Selasa, Juli 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah 18 ribu per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah dalam Sejarah

Mukhamad Munif by Mukhamad Munif
04/06/2026
in Bisnis, Ekonomi
0
0
SHARES
110
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya jebol ke level psikologis baru pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi. Mata uang Garuda resmi ambles ke zona Rp 18.000, mencatatkan rekor performa terburuk sepanjang sejarah keuangan Indonesia.

Rupiah 18 ribu per dolar AS
Tangkapan layar kurs Dolar AS ke Rupiah  (04/06/2026)

Berdasarkan data Investing pukul 06.20 WIB, rupiah terpantau langsung melampaui ambang batas psikologis ke posisi Rp 18.001 per dolar AS, atau melemah 0,43 persen (76,3 poin) dari penutupan hari sebelumnya di level Rp 17.966. Bahkan, dalam fluktuasi 24 jam terakhir, nilai tukar sempat terseret ke titik paling nadir di angka Rp 18.013 per dolar AS.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Hotman Paris ke Polda Metro Jaya

PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya Buntut Ucapan ‘Lu Punya Otak Nggak’

21/07/2026
upaya tekan risiko keuangan daerah oleh Pemkab Malang dan Bank Jatim

Tekan Risiko Keuangan Daerah, Pemkab Malang dan Bank Jatim Dorong Elektronifikasi Transaksi 100%

21/07/2026
Load More

Anjloknya nilai tukar ini langsung memicu respons cepat dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis spekulasi pasar yang menuding ambrolnya rupiah disebabkan oleh pengelolaan anggaran belanja negara yang tidak terukur.

Baca juga: Dugaan Skandal Korupsi Dapur MBG, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung

“Kalau ada isu pemerintah kebijakannya ngawur, fiskalnya ugal-ugalan, enggak begitu. Banyak yang bilang gara-gara fiskalnya berantakan,” ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Purbaya menegaskan postur APBN 2026 justru berada dalam kondisi yang jauh lebih sehat dibanding tahun lalu. Ia mengklaim kantong penerimaan negara masih kuat berkat hasil moncer dari reformasi perpajakan yang mulai menunjukkan hasil signifikan.

Analisis Penyebab Rupiah 18 Ribu per Dolar AS

Meski kondisi domestik diklaim aman, faktor global tampaknya tak bisa dibendung. Hal ini menjadi alasan jebloknya Rupiah 18 ribu per Dolar AS. Analis mata uang Ariston Tjendra menilai, eskalasi ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah yang gagal mencapai kesepakatan damai memicu runtuhnya otot rupiah.

“Kabar terbaru, AS dan Iran masing-masing belum sepakat damai, bahkan saling serang yang mendorong kenaikan harga minyak mentah,” kata Ariston.

Kondisi geopolitik yang memanas ini dinilai memicu kepanikan investor global. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menambahkan, kekwatiran akan pasokan energi dunia bakal terganggu menyebabkan pelaku pasar kini cenderung mengamankan aset mereka ke dalam bentuk dolar AS (safe haven).

Jebolnya Rupiah 18 ribu per Dolar AS, diprediksi bakal memukul sektor riil dalam negeri, terutama pada industri yang bergantung pada iklim impor barang baku. Kini, perhatian pelaku pasar sepenuhnya tertuju pada langkah darurat dan strategi intervensi yang akan diambil oleh Bank Indonesia (BI) guna menahan laju depresiasi rupiah agar tidak merembet menjadi krisis yang lebih dalam. (ARD)


Editor: M. Munif

Tags: Harga Minyak MentahKonflik AS IranKurs Dolar RupiahMenkeu PurbayaPasar UangPelemahan RupiahRekor Terlemah RupiahRupiah 18 RibuRupiah Hari Ini
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Hotman Paris ke Polda Metro Jaya
Hukum

PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya Buntut Ucapan ‘Lu Punya Otak Nggak’

by Imam Hanifah
21/07/2026
upaya tekan risiko keuangan daerah oleh Pemkab Malang dan Bank Jatim
Bisnis

Tekan Risiko Keuangan Daerah, Pemkab Malang dan Bank Jatim Dorong Elektronifikasi Transaksi 100%

by Imam Hanifah
21/07/2026
Sinergi Pemkab Malang-Bank Jatim
Bisnis

Tak Cuma Urus Kas Daerah, Sinergi Pemkab Malang-Bank Jatim Dinantikan Buat Suntik Modal UMKM

by Imam Hanifah
20/07/2026
cara aktifkan kembali kartu XL mati
Bisnis

XL Axiata Perbarui Aturan, Begini Cara Aktifkan Kembali Kartu XL Mati Terbaru Lewat Jalur Online dan Offline

by Imam Hanifah
18/07/2026
BBM Subsidi di NTT
Ekonomi

Viral! Penunggak Pajak dan Pelat Luar Dilarang Beli BBM Subsidi di NTT

by Imam Hanifah
16/07/2026
Majelis Nasional KAHMI
News

Majelis Nasional KAHMI Desak Presiden Hentikan Rivalitas Antaraparat Penegak Hukum

by Imam Hanifah
13/07/2026
Next Post
Potensi Karhutla dan Kekeringan, BPBD Kota Batu Siapkan Langkah Antisipasi

Potensi Karhutla dan Kekeringan, BPBD Kota Batu Siapkan Langkah Antisipasi

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pangsa Pasar Google Turun 90%: TikTok Jadi Ancaman Serius Baru ?

Pangsa Pasar Google Turun 90%: TikTok Jadi Ancaman Serius Baru ?

26/01/2025
Pranata Keluarga Harmonis

Ramadhan dan Pranata Keluarga Harmonis untuk Meraih Taqwa

20/02/2026

Taktik Mandul Roberto Martinez, Replika Dosa Masa Lalu di Belgia

07/07/2026
Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

04/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan