Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News– Dugaan pelecehan seksual di sebuah SMP di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur mencuat dalam sebuah video yang beredar di media sosial (11/05/2026).

Warganet pun ramai memperbincangkan Video yang diunggah akun Instagram @malangraya_info. Dalam video yang sudah dibagikan hingga 1073 kali, terlihat suasana mediasi yang berlangsung tegang. Nampak seorang berkaos biru dan berseragam Pramuka dicecar pertanyaan oleh orang lainnya.
Mediasi itu berlangsung di sebuah ruangan untuk meminta klarifikasi terkait dugaan tindakan tak pantas yang dilakukan oknum guru terhadap siswinya.
Mediasi tersebut dihadiri sejumlah guru dan diduga keluarga korban. Dalam video terlihat, pihak yang diduga keluarga korban tidak mampu menahan emosi. Bahkan salah seorang pria meminta identitas terduga pelaku pelecehan siswa SMP untuk dilaporkan ke PPA Polres.
“Selesai koen wong loro, selesai, KTP mu tokno kabeh wong loro, tokno kabeh KTP,” kata salah satu pria.
Oknum Guru Terduga Pelaku Pelecehan Siswa SMP Dicecar Pertanyaan
Terduga pelaku pelecehan siswa SMP terlihat duduk diam saat dicecar berbagai pertanyaan dari pihak keluarga korban. Suasana semakin emosional ketika siswi yang diduga menjadi korban terdengar menangis histeris di dalam ruangan.
“Bu saya ada bukti bu, bisa tanya teman-teman sekelas. Aku diem pak, tapi bapak malah belain itu. Ya Allah sakit aku pak,” ucap siswa yang diduga korban.
Sampai saat ini, Swa News masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah maupun keluarga korban. namun jika pelecehan ini benar adanya, maka akan menambah kelam pelecehan di dunia pendidikan. (SL)


















