Selasa, Mei 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Komunitas Saung Alas Muara Gembong Berkolaborasi dengan UI Memulihkan Lingkungan

redaksi swanews by redaksi swanews
28/01/2026
in Pendidikan
0
Komunitas Saung Alas Muara Gembong
0
SHARES
139
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News– Tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia (UI) telah mengadakan focus group discussion (FGD) dengan para nelayan komunitas bakau di Muara Gembong. (16/10/2025)

Kolaborasi UI Bersama Komunitas Saung Alas Muara Gembong: Memulihkan Lingkungan

Komunitas Saung Alas Muara Gembong yang diketuai Imam Kombali Safii tersebut kini juga tergabung dalam Ekowisata Saung Alas. Selama ini komunitas tersebut telah mengembangkan komuditas bibit bakau. Bahkan, komunitas tersebut telah melakukan sosialisasi pada generasi muda terkait manfaat tanaman bakau sebagai penghalang abrasi dan pelindung dari gelombang air laut dan menjadi rumah bagi flora dan fauna yang hidup di perbatasan antara air laut dan air tawar (air payau).

Menurut pihak Universitas Indonesia yang diwakili Melani Budianta dan Yudi Bachrioktora, sangat mengapresiasi kemandirian langkah swadaya masyarakat tersebut. Kegiatan yang dilakukan Imam bersama warga Muara Gembong merupakan bentuk pengetahuan kearifan lokal yang tumbuh dari kebutuhan dan pengalaman hidup sehari-hari.

Bagi masyarakat Muara Gembong, khususnya di Pantai Sederhana masalah mangrove dan abrasi pesisir bukan merupakan satu-satunya tantangan yang dihadapi. Masih ada persoalan lain, seperti pendidikan anak-anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan kapasitas perempuan pada tingkat komunitas. Sehingga kegiatan pengabdian masyarakat UI membutuhkan perluasan akses lintas sektoral.

Baca juga : Sempat Ditutup karena Protes Limbah, PT QL Hasil Laut Sedayulawas, Brondong, Lamongan Kembali Beroperasi

Pihak UI juga menambahkan, berdasarkan hasil diskusi dengan warga khususnya para ibu, mereka berharap ada kegiatan ekonomi kecil berbasis komunitas. Seperti kegiatan budi daya ayam petelur dan pengolahan hasil laut berupa kerupuk ikan.

Carousel Gambar Artikel

“Biasanya kegiatan kreatifitas kaum ibu itu bersama Saung Alas tersebut dilakukan saat para suami sedang melaut”, ujar Yudi Bachrioktora.

Untuk memperkuat program pengabdian masyarakat, UI juga mendorong keterlibatan mahasiswa secara intensif dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut. Kolaborasi yang telah berlangsung antara UI dan komunitas dapat menjadi ruang belajar bersama. Mahasiswa dapat memahami realitas sosial secara langsung, sementara masyarakat memperoleh manfaat nyata dari pendampingan dan inovasi yang dihasilkan.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Rayon SPMB Kota Malang 2026 Jenjang SMA

Update Rayon SPMB Kota Malang 2026 Jenjang SMA: Daftar Rayon, Kelurahan, Kuota Domisili, dan Jadwal Pendaftarannya

18/05/2026
Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan

Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan

14/05/2026
Load More

 

Potret Komunitas Saung Alas Muara Gembong

 

Imam merupakan salah satu tokoh berdirinya Komunitas Saung Alas Muara Gembong. Ia menyatakan bahwa sejak tahun 1990-an dirinya sudah aktif berupaya mengembalikan mangrove dan bakau di Muara Gembong tepatnya di Pantai Sederhana.

Komunitas Saung Alas Muara Gembong

“Saya menyadari air laut makin sering masuk ke kampung, tanah makin terkikis dan nelayan kehilangan tempat bersandar. Waktu itu saya sadar kalau kami di sini tidak bergerak sendiri, tak akan ada lagi yang tersisa,” ujar Imam.

Menurut Imam, pemikiran tersebut menjadi awal mula komunitas Saung Alas Muara Gembong berdiri. Bukan melalui proyek atau bantuan pemerintah tetapi melalui semangat kolektif warga. Para warga menanam mangrove sedikit demi sedikit menggunakan bibit yang dikumpulkan sendiri dari hutan yang masih tersisa. Mulanya warga hanya menanam beberapa ratus pohon saja, kemudian berlipat ganda menjadi ribuan.

Selain menanam mangrove, warga juga membangun Ekowisata Saung Alas. Tempat tersebut bukan sekadar destinasi tetapi juga menjadi ruang belajar bersama untuk mengenal pentingnya hutan mangrove, cara menjaga laut, dan kemandirian warga pesisir. Ekowisata Saung Alas dikelola bersama koperasi kecil yang dibentuk oleh warga sendiri. Semua keuntungan yang diperoleh juga kembali ke masyarakat.

“Kami tidak punya modal besar. Tidak ada bantuan alat atau dana hibah. Kami hanya punya tenaga, waktu, dan keyakinan bahwa menjaga alam sama dengan menjaga hidup kami sendiri. Masyarakat bergotong royong mulai bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak mudanya semua ikut terlibat. Sayangnya, hingga hari ini tidak ada kepedulian dari pemerintah pusat ataupun daerah terhadap daerah kami ini,” lanjut Imam.

Imam juga sudah berupaya menemui instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi ataupun KKP tetapi hingga kini belum ada tanggapan. Ironisnya lagi, pemerintah desa juga tidak memberi tanggapan apa pun terkait bantuan biaya untuk memperbaiki jembatan kayu untuk mempermudah akses kegiatan warga dan anak-anak sekolah.

Imam berharap kegiatan pengabdian masyarakat UI bersama Komunitas Saung Alas Muara Gembong dapat menjadi titik awal untuk menjalin kerja sama guna menciptakan kebermanfaatan yang lebih luas. (AR)

Tags: Hutan mangroveKKN UIKomunitas pantaiKomunitas Saung Alas Muara GembongUniversitas Indonesia
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Rayon SPMB Kota Malang 2026 Jenjang SMA
Pendidikan

Update Rayon SPMB Kota Malang 2026 Jenjang SMA: Daftar Rayon, Kelurahan, Kuota Domisili, dan Jadwal Pendaftarannya

by Imam Hanifah
18/05/2026
Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan
Pendidikan

Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan

by redaksi swanews
14/05/2026
Pemilihan DPKM Kota Malang, Akademisi Muda Brawijaya Tawarkan Pendidikan Kolaboratif Berkelanjutan Menuju Generasi Emas 2045
Pendidikan

Pemilihan DPKM Kota Malang, Akademisi Muda Brawijaya Tawarkan Pendidikan Kolaboratif Berkelanjutan Menuju Generasi Emas 2045

by redaksi swanews
12/05/2026
Jalur Mandiri Unair 2026
Pendidikan

Update Jalur Mandiri Unair 2026: Ini Jadwal, Syarat, Kuota dan Pilihan Jalur Seleksinya!

by Imam Hanifah
12/05/2026
Lagi! Syekh Ahmad Al Misry Kabur Terkait Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri
Kriminal

Lagi! Syekh Ahmad Al Misry Kabur Terkait Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri

by redaksi swanews
11/05/2026
Viral ! Dugaan Pelecehan Siswa SMP Oleh 2 Oknum Guru di Kabupaten Malang
Kriminal

Viral ! Dugaan Pelecehan Siswa SMP Oleh 2 Oknum Guru di Kabupaten Malang

by redaksi swanews
11/05/2026
Next Post
Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026

EDITOR'S PICK

Kontras Gaya Hidup: Erina Gudono dan Prinsip Sang Ayah, Muhammad Gudono

Kontras Gaya Hidup: Erina Gudono dan Prinsip Sang Ayah, Muhammad Gudono

24/10/2024
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
Embong Arab

Embong Arab Jadi Jujugan Warga Malang Berburu Kurma: Omzet Pedagang Naik 100 Persen di Bulan Ramadan

18/02/2026
Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

27/05/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan