Kamis, September 17, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Politik

Pemilu 2029 Banyak Berubah, Ali Ahmad: Pasuruan Bisa Masuk Dapil Malang Raya

redaksi swanewsbyredaksi swanews
28/04/2026
in Politik
0
0
SHARES
115
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News – Pemilu 2029 dipastikan akan mengalami banyak perubahan dibanding Pemilu 2024. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, Ali Ahmad saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Pendidikan Pemilu Berkelanjutan Tahun 2026 yang digelar di Grand Palace Hotel, Malang (28/4/2026).

Ali Ahmad
Ali Ahmad saat sambutan di acara sosialisasi Pendidikan Pemilu Berkelanjutan Tahun 2026. (Foto: Swa News)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Komisi II DPR RI tersebut bertujuan menampung aspirasi masyarakat terkait arah perubahan sistem pemilu ke depan, khususnya menjelang revisi Undang-Undang Pemilu.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Kadiskopindag Kota Malang Pastikan Pedagang Pasar Gadang Dapat Lapak Baru, Pembongkaran Sisa Lapak Berjalan Tertib

Kadiskopindag Kota Malang Pastikan Pedagang Pasar Gadang Dapat Lapak Baru, Pembongkaran Sisa Lapak Berjalan Tertib

16/09/2026
Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Cari 129 Korban Hilang

Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Cari 129 Korban Hilang

16/09/2026
Load More

Dalam sambutannya, Ali Ahmad menjelaskan bahwa Pemilu 2029 kemungkinan besar tidak lagi menggunakan skema yang sama seperti Pemilu 2024. Sejumlah perubahan yang mencuat antara lain pemisahan antara Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah, kemungkinan penambahan jumlah kursi DPR, hingga perubahan daerah pemilihan (dapil).

Baca juga: Serap Aspirasi dan Silaturahmi, Ahmad Irawan Singgung Kebijakan WFH ASN hingga Kawal Sertifikasi Tanah di Malang Raya

“Pemilu 2029 pasti banyak perubahan. Bisa saja nanti Pasuruan masuk dapil Malang Raya,” ujarnya.

Perubahan tersebut merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang mengatur pemisahan penyelenggaraan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah mulai 2029. Dalam putusan itu, pemilu nasional meliputi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, serta DPD RI, sedangkan pemilu daerah mencakup pemilihan DPRD provinsi/kabupaten/kota serta kepala daerah. Pemilu daerah digelar paling singkat dua tahun dan paling lama dua tahun enam bulan setelah pemilu nasional.

Artinya, desain Pemilu 2029 akan berbeda signifikan dari model lima kotak suara serentak yang digunakan pada 2024. Perubahan ini juga membuka peluang penataan ulang dapil legislatif, termasuk kemungkinan wilayah Pasuruan masuk dalam konfigurasi dapil Malang Raya.

Ali Ahmad Tanggapi Isu Pemilihan Kepala Daerah Tidak Langsung

Di sisi lain, salah satu peserta sosialisasi turut mempertanyakan isu yang berkembang terkait kemungkinan pemilihan kepala daerah kembali dilakukan secara tidak langsung melalui DPRD. Menurutnya, hal tersebut dapat memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam demokrasi elektoral.

Menanggapi hal itu, Ali Ahmad menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bahan pembahasan revisi UU Pemilu yang direncanakan mulai dibahas pada Agustus mendatang.

“Kami butuh masukan-masukan dari masyarakat, yang nantinya bisa dibawa saat pembahasan revisi UU Pemilu pada Agustus mendatang,” pungkasnya. (MM)

Tags: Ali AhmadDapil Malang RayaDPR RIRevisi UU PemiluSosialisasi Pemilu
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Kadiskopindag Kota Malang Pastikan Pedagang Pasar Gadang Dapat Lapak Baru, Pembongkaran Sisa Lapak Berjalan Tertib
Ekonomi

Kadiskopindag Kota Malang Pastikan Pedagang Pasar Gadang Dapat Lapak Baru, Pembongkaran Sisa Lapak Berjalan Tertib

byMukhamad Munif
16/09/2026
Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Cari 129 Korban Hilang
Jawa Timur

Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Cari 129 Korban Hilang

byArdian FRand1 others
16/09/2026
Pameran Tunggal Lukisan SBY, Presiden ke-6 Republik Indonesia Tampilkan 77 Karya Bertema Cahaya dan Harapan
Gaya hidup

Pameran Tunggal Lukisan SBY, Presiden ke-6 Republik Indonesia Tampilkan 77 Karya Bertema Cahaya dan Harapan

byMukhamad Munifand1 others
15/09/2026
Suahasil
Ekonomi

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu Kabinet Merah Putih Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

byMukhamad Munifand1 others
15/09/2026
Bpkh
Agama

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Gelombang Tinggi di Selat Sunda
News

Kapal Jurnalis Hilang, Menengok Sejarah Tragedi dan Ancaman Gelombang Tinggi di Selat Sunda

byImam Hanifah
10/09/2026
Next Post
UIBU dan UTP Surakarta

Unik ! Kolaborasi UIBU dan UTP Surakarta Perkuat Kerjasama Kampus, dari MoU Lanjut ke Lapangan

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026

EDITOR'S PICK

Gadis Kecil, Milyarder, Totalitas Perubahan Nasib

Gadis Kecil, Milyarder, Totalitas Perubahan Nasib

28/09/2025
Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series, Bupati Ipuk Sampaikan Apresiasi 

Banyuwangi Jadi Titik Awal Geopark Run Series, Bupati Ipuk Sampaikan Apresiasi 

23/05/2026
Sekapur Sirih Sirah Ramadan

Sekapur Sirih Sirah Ramadan

19/02/2026
Presiden Prabowo Menggulung Karpet Merah Mafia Migas Atau Ganti Mafia ?

Presiden Prabowo Menggulung Karpet Merah Mafia Migas Atau Ganti Mafia ?

02/03/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan