Batu, Swa News– Di Taman Balai Kota Among Tani, Kota Batu, berdiri patung Bung Karno, sang Proklamator Kemerdekaan RI yang sedang sungkem kepada ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai. Patung Bung Karno yang bersimpuh sungkem itu menjadi bahan perenungan pengunjung. Ia mengingatkan, di balik nama besar seorang pemimpin, ada doa ibu yang tak pernah putus.

”Tentunya Patung ini tidak hanya sekadar hiasan. Tapi juga simbol ketaatan seorang anak kepada orang tua,” kata Maskuri pengunjung taman Balai Kota Among Tani, Sabtu (9/5/2026).
Patung sungkem berbahan perunggu tersebut dipesan oleh Pemkot Batu diera Kepimpinan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko dari perupa patung Eddy Susanto asal Jogjakarta. Kemudian, Patung tersebut baru dipasang dan diresmikan pada masa kepimpinan Wali Kota Dewanti Rumpoko pada 2020.
”Taman ini kan sering dikunjungi wisatawan. kalau akhir pekan juga ramai warga berolahraga di sekitar sini. Jadi pesan moralnya bagus untuk masyarakat,” tambahnya.
Tidak hanya itu, di Taman Balai Kota Among Tani juga terdapat patung beberapa pahlawan nasional. Mereka berada di sebelah kiri dari patung Bung Karno tersebut.
Melalui patung pahlawan, Pemkot Batu ingin mengajak semua orang untuk menghormati Pahlawan dan meneladani sikap hidup Soekarno yang selalu patuh dan hormat pada ibu.
Makna Dibalik Patung Sungkem Bung Karno
Lebih dari spot foto, monumen Bung Karno sungkem di Taman Among Tani ini jadi ruang belajar. Ia mengingatkan pengunjung Kota Batu bahwa sejarah bangsa juga dibangun dari bakti seorang anak kepada ibunya.
”Patung sungkem ini bukan sekadar ornamen taman. Ia adalah pesan abadi dari seorang Proklamator: setinggi apa pun jabatan dan perjuangan, surga tetap berada di telapak kaki ibu,” tegas Maskuri. (SL)

















