Kamis, April 23, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News Jawa Timur

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

redaksi swanews by redaksi swanews
10/03/2026
in Jawa Timur, Ekonomi
0
0
SHARES
113
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Malang, Swa News – Agenda Pasar Murah Pemkot Malang untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026 di Kantor Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, berlangsung ricuh. (10/3/2026).

Pasar Murah Pemkot Malang
Tangkapan layar video kiriman warga antrean tebus sembako Pasar Murah Pemkot Malang

Pasalnya, panitia penyelenggara dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang dinilai tidak siap menghadapi serbuan warga. Situasi yang semakin tidak terkendali bahkan menyebabkan pagar Kantor Kecamatan Kedungkandang ambruk akibat dorongan warga yang berusaha masuk ke area lokasi pasar murah.

Menurut Bambang, salah satu warga yang mengantre untuk menebus paket sembako seharga Rp50 ribu di pasar murah tersebut, antrean sudah ramai sejak pagi hari. Ia mengaku datang sekitar pukul 06.00 WIB dan harus menunggu hingga siang sebelum akhirnya berhasil masuk, tepat sebelum kejadian pagar kantor kecamatan jebol.

“Aku tadi sampai di sini sekitar jam 6, sudah rame banget. Tadi saja hampir tidak dapat. Kejadiannya tadi sewaktu aku sudah mau balik, tiba-tiba ada suara ramai di depan situ, eh ternyata pagernya jebol,” ujarnya kepada reporter Swa News.

Baca juga:Mengular! Warga Lowokwaru Kecewa pada Penyelenggara Pasar Murah Pemkot Malang

Camat Kedungkandang, Fahmi Fauzan, menjelaskan bahwa kericuhan di agenda Pasar Murah Pemkot Malang ini terjadi karena banyak warga yang kecewa setelah berjam-jam mengantre namun tidak kebagian paket sembako. Paket yang disediakan oleh Diskopindag berisi beras 5 kilogram, gula, dan minyak goreng dengan jumlah terbatas, yakni hanya sekitar 1.300 paket.

Sementara itu, jumlah warga yang datang membludak. Bahkan antrean disebut mencapai hingga kawasan GOR Ken Arok.

Carousel Gambar Artikel

“Banyak warga yang sudah mengantre sampai GOR sana. Sementara kuota yang disediakan oleh Diskopindag sangat terbatas, hanya 1.300 paket. Ya pasti warga jadi sangat kecewa, mas,” terangnya.

Ricuh Pasar Murah Pemkot Malang di Kantor Kecamatan Kedungkandang

Fauzan juga menjelaskan kronologi ambruknya pagar kantor kecamatan saat agenda Pasar Murah Pemkot Malang. Menurutnya, kejadian bermula setelah panitia selesai menghitung sisa paket sembako yang tersedia.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif

20/04/2026
Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?

Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?

20/04/2026
Load More

Saat itu, panitia kemudian mengumumkan kepada warga yang masih berada di luar area bahwa paket yang tersisa hanya sekitar 250 paket dan mempersilakan mereka untuk masuk.

Namun karena jumlah yang tersisa sangat sedikit dibandingkan banyaknya warga yang menunggu, situasi menjadi tidak terkendali. Warga yang berada di luar pagar berusaha masuk secara bersamaan hingga mendorong pagar sampai akhirnya roboh.

Pasar murah Pemkot Malang

“Awalnya yang di dalam sudah tertib, tinggal sedikit yang antre. Pihak Diskopindag menghitung paket sembako yang tersisa, lalu mengumumkan kepada warga di luar bahwa paket tinggal sekitar 250 dan dipersilakan masuk. Mungkin karena merasa tinggal sedikit, warga yang di luar jadi tidak sabar dan berebut masuk semua. Akhirnya pagarnya ambruk,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak kecamatan. Secara pribadi, sekaligus mewakili instansi yang dipimpinnya, Fauzan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hadir atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Saya secara pribadi sekaligus mewakili instansi memohon maaf kepada seluruh masyarakat yang hadir maupun yang terdampak dari kejadian ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Ini akan menjadi evaluasi bagi kami. Semoga ke depan tidak terjadi hal serupa,” tambahnya.

Sementara itu, jurnalis Swa News telah berupaya menghubungi Kepala Diskopindag Kota Malang untuk meminta keterangan terkait kejadian tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. (ML)

Tags: Antrean sembakoKecamatan KedungkandangPasar MurahPasar murah Pemkot MalangPemkot kota malang
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif
Gaya hidup

Bumiayu ESports Championship Diikuti Ratusan Atlet ESports Kota Malang, Suryadi Dorong Karang Taruna Kembangkan Industri Kreatif

by redaksi swanews
20/04/2026
Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?
Ekonomi

Rickyanto Pengusaha Muda Pantura Lamongan, Kisah Sukses From Zero To Hero?

by redaksi swanews
20/04/2026
Silaturrockhim 7, Ruang Apresiasi Musisi Malang untuk Masyarakat dan Wadah Bagi Talenta Baru
Seni dan Budaya

Silaturrockhim 7, Ruang Apresiasi Musisi Malang untuk Masyarakat dan Wadah Bagi Talenta Baru

by redaksi swanews
19/04/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat
Jawa Timur

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

by redaksi swanews
15/04/2026
Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi
Pendidikan

Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi

by redaksi swanews
15/04/2026
Kota Kabupaten di Jawa Timur dengan Jumlah Pabrik Paling Banyak
Bisnis

5 Kota Kabupaten di Jawa Timur dengan Jumlah Pabrik Paling Banyak

by Imam Hanifah
15/04/2026
Next Post
Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji

Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026

EDITOR'S PICK

Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

08/04/2026
Sosialisasi Ketua BPJPH tentang Sertifikasi halal

3 Penyebab Sertifikasi Halal Dianggap Rumit, Kesadaran Pedagang Masih Rendah

15/12/2024
Miftahul Maulana Dinilai Tidak Layak Mendapatkan Gelar “Gus”

Miftahul Maulana Dinilai Tidak Layak Mendapatkan Gelar “Gus”

06/12/2024
Mengagumkan ! Bertemu Dubes Arab Saudi, Prof. Uril Bahas Moderasi Agama dan Perluasan Kerja Sama Pendidikan Islam

Mengagumkan ! Bertemu Dubes Arab Saudi, Prof. Uril Bahas Moderasi Agama dan Perluasan Kerja Sama Pendidikan Islam

31/05/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan