Selasa, Juli 28, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Menguat 17 Ribu, Ancaman Badai PHK Massal akan Mereda?

Mukhamad MunifbyMukhamad Munif
12/06/2026
in Bisnis, Ekonomi, Nasional
0
0
SHARES
110
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News– Ancaman gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal diproyeksikan masih menjadi momok menakutkan yang membayangi dunia usaha nasional hingga penghujung kuartal II 2026. Namun, tren rupiah menguat pada juni 2026 menjadi angin segar bagi para pelaku usaha.

Rupiah menguat
Ilustrasi industri manufaktur. (Canva/Mnf)

Lembaga riset ekonomi terkemuka, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, mengeluarkan alarm peringatan dini terkait potensi runtuhnya pasar tenaga kerja formal di dalam negeri dalam waktu dekat.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Aston Villa Sambangi Jakarta! Bawa Alejandro Garnacho dan Trofi Liga Europa Hadapi Indonesia All Stars di GBK

28/07/2026
Perry Warjiyo

Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Istana Tepis Spekulasi Politik

28/07/2026
Load More

Dalam laporan riset mendalam terbaru mereka yang bertajuk “Badai PHK (Belum) Berlalu”, CORE Indonesia memproyeksikan bakal ada tambahan angka PHK baru yang menyasar sekitar 15,3 ribu hingga 20,3 ribu pekerja formal di seluruh Indonesia. Dari total angka tersebut, sektor manufaktur atau industri pengolahan kembali menjadi tumbal paling rentan dengan potensi kehilangan lapangan kerja mencapai 8,7 ribu hingga 12,1 ribu pekerja.

Kondisi kritis ini dinilai berisiko memperburuk struktur pasar tenaga kerja formal Indonesia yang secara statistik dinilai sudah rapuh dan mengalami tren penurunan daya serap dalam satu dekade terakhir.

Hulu Masalah: Biaya Impor Mencekik dan Blokade Jalur Hormuz

CORE Indonesia menjelaskan bahwa badai efisiensi korporasi ini tidak terjadi di ruang hampa. Faktor utama yang mencekik napas para pelaku industri adalah pembengkakan biaya produksi akibat depresiasi nilai tukar rupiah yang sempat tak terkendali pada awal tahun, di mana kurs sempat merosot tajam dan bertengger konsisten di atas level psikologis Rp17.400 per dolar AS.

Baca juga: Sosok Gus Idris Tersangka Pelecehan Seksual Asal Malang, Youtuber Pendakwah yang Pernah Tersandung Kasus Video Hoaks

Ketergantungan industri manufaktur nasional yang masih sangat tinggi terhadap bahan baku impor membuat pelemahan kurs langsung memicu shock pada pos anggaran operasional pabrik. Tekanan ini kian diperparah oleh faktor eksternal berupa hambatan distribusi logistik global. Konflik geopolitik yang terus membara di kawasan Timur Tengah telah memicu gangguan keamanan serius di Selat Hormuz—jalur nadi perdagangan internasional—yang otomatis melambungkan biaya premi asuransi kapal kontainer dan ongkos angkut (freight cost) ke Asia Tenggara.

Angin Segar Juni 2026: Rupiah Menguat ke Rp 17.000

Namun, konstelasi ekonomi sedikit bergeser memasuki pertengahan Juni 2026. Berdasarkan data pasar spot keuangan terbaru, mata uang Garuda mulai menunjukkan taji dan melakukan tren penguatan responsif (rebound) hingga kembali bergerak stabil di level Rp17.000 per dolar AS.

Pembalikan arah jarum kurs ini memicu optimisme sekaligus pertanyaan krusial di kalangan dunia usaha dan pengambil kebijakan: Bagaimana nasib dan proyeksi PHK massal pada Semester II 2026 (Juli–Desember) mendatang?

Sejumlah ekonom menilai, pelandaian kurs ke level Rp 17.000 ini bisa menjadi komponen “rem darurat” yang sangat efektif untuk menahan laju PHK massal di paruh kedua tahun ini. Jika secara konsisten tren rupiah menguat mampu dijaga oleh Bank Indonesia hingga memasuki kuartal III dan IV, para pelaku industri manufaktur diprediksi bisa sedikit bernapas lega. Penurunan kurs dolar otomatis akan memangkas beban biaya pembelian komponen impor, sehingga korporasi memiliki ruang finansial lebih untuk membatalkan rencana rasionalisasi karyawan.

Dunia Usaha Diingatkan Tetap Waspada

Kendati ada sinyal positif dari rupiah menguat pada juni 2026, CORE Indonesia mengingatkan para pelaku usaha sekaligus pemerintah untuk tidak cepat puas apalagi menurunkan kewaspadaan. Penguatan rupiah di dalam negeri dinilai belum sepenuhnya berada di zona aman, mengingat faktor ketidakpastian global masih sangat tinggi.

Jika tensi politik di Timur Tengah kembali eskalatif, rantai pasok global diyakini akan kembali tersendat dan berpotensi memicu inflasi barang impor gelombang kedua. Oleh karena itu, Semester II 2026 akan menjadi fase krusial bagi pemerintah untuk mengeluarkan insentif fiskal taktis guna melindungi industri padat karya agar angka pemutusan kerja tidak meluas ke sektor pendukung lainnya. (ARD)


Penulis : Ardian F. R

Editor : M. Munif

Tags: Badai PHK Belum BerlaluCORE IndonesiaEkonomi IndonesiaKurs Dolar Juni 2026Manufaktur BoncosPHK Massal 2026Rupiah MenguatSemester II 2026
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Bola

Aston Villa Sambangi Jakarta! Bawa Alejandro Garnacho dan Trofi Liga Europa Hadapi Indonesia All Stars di GBK

byArdian FRand1 others
28/07/2026
Perry Warjiyo
Bisnis

Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Istana Tepis Spekulasi Politik

byArdian FRand1 others
28/07/2026
AJI Yogyakarta
News

AJI Yogyakarta dan Persma se-DIY Kecam Pernyataan Prabowo soal Stigmatisasi Jurnalis “Londo Ireng”

byImam Hanifah
27/07/2026
Pendirian Universitas Republik Indonesia
Pendidikan

Pakar Hukum dan Politik Nilai Pendirian Universitas Republik Indonesia (URI) Langgar Aturan

byImam Hanifah
27/07/2026
Aksi Wartawan Malang Raya Lawan Intimidasi ‘Londo Ireng’, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf
News

Aksi Wartawan Malang Raya Lawan Intimidasi ‘Londo Ireng’, Desak Presiden Prabowo Minta Maaf

byArdian FRand1 others
27/07/2026
Lapak Bendera Merah Putih Musiman Mulai Sesaki Kota Batu
Ekonomi

Lapak Bendera Merah Putih Musiman Mulai Sesaki Kota Batu

byMukhamad Munif
27/07/2026
Next Post
Targetkan Selesai Sehari, Registrasi Ulang di SDN Kebonsari 2 Malang Berlangsung Tertib

Targetkan Selesai Sehari, Registrasi Ulang di SDN Kebonsari 2 Malang Berlangsung Tertib

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Rakyat: Adili Jokowi! Presiden: Hidup Jokowi! Prabowo Presiden Rakyat atau Petugas Jokowi?

Rakyat: Adili Jokowi! Presiden: Hidup Jokowi! Prabowo Presiden Rakyat atau Petugas Jokowi?

16/02/2025
Perang Iran-Israel: Siapa Akan Menang?

Perang Iran-Israel: Siapa Akan Menang?

17/06/2025

Rodri dan Bernardo Silva, Konflik Gelandang Man City di Piala Dunia 2026

07/07/2026
Tempat Makan Omah Koempoel dekat alun-alun kota Batu

Bocoran ! 5 Tempat Makan Keluarga di Malang untuk Liburan Nataru

15/12/2024
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan