Rabu, Oktober 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum

Negara ASEAN Layangkan Protes Akibat Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Negara Tetangga

Ardian FRMukhamad MunifbyArdian FRandMukhamad Munif
04/09/2026
in Hukum, Kesehatan, Kriminal, Nasional, News, Politik
0
Karhutla Kalimantan

Kuala lumpur terkena dampak Karhutla Kalimantan

0
SHARES
119
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News — Sejumlah negara anggota ASEAN, termasuk Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina, menyatakan protes keras terkait kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang kian memburuk. Laporan BBC News Indonesia, situasi ini memicu kekhawatiran regional setelah indeks pencemaran udara mencapai level sangat tidak sehat dan memaksa penutupan ratusan sekolah di negara-negara tetangga tersebut sejak akhir Agustus 2026.

Karhutla Kalimantan
Kuala lumpur terkena dampak Karhutla Kalimantan (Foto: Reuters)

Dampak asap karhutla dilaporkan telah mencapai wilayah Sarawak di Malaysia, Bandar Seri Begawan di Brunei, hingga Metro Manila di Filipina, yang mengakibatkan gangguan kesehatan massal dan penghentian aktivitas luar ruangan secara signifikan.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Tim Gabungan Kota Malang Sidak Dua Tempat Hiburan

Perangi Narkoba, Tim Gabungan Kota Malang Sidak Dua Tempat Hiburan Malam

20/10/2026
Wamen Diktisaintek

Wamen Diktisaintek Sebut Perguruan Tinggi Sebagai Garda Terdepan Menghadapi Revolusi AI

20/10/2026
Load More

Baca juga: Mantan Kepala UPT Pasar Among Tani Kota Batu Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 262 Juta

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dan Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, telah sepakat untuk membawa persoalan ini ke tingkat regional melalui mekanisme ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution.

Langkah ini diambil menyusul data Mapbiomas Fire yang menunjukkan luas karhutla nasional periode Januari-Juni 2026 telah mencapai 178.232 hektare, atau setara dengan tiga kali luas wilayah Singapura.

“Kami berdua sepakat untuk menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta Menteri Luar Negeri untuk menangani masalah ini,” ujar Anwar Ibrahim dalam konferensi pers di Bandar Seri Begawan.

Kritik Penanganan Karhutla Kalimantan

Kritik tajam juga datang dari pakar Hukum Internasional Universitas Muhammadiyah Surabaya, Satria Unggul Wicaksana, menilai langkah negara tetangga membawa kasus ini ke forum ASEAN merupakan tamparan bagi kedaulatan Indonesia. Ia bahkan memperingatkan adanya potensi gugatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) jika mekanisme regional menemui jalan buntu.

“Pemerintah terkesan tidak mampu dan tidak mau menyelesaikan permasalahan ini. Indonesia dinilai tidak memiliki kredibilitas dan kemampuan untuk mengatasi persoalan karhutla Kalimantan, yang secara kapasitas kepemimpinan dapat membuat Presiden dianggap tidak legitimate di hadapan hukum internasional,” tegas Satria.

Menanggapi tekanan diplomatik tersebut, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah pusat terus mengintensifkan komunikasi diplomatik melalui Kementerian Luar Negeri.

“Makanya kita berusaha secepatnya menangani Karhutla. Tadi juga Pak Menlu cerita juga ke kami, kita berusaha secepatnya untuk bisa mengatasi masalah ini,” ungkap Prasetyo di Jakarta.

Senada dengan itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui bahwa asap telah menjangkau Manila dan berjanji akan bekerja keras menuntaskan masalah tersebut.

“Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk bagaimana masyarakat Indonesia bisa terbebas dari karhutla dan juga kepada masyarakat tetangga-tetangga kita,” kata Raja Juli.

Saat ini, Kementerian Kehutanan dilaporkan baru menjatuhkan sanksi administratif berupa Paksaan Pemerintah terhadap enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur. Namun, banyak pihak menilai sanksi tersebut belum cukup memberikan efek jera mengingat skala kebakaran yang terus meluas dan dampak kesehatan yang kini telah menjadi krisis kemanusiaan lintas negara di kawasan Asia Tenggara. (ARD)


Penulis: Ardian F. R

Editor: Mukh. Munif

Tags: ASEANDiplomasiFilipinaKabut AsapKalimantanKarhutlaLingkungan HidupMalaysia
Ardian FR

Ardian FR

Pewarta Swa News Indonesia

Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Tim Gabungan Kota Malang Sidak Dua Tempat Hiburan
Hukum

Perangi Narkoba, Tim Gabungan Kota Malang Sidak Dua Tempat Hiburan Malam

byArdian FRand1 others
20/10/2026
Wamen Diktisaintek
News

Wamen Diktisaintek Sebut Perguruan Tinggi Sebagai Garda Terdepan Menghadapi Revolusi AI

byArdian FRand1 others
20/10/2026
era bonus demografi
News

Puguh DPRD Jatim Ajak Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan di Era Bonus Demografi

byArdian FRand1 others
20/10/2026
program SIKAP
News

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Jatim Luncurkan Program SIKAP untuk Generasi Muda

byArdian FRand1 others
20/10/2026
UB Gandeng DEN dan PLN
Ekonomi

UB Gandeng DEN dan PLN Perkuat Inovasi Riset Guna Akselerasi Transisi Energi Nasional

byArdian FRand1 others
20/10/2026
Kapolresta Malang Kota Perkuat Sinergi Lintas Agama Lewat Program Minggu Kasih di Katedral Ijen
News

Kapolresta Malang Kota Perkuat Sinergi Lintas Agama Lewat Program Minggu Kasih di Katedral Ijen

byArdian FRand1 others
20/10/2026
Next Post
Panitia Raja Brawijaya

Panitia RAJA Brawijaya 2026 Ajak MABA UB Kritisi Isu Global, Merajut Mimpi hingga Kancah Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026

EDITOR'S PICK

Gus Idris Tersangka Pelecehan Seksual

Sosok Gus Idris Tersangka Pelecehan Seksual Asal Malang, Youtuber Pendakwah yang Pernah Tersandung Kasus Video Hoaks

10/06/2026
KPK Geledah Rumah Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Pemuda Pancasila. Terkait Korupsi Apa?

KPK Geledah Rumah Japto Soerjosoemarno, Ketua Umum Pemuda Pancasila. Terkait Korupsi Apa?

06/02/2025
Patrick Kluivert Di Hujat, Siapa yang Tepat Jadi pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? 

Patrick Kluivert Di Hujat, Siapa yang Tepat Jadi pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia? 

07/01/2025
Jurusan sepi peminat di UNESA

15 Jurusan Sepi Peminat di UNESA SNBT 2026, Bandingkan dengan Prodi Favorit

30/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan