Minggu, Juni 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Kritik Bukan Gonggongan: Kritik Merupakan Nyawa Demokrasi, Bukan Kebisingan yang Harus Dibenci

Amril Nuryan by Amril Nuryan
24/03/2025
in Kolom, Opini, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Kritik Bukan Gonggongan: Kritik Merupakan Nyawa Demokrasi, Bukan Kebisingan yang Harus Dibenci

Oleh: Amril Nuryan

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

20/06/2026
Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

18/06/2026
Load More

Kritik bukan gonggongan

Ketika presiden menganggap kritik sebagai “kebisingan” dan pengkritik sebagai “anjing yang menggonggong”, lalu kelompok 58% mendegradasi makna kritik itu disempitkan menjadi “gagal move on”.

Demokrasi sedang diracuni. Kami tidak meratapi kekalahan, kami menuntut akuntabilitas. Bukan soal menang atau kalah pilpres, tapi soal hak setiap warga negara untuk mengawasi kekuasaan.

Kritik Bukan Gonggongan: Kritik Merupakan Nyawa Demokrasi, Bukan Kebisingan yang Harus Dibenci

Jika kemenangan 58% dianggap sebagai legitimasi mutlak, lalu dimana ruang bagi 42% rakyat yang memilih berbeda? Apakah hanya karena kami bagian dari 16% atau 24% yang tak sejalan dengan narasi mayoritas, kritik kami otomatis dianggap dendam politik?

Ini bukan tentang pilpres, ini tentang prinsip bahwa pemerintahan yang baik adalah yang berani diuji, bukan yang bersembunyi di balik jargon “Ndas-Mu” atau “Kau yang Gelap” untuk menghindari pertanyaan kritis.

Kalian boleh berkoar “kalah mengalah”, tapi dengar ini: kritik adalah napas demokrasi, bukan pengkhianatan. Jika pemimpin hebat, mengapa takut diuji? Jika 58% mandat suci, buktikan dengan melayani 100% rakyat, bukan membungkam minoritas. Kami, 16% atau 24%, bukan musuh, kami pengingat bahwa kekuasaan tanpa kritik adalah benih tirani dan bibit absolutisme.

Kritik terhadap kebijakan MBG, Gemuknya kabinet, Gas 3kg, Danantara, UU TNI, IHSG yang terjun bebas, kelakuan oknum-oknum polisi, perampasan kendaraan rakyat secara sewenang-wenang, deforestasi, dan lain-lain bukanlah “dendam politik”, itu adalah hak warga negara.

Tapi ketika pemerintah menjawabnya dengan “Ndas-Mu” atau “Anjing Menggonggong, kita maju terus “, yang ditunjukkan bukanlah kematangan berkuasa, melainkan ketakutan untuk diuji publik.

Baca juga: Ilfi Nurdiana Mulai ‘Gerilya’, Punya Jejaring Partai, Kans Kuat Menjadi Rektor UIN Maliki Malang?

Kritik bukan gonggongan

Menganggap kritik sebagai gonggongan (anjing) hanya menunjukkan kelemahan argumen. Kami tak perlu “move on” dari kritik, karena itu tugas konstitusi.

Yang harus “move on” adalah mereka yang terjebak dalam euforia kemenangan, tak sanggup mendengar. Demokrasi bukan soal mayoritas membungkam, tapi minoritas harus didengar.

Karena kredibilitas kepemimpinan dalam negara demokrasi adalah keniscayaan kemampuan membuktikan prestasi dan menjawab semua kritik dengan argumentasi dan gagasan, buksn dengan cara reaktif membungkam kritik.

Apalagi ada klaim mandatory rakyat melalui proses keterpilihan 58% yang menjadi kekuasaan untuk melayani keseluruhan rakyat yang ada. Maka harus mampu menanggalkan gap psikologis politik antara mayoritas dan minoritas.

Karena bagaimanapun proses demokrasi bukan sekedar ritual politik 5 tahunan untuk mengejar kemenangan. Tapi, juga merupakan ruang diskusi gagasan untuk memastikan kekuasaan tak menjadi tiran. Sesungguhnya kritik bukan anasir untuk menjatuhkan, tapi mengingatkan supaya tetap konsisten ditengsh jalan konstitusi dan tetap teguh dalam rute kepentingan publik.

Pada akhirnya, demokrasi membutuhkan keberanian, bukan sekedar menghadirkan mentalitas buzzer yang alergi akal sehat sambil joget “ok gas, ok gas”

Kritik bukan gonggongan


Amril Nuryan

Film Producer

Kritik bukan gonggongan
Tags: neo orbapemerintah anti kritikperusak demokrasiprabowo gagalTolak RUU TNI
Amril Nuryan

Amril Nuryan

Film producer

Related Posts

bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG
Politik

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

by Mukhamad Munif
20/06/2026
Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi
News

Komitmen DPRD Buyar dalam Hitungan Menit, DPRD Dukung Kebijakan Nasional dan Hanya Menyampaikan Aspirasi

by Mukhamad Munif
18/06/2026
DPRD Kota Malang Pecah
Jawa Timur

DPRD Kota Malang Pecah, PDIP Akan Evaluasi, Gerindra Klaim Ibu-Ibu Harap Program MBG Lanjut Terus

by Mukhamad Munif
18/06/2026
Momentum 1 Muharram, Hijrah Menuju Masyarakat yang Lebih Baik
Agama

Momentum 1 Muharram, Hijrah Menuju Masyarakat yang Lebih Baik

by Mukhamad Munif
17/06/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang
Politik

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

by Mukhamad Munif
16/06/2026
Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat
News

Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat

by Mukhamad Munif
15/06/2026
Next Post
Kembali Heboh ! 5 Alasan Willie Salim Layak Dilaporkan Polisi, Netizen: “Content Creator Penyebab Konflik”

Kembali Heboh ! 5 Alasan Willie Salim Layak Dilaporkan Polisi, Netizen: "Content Creator Penyebab Konflik"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Babak Baru Skripsi dan Ijazah Palsu Jokowi? Ini Klarifikasi UGM 

Babak Baru Skripsi dan Ijazah Palsu Jokowi? Ini Klarifikasi UGM 

22/03/2025
Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi

MUI Akan Membawa Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi ke Jalur Hukum? 

19/01/2026
DPRD Kota Malang Pecah

DPRD Kota Malang Pecah, PDIP Akan Evaluasi, Gerindra Klaim Ibu-Ibu Harap Program MBG Lanjut Terus

18/06/2026
Upaya Redam Gejolak Rupiah, Menkeu Purbaya Siap Sambangi China dan Inggris

Upaya Redam Gejolak Rupiah, Menkeu Purbaya Siap Sambangi China dan Inggris

09/06/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan