi perseteruan antara pengusaha rental mobil, Sahara, dengan dosen UIN Maliki Malang, Imam Muslimin (Yai MIM).

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

25/10/2026
Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa Baru UM

Kisah Haru di Balik Gagalnya Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa Baru UM

14/10/2026
Load More

Sahara Vs Yai MIM

Akar masalah sengketa hingga kini belum terurai secara gamblang. Masih saling beradu narasi pembenaran (truth claim). Keduanya memberi penjelasan yang berbeda soal hulu masalah. Namun, gorengannya sudah melampaui berbagai ragam hilir, hingga merajut pada skandal pelecehan seksual.

Kelihatannya kisah drama tanpa pakem ini mengalami siklus panca robah. Awalnya, memang banyak netizen menghujat Yai MIM. Tapi, kini nampaknya bergeser dan banyak yang mendukungnya. Bahkan posisi Sahara saat ini agak terjepit.

Banyak yang penasaran, kenapa bisa berubah sedrastis itu? Apa sesungguhnya yang terjadi dengan pergeseran persepsi netizen? Apakah pergeseran yang ada karena berdasar fakta kebenaran, ataukah karena adanya pemanfaatan gonggongan influencer dan buzzer?

Bahkan para public figure yang selama ini menguasai jagat media sosial, semisal Denny Sumargo (Densu), Kang Dedi Mulyadi (KDM), kemudian pengacara Farhat Abbas ikut nimbrung mengkapitalisasi panggung opera sabun tersebut.

Baca juga: Hoaks Yai MIM Terbongkar: Wahyu Hidayat Bukan Madas, Tapi Putra Asli Malang

Lantas apakah drama Sahara Versus Yai MIM ini akan segera berakhir? Tentu belum. Tapi, akan antiklimaks? Kelihatannya akan masih ada beberapa episode lagi. Kemarin, memang ada drama saling bermaafan. Tapi apakah konsisten keduanya untuk mengakhiri drama perseteruan tersebut? Toh masih ada intrik lanjutan. Nampak masih memendam problem psikologis eksistensial. Untuk sementara waktu, keadaan Yai MIM kelihatan lebih superior dan dominan menguasai permainan. Barangkali saat ini Sahara mengalami kekalahan. Tapi, bisa saja Sahara menggunakan taktik gerilya merangkak untuk membalikkan keadaan. Begitu pun Yai MIM, ia akan mempertahankan untuk menguasai isu serta berbagai ragam simbol.

Pada bagian lain, saya juga menduga jika saat ini Yai MIM berkepentingan mengembalikan eksistensinya untuk tetap menjadi dosen UIN. Ia masih berobsesi bisa menjadi profesor dan pejabat UIN, kendati ia sempat mengundurkan diri selamanya. Nampaknya ia inkonsisten, karena dari lubuk hati yang paling dalam ia berharap pengunduran dirinya tidak dikabulkan. Dilemanya, jika permohonannya dikabulkan, maka sesuai dengan karakternya, pasti Yai MIM akan membuka front perlawanan baru dengan pihak UIN. Tapi Yai MIM sangat lihai memainkan kartu truf penyanderaan tersebut.

Sahara Vs Yai MIM

Pada akhirnya, saya tidak begitu yakin pihak UIN akan punya nyali melucuti atribut dosennya. Karena sejak awal saya melihat UIN bersikap ambigu. Sedari awal tidak berani memutuskan pengunduran diri Yai MIM. Keputusan UIN berstandar ganda, hanya menonaktifkan sementara. Membaca perspektif kecerdikan Yai MIM, kelihatannya beliau sudah layak menyandang gelar guru besar dan menjabat Rektor UIN Maliki Malang!

 


Mat Ray

Kolumnis Swa News

Mat Ray

Mat Ray

Penjelajah Sastra Spiritual Prophetik

Related Posts

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam
Kolom

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

byMukhamad Munif
25/10/2026
Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa Baru UM
Hukum

Kisah Haru di Balik Gagalnya Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa Baru UM

byImam Hanifah
14/10/2026
Kolonialisasi Islam
Kolom

[De] Kolonialisasi Islam

bySelamet Castur
11/10/2026
Perempuan Penjaga Demokrasi
Opini

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

byMelpi M. Marpaung
09/10/2026
kakek penjual es di batu
Hukum

Modus Pesan Es Krim untuk Ultah Fiktif, Residivis Asal Manado Tipu Kakek Penjual Es di Batu

byImam Hanifah
03/10/2026
Skandal Faktur Pajak Fiktif, Kanwil DJP Jatim II Seret Bos Konstruksi Sidoarjo ke Meja Hijau
Hukum

Skandal Faktur Pajak Fiktif, Kanwil DJP Jatim II Seret Bos Konstruksi Sidoarjo ke Meja Hijau

byArdian FRand1 others
26/09/2026
Next Post
Mbah Romo Yai MIM Bersama Swa News

Mbah Romo Yai MIM Bersama Swa News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Salute Arek Malang Gelar Aksi Donor Darah di MPP Merdeka

Salute Arek Malang Gelar Aksi Donor Darah di MPP Merdeka

06/10/2026
Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Bayangi Target Ekonomi 2027, Ekonom: Perlu Penguatan Dana Non-Dolar

Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Bayangi Target Ekonomi 2027, Ekonom: Perlu Penguatan Dana Non-Dolar

22/05/2026
Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4

Sekda Malang Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4

24/07/2026
Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Akhirnya! KPK Buka Identitas Terduga Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan 2017-2019

02/06/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan