SWANEWS – Beasiswa Kemenag S3 2026 menjadi salah satu peluang terbaik bagi para akademisi dan praktisi di bidang keagamaan untuk melanjutkan studi doktor (S3) dengan pendanaan penuh.
Program ini dikenal sebagai Beasiswa Unggulan Keagamaan, hasil kerja sama antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan yang memiliki prestasi akademik, integritas, serta komitmen dalam pengembangan ilmu dan pengabdian kepada masyarakat. Lulusan program ini diharapkan menjadi intelektual keagamaan yang unggul, berwawasan kebangsaan, serta berkontribusi dalam moderasi beragama dan pembangunan masyarakat.
Apa Itu Beasiswa Kemenag S3 2026?
Beasiswa Kemenag S3 2026 adalah program pembiayaan pendidikan jenjang doktor yang memberikan pendanaan penuh (fully funded) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) terpilih. Program ini terbuka untuk studi di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri yang telah ditetapkan oleh Kemenag.
Fokus utama program ini adalah mencetak SDM unggul di bidang keagamaan yang mampu berkontribusi dalam:
- Pengembangan ilmu keagamaan
- Penguatan moderasi beragama
- Pembangunan sosial berbasis nilai keagamaan
Sasaran Program Beasiswa Unggulan Keagamaan
Program ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi kriteria berikut:
- Kriteria Umum
- Kriteria Afirmasi, yang meliputi:
- a) Pendaftar dari Daerah Afirmasi
- b) Penyandang Disabilitas
Setiap kriteria memiliki persyaratan khusus yang berbeda. Pelamar wajib memenuhi ketentuan umum sekaligus ketentuan khusus sesuai kriterianya masing-masing.
Syarat dan Detail Lengkap Beasiswa Kemenag S3 2026
Agar peluang lolos beasiswa Kemenag S3 semakin besar, penting untuk memahami seluruh persyaratan dan ketentuan secara rinci. Berikut penjabaran lengkapnya dengan susunan yang lebih sistematis dan mudah dipahami.
Ketentuan Mengenai LoA Tanpa Syarat (Unconditional)
Letter of Acceptance (LoA) adalah dokumen resmi dari perguruan tinggi yang menyatakan bahwa seseorang diterima sebagai mahasiswa. Adapun ketentuan LoA yang berlaku adalah sebagai berikut:
- Hanya LoA yang bersifat Unconditional (tanpa syarat) yang dapat diterima.
- Perguruan tinggi dan program studi yang dipilih harus sesuai dengan daftar yang telah ditetapkan.
- LoA wajib mencantumkan nama lengkap, jenjang pendidikan, program studi, serta informasi mengenai awal, akhir, atau durasi studi. Durasi studi tersebut tidak boleh melebihi batas maksimal pendanaan, yaitu 48 (empat puluh delapan) bulan untuk Program Doktor.
- Jika waktu mulai studi (intake) pada LoA tidak sesuai ketentuan, pelamar beasiswa harus menyertakan surat keterangan penundaan (defer) dari perguruan tinggi/program studi. Surat ini diunggah bersama dengan LoA.
- LoA Unconditional yang tidak memenuhi ketentuan di atas akan dinyatakan tidak memenuhi kriteria pendaftaran.
Komponen Pendanaan Beasiswa Unggulan Keagamaan
Beasiswa Unggulan Keagamaan menerapkan Skema Pendanaan Penuh. Penerima beasiswa berhak atas seluruh komponen pendanaan, yang terbagi menjadi Dana Pendidikan dan Dana Pendukung. Rinciannya untuk jenjang Magister dan Doktor adalah sebagai berikut:
1) Dana Pendidikan
- a) Biaya Pendaftaran
- b) Biaya SPP/UKT (Tuition Fee)
- c) Tunjangan Pembelian Buku
- d) Biaya Penelitian (Tesis/Disertasi)
- e) Biaya Partisipasi dalam Seminar Internasional
- f) Biaya Publikasi di Jurnal Internasional
2) Dana Pendukung
- a) Biaya Transportasi
- b) Biaya Hidup Bulanan
- c) Premi Asuransi Kesehatan
- d) Biaya Kedatangan
- e) Biaya Aplikasi Visa* (khusus Luar Negeri)
- f) Tunjangan Keluarga* (khusus Program Doktor)
Klasifikasi Pendaftar Kriteria Umum untuk Program Doktor
Pendaftar dengan status pekerjaan/profesi berikut pada platform pendaftaran:
- a) Dosen (PNS/Non-PNS) binaan Kementerian Agama (wajib memiliki NIDN/NUPTK), yang terdiri dari:
- Dosen tetap di Perguruan Tinggi Keagamaan
- Dosen agama di Perguruan Tinggi Umum
- b) PNS Kementerian Agama (di lingkungan pusat, provinsi, kabupaten/kota, atau KUA)
- c) Dosen Ma’had Aly (khusus untuk program Doktor di Luar Negeri)
Persyaratan Umum Beasiswa Kemenag S3 (Unggulan Keagamaan) untuk Program Doktor
- Merupakan Warga Negara Indonesia.
- Memenuhi batas usia maksimal per 31 Desember tahun pendaftaran, yaitu 48 tahun untuk program doktor.
- Telah menyelesaikan pendidikan Magister (S2).
- Pelamar yang sedang menempuh studi (sedang berlangsung) atau telah menyelesaikan program doktor (S3) tidak diperbolehkan mendaftar.
- Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum diperkenankan menjadi pelamar.
- Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan:
- a) Surat penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama; atau
- b) Screenshot pengajuan penyetaraan ijazah/konversi IPK dari laman resmi kementerian terkait, jika dokumen hasil penyetaraan belum terbit.
- Melampirkan Berkas Status Profesi sesuai ketentuan:
- a) NUPTK atau NPK bagi Guru.
- b) NIDN/NUPTK bagi Dosen (PNS/Non-PNS).
- c) SK Pengangkatan (minimal masa kerja 2 tahun) bagi Tenaga Kependidikan.
- d) SK Pengangkatan (minimal masa kerja 2 tahun) bagi PNS Kementerian Agama.
- e) Surat Pernyataan (format terlampir) bagi Alumni Pendidikan Keagamaan.
- Melampirkan Surat Izin dari pimpinan instansi/lembaga (diterbitkan maksimal 3 bulan sebelum pendaftaran), yang memuat nama lengkap dan NIP. Surat ini ditandatangani oleh:
- a) Pejabat eselon II bidang Kepegawaian/SDM (untuk PNS Kemenag pusat).
- b) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi (untuk PNS Kemenag wilayah).
- c) Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota (untuk Guru PNS, pegawai kantor Kemenag/KUA, dan Tenaga Kependidikan).
- d) Pimpinan instansi/lembaga pendidikan (untuk Guru Non-PNS, dosen PNS/non-PNS).
- e) Surat Pernyataan (format terlampir) bagi Alumni Pendidikan Keagamaan.
- Menyertakan Surat Rekomendasi dari akademisi/tokoh masyarakat yang ahli di bidang studi terkait (mekanisme offline form).
- Menyertakan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit/faskes (terbit maksimal 3 bulan sebelum pendaftaran).
- Mengisi profil diri, termasuk riwayat pendidikan yang tidak selesai (tidak lulus), pada platform.
- Menulis Personal Statement atau esai yang menunjukkan kesadaran diri, proses belajar, dan kesiapan studi.
- Menulis komitmen untuk kembali ke Indonesia, rencana pasca-studi, serta kontribusi di Indonesia sesuai program studi.
- Menulis Proposal Penelitian (khusus program Doktor, format terlampir).
- Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang tersedia di platform.
- Perguruan tinggi tujuan dan program studi harus sesuai dengan daftar yang ditetapkan Kemenag.
- Pelamar dapat mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi (BPH, Dewan/Senat, dll.) di platform.
- Kelas yang diperbolehkan: kelas reguler full time (by coursework atau by research) atau kelas kerja sama Kemenag dengan mitra.
- Kelas yang tidak diperbolehkan: eksekutif, khusus, karyawan, jarak jauh, kelas yang diselenggarakan di luar induk perguruan tinggi, kelas internasional untuk studi di DN, kelas lintas negara, atau kelas lain yang tidak sesuai ketentuan.
- Khusus Dosen Ma’had Aly: hanya boleh mendaftar untuk skema Doktor Luar Negeri. Untuk studi di DN, dapat mendaftar melalui Beasiswa Pesantren. Wajib melampirkan SK Pengangkatan (minimal 2 tahun) dan Surat Izin dari pimpinan Ma’had Aly.
Persyaratan Khusus Beasiswa Kemenag S3 2026
- Kriteria Umum
- Ijazah/Transkrip:
- IPK S2 minimal 3,25 (skala 4,00) untuk pendaftar Doktor.
- Sertakan pula ijazah dan transkrip pendidikan dasar & menengah.
- Sertifikat Bahasa Asing (berlaku maksimal 2 tahun terakhir):
- Bahasa Inggris dari ETS, IELTS, Duolingo.
- Doktor Dalam Negeri: TOEFL ITP 500 / Duolingo 90 / IELTS 5.5.
- Doktor Luar Negeri: TOEFL ITP 550 / iBT 80 / Duolingo 120 / IELTS 6.5.
- Bahasa Arab dari PTKIN (hanya jika prodi keagamaan Islam di DN atau PT di Timur Tengah dengan pengantar Bahasa Arab).
- Doktor DN & LN: skor 550.
- Bahasa Inggris dari ETS, IELTS, Duolingo.
- Kriteria Daerah Afirmasi
- Ijazah/Transkrip: IPK S2 minimal 3,00 (skala 4,00).
- Sertifikat Bahasa:
- Bahasa Inggris: Doktor DN tidak wajib; Doktor LN: TOEFL ITP 500 / iBT 61 / Duolingo 95 / IELTS 6.0.
- Bahasa Arab: Doktor DN tidak wajib; Doktor LN: skor 500.
- Surat Keterangan dari Lurah/Kades (terbit maksimal 1 tahun sebelum pendaftaran) yang menyatakan:
- Telah menamatkan pendidikan dasar/menengah di daerah afirmasi (dibuktikan dengan ijazah).
- Telah tinggal minimal 10 tahun di daerah afirmasi.
- Kriteria Penyandang Disabilitas
- Ijazah/Transkrip: IPK S2 minimal 3,00 (skala 4,00).
- Sertifikat Bahasa:
- Bahasa Inggris: Doktor DN tidak wajib; Doktor LN: TOEFL ITP 500 / iBT 61 / Duolingo 95 / IELTS 6.0.
- Bahasa Arab: Doktor DN tidak wajib; Doktor LN: skor 500.
- Surat Keterangan dari rumah sakit pemerintah/puskesmas (format terlampir) yang menyatakan:
- Jenis disabilitas (fisik, intelektual, mental, sensorik, ganda/multi).
- Bahwa disabilitas tersebut menimbulkan hambatan partisipasi penuh. Ditandatangani oleh dokter, psikolog/psikiater, atau audiolog.
- Surat rekomendasi pada poin 3b juga harus menjelaskan bahwa yang bersangkutan mampu menyelesaikan studi.
Tahapan dan Jadwal Seleksi Beasiswa Kemenag S3 2026
| Tahapan | Tanggal |
| Pendaftaran | 01 April – 31 Mei |
| Seleksi Administrasi | 01 – 15 Juni |
| Pengumuman Hasil Admin | 16 Juni |
| Masa Sanggah | 17 – 18 Juni |
| Hasil Sanggah | 22 Juni |
| Assessment Kapasitas Akademik & Psikologis | 25 – 29 Juni |
| Pengumuman Hasil Assessment | 01 Juli |
| Seleksi Wawancara | 03 – 20 Juli |
| Pengumuman Kelulusan | 27 Juli |
| Perkuliahan | Agustus |
Catatan: Sanggah adalah klarifikasi hasil seleksi administrasi, bukan untuk mengganti dokumen yang sudah diunggah. Peserta wajib mengikuti simulasi SBS sesuai jadwal.
Mekanisme Pendaftaran Beasiswa Kemenag S3 2026
- Lakukan pendaftaran secara mandiri dan daring melalui laman: https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/
- Isi profil status profesi/pekerjaan sesuai sasaran program, lalu lengkapi dan unggah semua dokumen yang dipersyaratkan.
- Selesaikan seluruh proses hingga berhasil melakukan Submit dan memperoleh nomor registrasi pendaftaran.
Memahami seluruh syarat dan detail Beasiswa Kemenag S3 2026 sangat penting agar proses pendaftaran berjalan lancar. Mulai dari dokumen administratif, kemampuan akademik, hingga kesiapan personal harus dipersiapkan secara matang.
Dengan persiapan yang tepat dan strategi yang baik, peluang untuk lolos dan mendapatkan beasiswa ini akan semakin terbuka lebar.


















